oleh

Pemuda Maluku Tengah Jadi Key Signing Person di Side Event G20

-Berita-352 views

Rizky Sanduan Wakili Maluku di Side Event G20

JAKARTA – Jelang puncak presidensi KTT G20 tahun 2022 di Bali, sejumlah agenda telah dilaksanakan. Dan KTT yang melibatkan kepala negara (G20), pelaku bisnis (B20) dan organisasi perempuan (W20) itu juga memberikan peluang bagi pemuda menyuarakan aspirasi, gagasan dan ide kreatif dan menjawab berbagai tantangan negara anggota G20.

Dan salah satu rangkaian agenda KTT yang merupakan side event G20 itu adalah Youth 20, disingkat Y20. Dan pihak komite G20 telah memutuskan pelaksanaan agenda Y20 berlangsung di 4 kota. Yakni Palembang, Mataram, Balikpapan dan Manokwari.

Sementara, dari 4 side event tersebut telah menghasilkan sejumlah rekomendasi untuk disampaikan kepada para pemimpin negara anggota KTT G20.

Terkait perhelatan Y20 di Manokwari sebagai penutup rangkaian side event Y20 di Indonesia, pelaksanaannya diikuti puluhan pemuda-pemudi yang terpilih sebagai delegasi, tidak hanya nasional tapi juga internasional.

Dan dari puluhan delegasi itu, satu dari mereka berasal dari Kabupaten Maluku Tengah yang terpilih sebagai delegasi nasional dan satu-satunya mewakili Provinsi Maluku.

Adalah Mohammad Rizky Sanduan atau akrab disapa Iki, menjadi salah satu delegasi terakhir yang lolos dan berhak mengikuti rangkaian agenda Y20.

Sekalipun salah satu peserta terakhir yang lolos, pencapaiannya di rangkaian side event KTT Y20 patut diacungi jempol.

Selain terpilih dari 34 anggota delegasi nasional, iki bahkan masuk sebagai 5 top speaker yang bakal mempresentasikan rumusan hasil diplomasi seluruh delegasi termasuk dari 17 negara anggota G20.

Topik yang dibawakannya adalah Technology and Digital Acces.

Tidak hanya itu, iki juga terpilih dari 2 delegasi yang dipercayakan sebagai Key Signing Person atau delegasi terpercaya untuk menandatangani Comunique atau mosi diplomasi Y20. Diketahui mosi tersebut akan disampaikan dalam presidensi KTT G20 di Bali nanti.

Ditanya soal pencapaiannya, nyong Ambon asal Kabupaten Maluku Tengah  yang menamatkan bangku sekolahnya di SMAN 1 Masohi ini, mengaku senang mendapat kesempatan duduk berargumen dengan pemuda-pemudi luar biasa dengan capaian di bidang masing-masing, nasional maupun internasional itu.

Bekerja sebagai profesional di salah satu maskapai penerbangan charter regional, dia mengaku bangga mewakili Maluku. Bisa berpartisipasi sekaligus membuktikan suara pemuda Maluku patut diperhitungkan.

Iki bersama puluhan delegasi nasional lainnya berharap rumusan argumen mereka jadi masukan diplomasi di KTT G20 Di Bali. Menurutnya hal itu sebagai bentuk kepedulian pemuda demi terwujudnya pemerataan pembangunan  terutama bidang pendidikan dan ekonomi kreatif.

Yang mana hal itu juga sejalan dengan motto pelaksanaan KTT G20 Indonesia yakni recover together recover stronger.

Selain mewakili Maluku pada rangkaian event G20, anak bungsu Haji Usman Sanduan dan Hj.Tati Parusangi ini juga pernah mewakili Maluku sebagai personil Paskibraka Nasional 2009 di Istana Negara.

Ketika itu dia dipercayakan sebagai pembentang bendera kelompok 8. Sementara prestasi seperti itu belum pernah tergantikan oleh perwakilan Maluku lainnya.

Kini, ditengah kesibukannya berolahraga terutama atletik, bahkan hobi tersebut turut mengantarkannya ke berbagai event Internasional.

Diantaranya: Tokyo Marathon di Jepang, Berlin Marathon, Jerman, Penang Bridge Marathon di Malaysia dan shrinkage event marathon internasional lain.

Bahkan hobi lari atletik yang digeluti turut membangun kepedulian sosial dalam dirinya. Pada sebuah event marathon sejauh 113 KM melintasi pulau Bali, iki dan teman-temannya berhasil mencapai finish.

Mereka berlari untuk membangun social campaign bertajuk #Runtocare yang fokus pada pembangunan dan pemulihan kehidupan anak-anak indonesia yang terdampak pandemi.

Ketika ditanya tentang semua pencapaiannya, dia cuma menjawab hanya berkomentar, bahwa apa yang dicapainya hanya satu dari ribuan cara yang bisa ditempuh. Intinya dia hanya ingin memberikan sumbangsih kepada lingkungan sekitar dirinya.

“Par tamang-tamang di Maluku, beta adalah bukti bahwa mimpi dan kemauan yang kuat bisa mengalahkan segala rintangan. Dong pasti bisa mencapai apapun lebih dari beta saat ini. Bismillah saja, Dan tetap semangat!” cetusnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

GM TV