oleh

Kilikily Tekankan Lewat Forum Lintas Perangkat Daerah Ini Harus Berkualitas

-Berita-343 views

GlobalMaluku.ID, TIAKUR-Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) menggelar Forum Lintas Perangkat Daerah dan Musyawarah Perencana Pembangunan Daerah (Musrenbang), yang dibuka Wakil Bupati, Agustinus L Kilikily, di Gedung Serba Guna, Sabtu (08/05/2023).

Dalam sambutannya, Kilikily katakan, Forum Lintas Perangkat Daerah yang berlangsung saat ini adalah salah satu agenda penting dalam perspektif penyelenggaraan Pemerintahan yang akuntabel, responsif dan demokratis. “Perlu kita pahami bersama bahwa perencanaan adalah awal dari segala aktifitas Pemerintahan, Pembangunan dan Pelayanan Kemasyarakatan. Pemahaman ini perlu saya tekankan agar penyelengaraan forum ini harus berkualitas dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab sebagai bagian dari penyelenggaraan tugas Pemerintahan
oleh seluruh pimpinan perangkat daerah beserta jajarannya,”jelasnya.

Menurutnya, pelaksanaan Musrenbang dimulai dari tingkat desa sampai tingkat kecamatan, dimana masyarakat memiliki ruang untuk menyampaikan berbagai persoalan persoalan mendasar yang menjadi pergumulan mereka dan berbagai persoalan tersebut akan dibahas bersama dalam Forum Lintas Perangkat Daerah.
“Saya menghimbau kepada semua pelaku pembangunan, terutama perangkat daerah Kabupaten Maluku Barat Daya yang berperan dalam forum ini, agar memiliki tingkat kepekaan yang tinggi terhadap setiap aspirasi, kebutuhan dan permasalahan-permasalahan masyarakat untuk menghasilkan Design program, kegiatan dan sub kegiatan yang inovatif, solutif dan responsive terhadap berbagai persoalan yang dihadapi oleh masyarakat,”ucapnya.

Dia katakannya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan Forum Lintas Perangkat Daerah adalah;
1. Mewujudkan tata kelola Pemerintahan yang baik.
2. Mengoptimalkan Pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
3. Mengoptimalkan pemanfaatan sumber – sumber daya pembangunan yang berbasis pada kearifan lokal daerah.
4. Melakukan Percepatan Pembangunan Infrastruktur Dasar.
5. Sinergitas Program, Kegiatan dan Sub Kegiatan antar perangkat daerah dalam rangka pencapaian sasaran Pembangunan Jangka Menengah Kabupaten Maluku Barat Daya khususnya sasaran Makro Pembangunan seperti Laju Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Peningkatan Pendapatan Perkapita, Pengurangan Tingkat
Kemiskinan dan Stunting serta Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia.

Kilikily ingatkan, muara dari forum ini adalah Pelaksanaan Musrenbang RKPD
Kabupaten Maluku Barat Daya Tahun 2024, dimana kesepakatan rumusan program dan kegiatan prioritas Forum Lintas Perangkat Daerah ini akan diplenokan dalam Forum besar Musrenbang RKPD tahun 2024, sebagai upaya menyusun agenda pembangunan pada tahun 2024.
“Untuk itu, perlu saya sampaikan bahwa permasalahan pembangunan dan kemasyarakatan yang ada di Kabupaten yang kita cintai ini masih cukup kompleks
seperti aksesbilitas dan kesulitan geografis, belum maksimalnya keterpenuhan layanan dasar, belum
maksimalnya pemenuhan ekonomi dan ketahanan pangan, belum maksimalnya pemberdayaan masyarakat desa, konektifitas antar wilayah yang belum optimal serta rendahya inovasi dan kreatifitas birokrasi, sehingga pemerintah daerah sedang berusaha untuk dapat membenahi dan mengatasi semua permasalahan yang ada. Sebagai gambarannya dapat saya sampaikan capaian Indikator Makro Kabupaten Maluku Barat Daya Tahun 2022 antara lain; Pertumbuhan Ekonomi, pada tahun 2022 mengalami kenaikan dengan nilai pertumbuhan sebesar 5,01% dari tahun 2021 sebesar 2,64 persen.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Maluku Barat Daya pada tahun 2022 naik sebesar 63,07% meningkat dari tahun 2021 sebesar 62,37% dengan status Pembangunan Manusia dalam kategori “sedang,”terangnya.

Ia jelaskan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Maluku Barat Daya membaik dengan capaian TPT di tahun 2022 sebesar 2,47% dibandingkan capaian tahun 2021 sebesar 1,80 persen. Sedangkan Tingkat kemiskinan Kabupaten Maluku Barat Daya tahun 2022 mengalami penurunan sebesar 27,64% dibandingkan dengan tahun 2021 sebesar sebesar 29,55 persen.
Dia mengakui, permasalahan lainnya adalah masih rendahnya ketersediaan infrastruktur dalam menunjang investasi
dan pertumbuhan pertumbuhan ekonomi, serta kemampuan keuangan Daerah yang masih bergantung penuh pada Dana Bantuan Pemerintah Pusat.

Melihat kompleksitas masalah yang dihadapi, Wabup ingatkan perlu upaya keras dalam melaksanakan pembangunan kedepan. “Namun saya tetap optimistis jika seluruh stakeholder yang ada di Kabupaten Maluku Barat Daya bersama-sama menyatukan persepsi dalam gerak langkah yang sama guna mendorong dan menggerakkan pembangunan secara simultan, maka
perlahan namun pasti kita akan bangkit mengejar ketertinggalan kita dengan daerah lain,”ujarnya optimis.

Dikatakannya, visi Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya Periode 2021-2026 adalah
Terwujudnya Maluku Barat Daya Yang Sejahtera, Mandiri, Berdaya Saing Berbasis Sumber Daya Lokal Dan Berdaulat Berdasarkan Kearifan Lokal Dalam Wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia Yang
Berbineka Tunggal Ika”. Visi ini kemudian telah dijabarkan secara operasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Maluku Barat Daya Tahun 2021-2026.

Berdasarkan arah RPJMD inilah, maka di tahun 2024 Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Barat Daya menetapkan tema pembangunan yaitu “Percepatan Penurunan Kemiskinan Melalui Peningkatan Infrastruktur, Peningkatan Kualitas SDM dan pengembangan Ekonomi Berbasis Unggulan Daerah”, Dengan prioritas pembangunan sebagai berikut, prioritas pertama adalah Peningkatan Infrastruktur dan Konektivitas dengan Memperhatika Pola Ruang dan Kewilayahan.

“Prioritas kedua adalah, peningkatan kualitas dan daya saing SDM. Prioritas ketiga adalah Pengembangan Berbasis Potensi Unggulan Daerah Ekonomi,” tandasnya.

Prioritas keempat menurutnya, adalah, Peningkatan Reformasi Birokrasi serta
Pemantapan Demokrasi yang Bersih dan Profesional.

Wabup tegaskan, berdasarkan rancangan prioritas pembangunan tersebut, maka Pemerintah daerah akan terus berupaya untuk dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui intervensi Program dan Kegiatan
Pembangunan yang berpihak pada masyarakat.

Pada kesempatan itu, Kilikily juga mengingatkan para Kepala Desa berkaitan dengan pengelolaan dana desa, karena tujuan pemerintah mengalokasikan dana ini adalah untuk mendorong pembangunan di desa, demi
meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Untuk itu bagi para kepala desa diharapkan, dalam penyusunan perencanaan, disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan tetap mengacu pada aturan yang telah ditetapkan, sehingga tidak menyulitkan dalam pertanggungjawabannya,”pungkasnya.

Dirinya juga ingatkan, tahun 2024 tetap berfokus untuk menurunkan angka kemiskinan dan stunting. Oleh karena itu setiap penerima bantuan di desa harus diarahkan kepada
masyarakat miskin, baik melalui dana desa, maupun program kegiatan dari provinsi dan kabupaten.

“Untuk menjadi perhatian juga bahwa pengelolaan dana desa ini sedang diawasi dengan ketat pemanfaatannya dan telah terdapat berbagai kasus
hukum. Oleh sebab itu kepada kepala-kepala desa, lengkapilah diri dengan mempelajari aturan dengan
benar, sehingga tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,”tegasnya.

Untuk setiap camat, Wabup harapkan agar mengkoordinir kepala desa secara rutin (tiap tiga bulan) menyampaikan
laporan perkembangan wilayah, termasuk perkembangan penduduk, penduduk miskin dan perkembangan lainnya, termasuk Sinergitas
Penggunaan Dana Desa melalui APBD Kabupaten dan APBD Provinsi.

Lebih lanjut ia juga katakan, ada beberapa program prioritas daerah yang terintegrasi dengan program nasional yang perlu segera ditindaklanjuti meliputi, penurunan kemiskinan ekstrem di tahun 2024
menjadi 0% dan stunting di angka 3%, sehingga ini merupakan tugas bersama untuk dapat menindaklanjuti dan mendapat perhatian serius untuk
menurunkan angka kemiskinan dan stunting.
“Oleh karena itu marilah kita semua bersinergi untuk melaksanakan program-program dimaksud melalui rencana aksi yang menjadi tanggungjawab secara terstruktur, terukur, terarah dan tepat sasaran agar
semua permasalahan dapat diatasi di tahun 2024,”himbaunya sembari mengingatkan.

Diakhiri sambutannya, Kilikily menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Maluku Barat Daya yang dengan sungguh-sungguh mendukung pemerintah daerah guna melaksanakan program pembangunan secara bersama-sama.
“Semoga kita akan seiring sejalan memperjuangkan kepentingan masyarakat guna
mewujudkan kesejahteraan bersama,”tutupnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

GM TV