Kepsek SDN 1 Kamal Membantah Kami Tidak Terlantar Di Surabaya Seperti Apa Yang Di Beritakan Oleh Media

Berita445 views

GlobalMaluku.ID,SURABAYA-Terkait dengan pemberitaan media RADENMEDIA.ID,itu semuanya tidak benar adanya.

Hal ini disampaikan oleh Kepala sekolah SDN 1 Kamal,Kairatu Barat ,Kabupaten Seram Bagian Barat(SBB) Northa Seipattiseun,S.Pd,bahwa saya dengan anak-anak siswa-siswi tidak terlantar ,tapi hanya mis komunikasi antara pihak sekolah di Cilacap yang kami programkan untuk anak-anak kami ikut study banding untuk melihat cara belajar di daerah lain dan bagaiaman cara belajar Implementasi Kurikulum Merdeka,ujarnya pada media ini,Kamis,(24/8/2023).

Menurutnya ,kami mis komunikasi itu ketika kami sudah di dalam kapal ,sehingga dalam perjalanan dari pihak pengawas di Cilacap dan sekolah yang kami tujuh untuk study banding anak-anak kami untuk minta Akomodasi tambahan sedangkan program yang kami buat sudah sesuai dengan perjalanan kami ,tapi di tengah perjalanan berubah,ungkap Seipattiseun

Akan tetapi saya tidak patah semangat untuk membawa anak-anak didikku yang berjumlah 58 orang dan para guru 9 orang serta orang tua murid 17 orang ini untuk mengikuti Study Banding.Akhirnya kami sampai di Surabaya.

Ia juga menyampaikan pada media ini ,kami tiba di Surabaya dan langsung ke Hotel Johar yang di persiapkan oleh Mas Joko tersebut.”Si Joko ini di kenal oleh saya dan para guru serta siswa oleh salah satu bapak tentara ,sehingga ketika kami sampai di sana sudah di siapkan Hotel ,dan 10 kamar yang kami pakai untuk menginap.Dan dari perjalanan kami tersebut kami sudah mengklasifikasikan hal-hal yang tidak kami inginkan,dan kami tidak terlantar di Surabaya ,kata Kepsek.

Untuk di ketahui, kami juga di pertemukan dengan ketua M1R yang namanya adalah pa Udin asli anak Maluku Ternate .Dari pertemuan tersebut bersama ketua M1R maka dipertemukan lah kami dengan Pa Polisi namanya pa Andi. Dan saya menceritakan kronolgis selama perjalanan kami untuk mengikuti Study banding ,untuk melihat proses pembelajaran para murid di daerah lain ,akhirnya mereka menyampaikan lebih baik study banding aja di Surabaya ,maka kamipun menyetujui hal tersebut akhirnya anak-anak kami ikut study banding di Surabaya,jelasnya ibu Northa.

“Adapun sekolah yang kami ikut study banding yaitu di sekolah SD 1 KEBAYORAN Kota Surabaya.Dan study banding anak-anak didik saya berjalan dengan baik, dan sampai selesai tanpa ada kendala apapun di sini .”Jadi terkait dengan pemberitaan bahwa kami terlantar ,tidak seperti yang di beritakan oleh media itu hanya isu belaka , malahan kami di tawarkan oleh si Joko ini untuk tinggal di Rumah Kosong dari Relawan Pendowo Surabaya.Kata Joko biar tidak buang-buang anggaran ,sebaiknya ibu kepsek bersama para guru dan murid serta orang tua tinggal di rumah kosong tersebut, agar menghemat anggaran maka kami-pun ke sana tinggal,bukan berarti kami terlantar “Dan berita yang di naikan juga kami tidak tahu kalau berita hoax yang dinaikkan oleh RADENMEDIA.ID Sekali lagi saya sebagai kepala sekolah SDN 1 Kamal bersama anak-anak-didikku tidak terlantar di Surabaya,”tekan Kepsek.

“Malahan siswa-siswi ku selesai study banding ,mereka diajak pihak sekolah ,jalan-jalan ke kebun binatang serta tempat-tempat wisata lainnya yang ada di Kota Surabaya,beber ibu Northa.

Tujuan awal itu memang kami ke Cilacap ,kenapa saya mengambil ke Cilacap karena teman saya di Cilacap ,jadi saya mengambil study bandingnya di sana ,tapi seiringnya waktu berjalan ada perubahan ,makanya kami lebih memilih di Surabaya.jadi jangan bawakan isu yang tidak baik di daerah saya ,jadi jangan ada eksploitasi untuk memojokan Dinas Pendidikan SBB,tegas kepsek.

Kami akan pulang pada tanggal 30 Agustus 2023,karena sementara menunggu kapal,sekali lagi saya tekankan,saya dan siswa-siswi serta para orang tua dan dewan guru tidak terlantar ,kami disini baik adanya,tandasnya.

Tinggalkan Balasan

GM TV