oleh

Penutupan Sosialisasi Pelatihan Pencegahan Mitigasi Bencana,Di Harapkan Dapat Mengurangi Resiko Bencana

-Berita-430 views

GlobalMaluku.ID,-Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Seram Bagian Barat(SBB)melaksanakan kegiatan Sosialisasi pencegahan mitigasi bencana bagi siswa-siswi dan para guru pada SMP Negeri 1 Kecamatan Kairatu Barat, Kabupaten SBB.

Pada penutupan Sosialisasi dan Pelatihan pencegahan mitigasi bencana yang di lakukan BPBD Kabupaten SBB pada SMP Negeri 1 Kamal,sudah berlangsung sepulu hari,dan berakhir pada ,Senin tanggal 2 Oktober 2023.”Hal ini disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan siap kesiagaan Kabupaten SBB, Ucu pada media ini, Senin(2/10/2023).

Menurutnya, “Kegiatan ini adalah merupakan program dari kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sesuai petunjuk spesis nomor 6 tahun 2023, tentang satuan Pendidikan aman bencana, oleh karena itu kami dari Badan penanggulangan Bencana Kabupaten Seram Bagian Barat(SBB) melaksanakan hal ini karena berhubung ,kabupaten SBB merupakan daerah yang sangat berisiko terhadap bencana,ujar Ucu.

Ia juga menuturkan, daerah kita ini resikonya sangat tinggi, kerentanan bencana tinggi,dan ketahanan sangat rendah, makanya kita berupaya semaksimal mungkin agar bisa meningkatkan ketahanan daerah ini, melalui kita punya anak-anak didik serta para dewan guru, sehingga bisa meningkatkan kesiagaan mereka terhadap bencana, ketika terjadi bencanpa mereka sudah siap, mereka sudah tahu, Jelasnya.

Dengan demikian dampak dari bencana itu akan tereleminasir dengan sendirinya.kata ucu.
Lanjutnya”Oleh karena itu kegiatan ini kita akan galakan terus di kabupaten SBB, dengan berbagai kegiatan -kegiatan diantaranya, seperti satuan Pendidikan rawan bencana, keluarga tangguh bencana , pendataan daerah daerah rawan bencana ,sehingga kalau kita sudah bisa memaksimalkan kita punya potensi dan sumber yang ada di SBB maka saat terjadinya bencana, masyarakat kabupaten SBB sudah siap dan tangguh kepada bencana itu sendiri, pungkasnya.

Harapnya, lewat kegiatan ini, bisa mengurangi resiko bencana terhadap siswa -siswi dan para guru serta masyarakat , tutupnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

GM TV