Inilah Kronologi Peristiwa Bentrok Masyarakat yang terjadi Di desa Kawa

Berita433 views

GlobalMaluku.ID,Piru-Paskahbentrok yang terjadi antara Warga dengan pihak PT. Spice Islands di areal perkebunan pisang Abaka,di Desa Kawa Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB)pada hari Jumat,tanggal 20 Oktober sekitar pukul. 16.00.WIT,dalam penanganan Polres SBB.

Dalam Press Rilis resmi dari PT. Spice Islands Maluku yang berkantor di Desa Lohiatala, Kecamatan. Kairatu Barat, Kabupaten SBB,
memberitahukan kepada semua pihak mengenai peristiwa yang terjadi pada hari Jumat, tanggal 20 Oktober
2023, sekitar jam 16:00 WIT di Desa Kawa.

Pada jam 16.00 WIT ,ada warga datang ke dekat lokasi kerja yang dimana para pekerja akan pulang untuk beristirahat.

Sebelumnya Alat bekerja di Lokasi Marlon Olzenski kurang lebih 50 meter dari bekas Pondasi rumah
Herman Olzenski dan alat bekerja kurang lebih ada 100 meter dari atas bukit.”Namun diatas bukit itu ada orang berkumpul
sekitar kurang lebih 50 orang .Kemudian dari atas bukit itu , mereka Massa mengatakan kepada Humas bapak La Saedo, dengan perkataan ancaman “kemari Ose biar Beta
potong”, hal ini di akui oleh Humas PT. SIM bapak La saedo .

Dengan perkataan ancaman yang di lontarkan kepada Humas PT. SIM,bapak La Saedo mengajak massa atau warga yang berada pada atas bukit itu untuk berbicara baik-baik(kemari lah Katong bicara Baek-baek) , tetapi mereka
dari pihak massa yang datang menyerang mengancam dengan kata kamari lah Beta potong ose ,akan tetapi salah satu dari mereka (Si pemakai switer Hitam bercelana putih)langsung memerintahkan massa untuk menyerang team pekerja yang akan
pulang ,dengan menggunakan parang, kayu dan Batu, mereka menombak Anas pengawal Alat, lalu mengenai
dinding Kaca Excavator dan mereka melempari Excavator terus- menerus serta ada Massa memanjat
Excavator yang lagi begerak sambil mengayunkan parang kepada operator dan melempari Alat lalu
mengenai Operator dengan reflek, tangan operator yang kena lempar langsung menyentuh stick alat terswing.
Karena banyaknya Massa agak berutal ,maka operator untuk mengamankan supaya Massa tidak mendekati ,
operator Yang akan menuju pulang sambil menggerakkan alat terus supaya jangan ada Massa yang mendekati
lagi, tetapi Massa makin Berutal, Massa yang naik Excavator tadi terjatuh ,karena Excavator bergerak putar -putar
untuk menghindar dari serangan dan orang yang jatuh tadi terkena dengan Excavator yang sedang bergerak
pulang.
Massa mengejar karyawan sampai ke pinggir jalan Aspal dengan menggunakan parang, kayu dan
batu.”Sepeda motor karyawan sampai ada yang kena lempar, dibacok dengan parang, karyawan PT SIM ada juga
yang terkena Pukul kayu dan lemparan Batu.
Kaca Excavator pecah dan sebagian alat- alat Excavator ada yang rusak.

Adapun kronologis ini ,berdasarkan
keterangan dari Manager Estate Kawa sebagai penanggung jawab Perkebunan kami yang terletak di Desa Kawa.

“Atas terjadinya bentrokan tersebut kami PT Spice Islands Maluku sedang berkoordinasi dengan Pihak
terkait yaitu Kepolisian Resort Seram Bagien Barat (Polres SBB) untuk menyelesaikan masalah tersebut diatas dan menjalin
komunikasi dengan pihak Korban dan Keluarga Korban yang terluka.
Press release ini dibuat guna menjawab atas semua pertanyaan yang ditujukan kepada kami PT. Spice
Islands Maluku.

Tinggalkan Balasan

GM TV