oleh

Bhabinkamtibmas Bersama Babinsa dan Camat Kayeli Sosialisasikan Antisipasi Rawan Konflik Jelang Pemilu

-Berita-251 views

GlobalMaluku.ID,Buru-Menjelang Pesta Demokrasi, yakni Pemilihan Umum serentak di tahun 2024 mendatang, berbagai upaya dilakukan semua pihak, termasuk Institusi Kepolisian Negara Indonesia (POLRI) maupun pihak Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk mewujudkan Pemilu Damai dan Aman melalui kegiatan sosialisasi.

Seperti yang dilakukan pihak Kepolisian dalam hal ini Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) dan pihak TNI yakni Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang bertugas di Desa Kayeli, Kecamatan Teluk Kayeli, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku, dengan turut merangkul Pemerintah Kecamatan hingga Aparatur Pemerintah lainnya (Muspika) dan segenap warga masyarakat di daerah itu untuk bersosialisasi tentang antisipasi berbagai potensi kerawan konflik jelang Pemilu 2024.

Dalam Forum pertemuan antar masyarakat dan Unsur Muspika yang berlangsung di Balai Pertemuan Desa Kayeli yang bertemakan ‘Melalui Semangat Kai Wait, Mari Kita Ciptakan Kamtibmas Yang Kondusif di Negeri Kayeli dan Sekitarnya Jelang Pemilu 2024’ pada Jumat (01/12/2023) dan bertempat di Balai Pertemuan Desa Kayeli itu, turut dihadiri langsung oleh Camat Kayeli, Fandi A. Wael, S.STP.

Melalui sosialisasi dimaksud, Camat Kayeli katakan bahwa dengan adanya semangat kerja sama yang baik antara masyarakat dan Pemerintah, diyakini akan mampu menangani berbagai potensi kerawanan konflik jelang pelaksanaan Pemilu 2024, khususnya di Petuanan Kayeli dan sekitarnya, termasuk keamanan dan kerawanan di kawasan Tambang Gunung Botak yang kerap terjadinya bentrok antar penambang di sana.

Sebagai Camat, Fandi Wael mengimbau seluruh masyarakat agar semakin meningkatkan kewaspadaan dini terkait pencegahan kerawanan potensi konflik menjelang Pemilu nanti. Untuk itu, dirinya juga turut mengajak peran serta para Tokoh Adat di Dataran Kayeli yang masih kental dengan adat-istiadatnya ini untuk menyikapi secara cermat berbagai informasi menyesatkan yang belum tentu kebenarannya (Hoaks), maupun aksi intimidasi dan provokasi ketika musim kampaye nanti, sebab menurutnya di tahun Politik ini, banyak berseliweran informasi Hoaks yang bertujuan untuk memecah-belah persatuan demi kepentingan kelompok tertentu.

“Para Tokoh Adat dan masyarakat, kiranya dapat mendukung tugas POLRI dan TNI maupun Pemerintah Daerah, Kecamatan, hingga Desa untuk menciptakan Kamtibmas yang aman dan kondusif jelang Pemilu,” pinta Camat Kayeli yang menambahkan bahwa dengan sinergitas yang baik antar elemen adat, diharapkan akan tercipta situasi kamtibmas yang damai dan sejuk.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Kayeli BRIPKA Ahmad, dalam kesempatan tersebut turut menyampaikan kepada para Kepala Desa se-Kecamatan Teluk Kayeli untuk membuat Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) dan mengaktifkan kembali Linmas di masing-masing desanya.

Ia juga meminta agar dalam pelaksanaannya nanti pada Poskamling, dapat turut melibatkan masyarakat dari masing-masing desa yang ada karena tentunya dengan keterlibatan masyarakat dalam menjaga situasi Kamtibmas melalui Poskamling maupun Linmas yang ada, sangat efektif meminimalisir berbagai peluang terjadinya gangguan kamtibmas.

”Masyarakat diimbau untuk lebih proaktif terhadap potensi maupun peristiwa yang sedianya telah terjadi, dengan segera melaporkannya kepada Bhabinkamtibmas maupun Babinsa agar persoalan yang terjadi dapat segera ditangani dan diredam,” imbau BRIPKA Ahmad.

Turut hadir dalam kegiatan pertemuan tersebut selain Camat Kayeli, Bhabinkamtibmas dan Babinsa, turut pula hadir para Kepala Desa se-Kecamatan Teluk Kayeli, pihak Panwas Kecamatan Teluk Kayeli, para Tokoh Adat, hingga warga masyarakat lainnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

GM TV