oleh

Dugaan Korupsi Gedung TP-PKK SBB, Andi Nur Akbar Gagal Fokus

-Hukrim-579 views

GlobalMaluku.ID, Piru- Andi Nur Akbar adalah salah satu orang kepercayaan Penjabat Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat(SBB) Andi Chandra As’aduddin,yang menangani proyek Rehabilitasi Gedung TP-PKK SBB yang menelan anggaran sebesar, Rp. 850.563.391(delapan ratus lima puluh tiga ribu tiga ratus sembilan puluh satu rupiah) hampir satu Miliar penggunaan anggaran Rehabilitasi Gedung tersebut, dan ali-ali dari semua pekerjaan yang ada tidak wajar Gedung yang masih utuh dan megah, menelan anggaran hampir 1 miliar.

Hal ini di sampaikan oleh salah satu tokoh masyarakat kabupaten SBB yang tidak mau menyebutkan namanya pada media ini, Kamis(29/2/2024).

Menurutnya orang percaya Pj Bupati SBB ini gagal fokus,bagaimana tidak gagal fokus, semua proyek yang di SBB dia yang mengaturnya, ucap sumber.

Selain itu,Sumber mengucapkan Terima kasih pada bapak Kapolda Maluku, melalui Tim penyidik Krimsus Tipikor Polda Maluku, karena sudah turun langsung ke TKP untuk melihat pembangunan fisik tersebut.

Kami masyarakat SBB sangat berharap agar kasus tersebut harus di tuntaskan. Dan bukan saja terkait dengan dugaan kasus Gedung TP-PKK saja, tapi ada sejumlah kasus yang sementara di usut oleh Polda Maluku segera di tuntaskan, agar kami sebagai masyarakat Kabupaten SBB yang berjuluk Bumi Saja Mese Nusa ini bisa tenang, papar sumber.

Untuk di ketahui para tikus berdasi menggunakan topeng mereka hanya untuk mengelabui kami masyarakat kecil di SBB, sudah sewajarnya para korupsi harus di tindas di Bumi Daka Mese Nusa, tandasnya.

Pemeriksaan maraton yang di lakukan oleh Tim Krimsus Tipikor Polda Maluku ini, sudah sangat luar biasa sekali, dan hal ini menjadi conto untuk setiap Kabupaten kota yang berada di Provinsi Maluku.

Kata dia, sebenarnya untuk masalah koruspsi di Kabupaten SBB ini sudah sangat banyak, hanya tinggal bagaimana media mengulasnya dengan baik.

Kami mengucapkan Terima kasih juga pada bapak -ibu Jurnalis, yang terlebih khusus untuk media GlobalMaluku.id, yang selama ini turun langsung di tengah-tengah masyarakat dan melihat apa yang terjadi di Kabupaten SBB dan mengangkatnya ke publik, akhirnya kedok para tikus berdasi, yang rakus atas uang negara, yang merugikan negara dan masyarakat Kabupaten SBB.

Lebih lanjut sumber juga katakan, kami akan tetap memberikan informasi kepada media, terkait hal-hal yang terjadi di tengah-tengah Masyarakat Kabupaten SBB.

Komentar

Tinggalkan Balasan

GM TV