Home / Pendidikan

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:22 WIB

Ambon Jadi Pusat Kolaborasi Pendidikan Nasional, Unpatti Gaungkan Semangat “Baku Kele, Toma Maju”

AMBON – Universitas Pattimura (Unpatti) kembali mendapat kepercayaan di tingkat nasional. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unpatti resmi menjadi tuan rumah pelaksanaan Launching Virtual Forum Komunikasi (FORKOM) FKIP Universitas Negeri se-Indonesia, yang menandai dimulainya penguatan kolaborasi antar-Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) di seluruh Indonesia.

Peluncuran yang berlangsung pada Selasa (7/7) itu dihadiri Rektor Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy bersama Ketua Umum FORKOM FKIP se-Indonesia Dr. Imam Sujadi serta 33 dekan FKIP universitas negeri dari berbagai daerah secara daring. Sementara jajaran pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan FKIP Unpatti mengikuti kegiatan secara langsung di Aula Lantai II Gedung Rektorat Unpatti.

Mengusung tema “Baku Kele, Toma Maju, Harmony in Diversity”, forum ini menjadi simbol semangat persatuan dalam keberagaman sekaligus memperkuat sinergi 34 LPTK Universitas Negeri untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mencetak tenaga pendidik yang adaptif terhadap tantangan zaman.

Rektor Unpatti, Prof. Fredy Leiwakabessy, menegaskan bahwa kepercayaan menjadikan FKIP Unpatti sebagai tuan rumah merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang harus dijalankan secara maksimal.

Baca Juga  Ini Yang Dijelaskan Sadali Pada Pelantikan DPD PTI Maluku

Menurutnya, dunia pendidikan tinggi saat ini telah bergeser dari paradigma kompetisi menuju paradigma kolaborasi. Karena itu, FORKOM FKIP hadir sebagai wadah strategis untuk menyatukan langkah dalam membangun pendidikan Indonesia yang lebih maju.

“Kesatuan aksi dalam semangat kolaborasi menjadi fondasi utama. FORKOM FKIP se-Indonesia adalah ruang untuk memperkuat kerja sama yang berdampak nyata bagi kemajuan pendidikan nasional,” ujarnya.

Ia juga menilai tema yang diangkat mencerminkan semangat menjaga kebersamaan di tengah keberagaman serta menjadi motivasi untuk menghadirkan solusi atas berbagai persoalan pendidikan, khususnya di Maluku.

“FKIP memiliki peran penting dalam melahirkan guru dan tenaga kependidikan yang profesional. Dengan sumber daya manusia yang berkualitas, Indonesia akan semakin siap menjadi bangsa besar,” tambahnya.

Sementara itu, Dekan Prof. Dr. Izaak H. Wenno mengatakan tema “Baku Kele, Toma Maju” memiliki makna yang sangat mendalam karena mencerminkan semangat kebersamaan untuk terus bergerak maju melalui kolaborasi.

Ia menjelaskan bahwa peluncuran FORKOM menjadi awal rangkaian kegiatan nasional, sedangkan puncak pelaksanaannya akan digelar di Ambon pada 5–8 November 2026.

Baca Juga  Wali Kota Ambon Lantik 59 Kepala Sekolah, Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelanggar Aturan

Berbagai agenda telah disiapkan, di antaranya lomba debat bahasa Inggris, musikalisasi puisi, micro teaching, lomba karya tulis ilmiah tingkat nasional, serta sejumlah kegiatan akademik lainnya yang akan melibatkan mahasiswa FKIP dari seluruh Indonesia.

“Kami berharap seluruh dekan dan peserta FORKOM FKIP se-Indonesia dapat hadir langsung di Kota Ambon, Kota Musik Dunia sekaligus Kampus Orang Basudara, untuk bersama-sama menyukseskan kegiatan ini,” kata Prof. Wenno.

Di sisi lain, Ketua Umum FORKOM FKIP se-Indonesia, Dr. Imam Sujadi, menegaskan bahwa forum ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang strategis untuk menyatukan gagasan dalam mentransformasi pendidikan guru di Indonesia.

Menurutnya, tantangan dunia pendidikan semakin kompleks sehingga lulusan LPTK tidak cukup hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kreativitas, kemampuan berkolaborasi, dan karakter yang mampu hidup dalam keberagaman.

“Melalui FORKOM FKIP, kami ingin memperkuat sinergi antarperguruan tinggi agar mampu melahirkan calon guru profesional yang terus bertransformasi mengikuti perkembangan zaman serta menjadi bagian dari ekosistem kolaborasi nasional maupun global,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Rektor Tekankan Penguatan Tata Kelola Akademik melalui Revisi Peraturan Akademik

Pendidikan

Lahirkan 15 Dokter Baru, Unpatti Teguhkan Komitmen Mencetak “Dokter Pulau”

Pendidikan

English Talk and Share UGM Buka Jendela Dunia bagi Anak-anak Ohoi Elaar Lamagorang

Pendidikan

Anak Petani Raih Predikat Wisudawan Terbaik Unpatti, Dina Artika Br Sembiring Buktikan Mimpi Bisa Dicapai

Pendidikan

Rektor Unpatti Dorong Mahasiswa Jadi Wirausahawan Inovatif, 220 Mahasiswa Ikuti PMW 2026

Pendidikan

Unpatti Dorong Mahasiswa Manfaatkan Artificial Intelligence Secara Bijak dan Produktif

Pendidikan

715 Guru dari 31 Provinsi dan Luar Negeri Ikuti Orientasi Akademik PPG Unpatti, Rektor Targetkan Seluruh Peserta Lulus

Pendidikan

Unpatti Buka Jalur Mandiri II, Masih Tersedia Lebih dari 1.100 Kursi untuk Calon Mahasiswa Baru