Home / Politeknik Negeri Ambon

Kamis, 19 September 2024 - 22:11 WIB

Polman Ambon Gelar Seminar Nasional Terapan Riset Inovatif Tahun 2024

AMBON,GM-Polman Ambon gelar Seminar nasional terapan riset inovatif(Sentrinov) dengan tujuan agar dapat memperlihatkan kepada masayarakat dan masing-masing Politeknik harus kerjasama antar Politeknik agar lebih bagus dan hasilnya lebih maksimal.

Acara Seminar nasional terapan riset inovatif dibuka oleh Direktur Politeknik Negeri Ambon Dady Mairuhu, ST.,MM, di hotel Swisbel Ambon, pada Kamis(19/9/2024).

Turut hadir pada kegiatan tersebut,Direktur Politeknik negeri Ambon, Dady Mairuhu, ST.MM,, Asisten I Pemerintah Kota Ambon, DRA.Selly Kalahatu,.M.Si,Guru Besar Politeknik Elektronika Negeri Surabaya,dan hadir secara darring, William P. Sabandar, M.Eng,So., Ph.D, Chiefatimah Operating of Indonesian Bussines Counsil(IBC), Tatang Muttaqin,S.Sos., M.Ed., Ph.D, Kepala pusat peneliti Politeknik Se-Indonesia ,Pa Ayub dan para tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Dady Mairuhu mengucapkan selamat datang kepada bapak/ibu peserta yang baru pertama kali menginjakkan kaki di Politeknik negeri Ambon,”terlebih khusus bapak/ibu peneliti dan dosen insan konfederasi dari seluruh Indonesia, seluruh aktivitas Akademika Politeknik negeri Ambon menyambut dengan penuh suka cita kehadiran bapak/ibu di kota Ambon.

Dalam dua tiga hari ini, bapa dan ibu sedang berada di kota Ambon, sebuah kota secara luasan baikpun jumlah yang sangat sedikit bila di bandingkan dengan kota-kota lain di Indonesia. “Kota Ambon merupakan ibu kota dari Provinsi Maluku, salah satu kota yang indah di Indonesia Timur, ujar Mairuhu, Kamis(19/9/2024) .

Dirinya menyampaikan ,bahwa kita dengan pemerintah Ambon sangat pertanggungjawab.”Kita berikan apresiasi kepada pemerintah Kota(Pemkot) Ambon.

Untuk diketahui,”Provinsi Maluku dikenal dengan Provinsi seribu pulau, sebenarnya bukan sebuah julukan saja, tapi sebenarnya menunjukan kondisi geografis sesungguhnya.

Lebih lanjut,kata dia “,disebut seribu pulau karena kondisi Maluku terbentuk dari gugusan-gugusan pulau, baik yang kecil maupun yang besar, yang menurut perkiraan hampir seribu pulau . ” Kemudian diatas gugusan pulau ini terdiri dari pusat kehidupan bagi ribuan keluarga, ungkap Direktur Dady Mairuhu.

Baca Juga  Seminar Nasional Terapan Riset Inovatif Ke-10 Sukses Dijalankan Politeknik Negeri Ambon

Saya yakin bapa/ibu sudah mencari berbagai informasi mengenai Provinsi Maluku di berbagai mesin pencari , terutama bapa ibu yang telah menikmati keindahan alam ,tentu sudah mendapat banyak informasi mengenai alam di Maluku, tambahnya.

Politeknik Ambon mempunyai tekad,”kita bangun masyarakat mulai dari pinggiran . Provinsi Maluku merupakan satu dari sekian banyak Provinsi di Indonesia dengan karakter ristik wilayah kepulauan. ”

Orang nomor satu di Politeknik Negeri Ambon ini juga menyebutkan,bahwa wilayah-wilayah kepualauan terbentang dari ujung barat sampai unjung timur , dari selatan sampai utara dari Sabang sampai Maroeke dan dari rote hingga Nias dan ada puluhan juta penduduk Indonesia yang berdiam di wilayah-wilayah tersebut , paparnya.

Mairuhu memaparkan, bahwa Politeknik untuk saat ini sangat signifikan, untuk melihat kondisi-kondisi yang ada di Seribu pulau, dalam arti bahwa,”apakah ribuan pulau itu atau pulau yang terluar apakah kita sudah menjangkaunya dengan sentuhan-sentuhan pembangunan dan pengembangan?ini PR untuk kita semua terutama bagi forum peneliti pengabdian seluruh Indonesia, pungkasnya.

Dalam berbagai perspektif baik ekonomi sosial maupun kewilayaan disebutkan bahwa, paling tidak terdapat dua hal yang sangat penting bagi masyarakat di wilayah kepulauan ini, yaitu konektifitas dan bagaimana menjawab keterlanjutan kehidupan baik masyarakat dan ekosistem yang ditempatinya.

“Berbicara mengenai konektifitas dalam pikiran para insan fokasi berarti kita berbicara terkait teknologi apa yang harus di kembangkan untuk membuat pulau-pulau ini dapat saling terhubung,serta teknologi apa dikembangkan secara baik, supaya masyarakat di wilayah”tersebut mendapatkan otoritas kehidupan yang sama seperti masyarakat yang mempunyai kehidupan kontinital atau wilayah lain yang telah maju,ucap Mairuhu.

Berbicara mengenai insan fokasi, menciptakan teknologi atau pendekatan untuk memastikan bahwa ekosistem ini akan tetap eksis.”Saya pikir dua hal ini coba di usung melalui tema sentrinov 2024 .

Baca Juga  Direktur Politeknik Ambon Buka Kegiatan Expo Tahun 2024

Kata dia,Inovasi yang menghasilkan karya teknologi untuk menjawab kebutuhan konektifitas dan keberlanjutan. Ini adalah sebuah tema yang luar biasa, karena langsung menyentuh masalah yang ada di masyarakat, terutama masyarakat yang berada di wilayah kepulauan,tekan Mairuhu.

Selain itu, Pernah kah! bapa/ibu bayangkan masyarakat yang menempati pulau-pulau terluar tersebut, ketika mengalami sakit mereka harus melewati lautan yang bergelora yang menempuh perjalanan berhari-hari, hanya untuk mendapatkan bantuan kesehatan

Tambah Mairuhu, ada sekian banyak keluarga yang terus hidup dalam kegelapan karena akses terhadap listrik sulit didapatkan, karena pulau yang kecil dan penduduk yang terlalu sedikit, sehingga tidak memenuhi skala perekonomian bagi penyediaan jasa kelistrikan dan masih begitu banyak kondisi keterbatasan yang dihadapi oleh masyarakat, di wilayah-wilayah tersebut.

Diketahui ,pandangan politeknik Ambon bahwa, ketika listrik mulai menerangi di desa, maka Politektnik harus mengambil peran bahwa kita harus ada di posisi ini , untuk bagaimana mengatasi berbagai kondisi-kondisi persoalan terkait dengan kebutuhan masyarakat, menyangkut kondisi kelistrikan,pungkasnya.

Ia juga menjelaskan, Pandangan politeknik Ambon , ketika listrik mulai menerangi di desa-desa maka penentuannya adalah peran Politenik harus ada memberikan solusi pada masyarakat, jelasnya.

Hari ini kita berkumpul sebagai peneliti, dari berbagai bidang , sehingga peran Politeknik harus ada.

Saya percaya hasil presentasi adalah hasil penelitian yang telah menghasilkan teknologi maupun pendekatan untuk menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai daerah.

Mairuhu juga berpesan, insan afokasi harus bisa membuat masyarakat pulau-pulau terluar tidak menempuh perjalanan sulit, hanya demi mendatangkan pelayanan kesehatan dan pelayanan lainnya.

Pendidik Politeknik harus mampu membuat Indonesia menyala dari Sabang Sampe Merauke,”tegas Mairuhu.

Share :

Baca Juga

Global Maluku TV

Seminar Nasional Terapan Riset Inovatif Ke-10 Sukses Dijalankan Politeknik Negeri Ambon

Global Maluku TV

Direktur Politeknik Ambon Buka Kegiatan Expo Tahun 2024

Politeknik Negeri Ambon

Besok Polnam Gelar Seminar Nasional Sentrinov Dan Expo Riset Serta UMKM