GlobalMaluku.ID,Ambon-Politeknik Negeri Ambon (Polnam) akan menggelar Seminar Nasional Terapan Riset Inovatif (Sentrinov) 10 Tahun 2024 dan Expo Riset Terapan Inovatif melibatkan yang UMKM dan Kuliner, yang akan diselenggarakan pada Rabu 18 di Kampus Polnam dan dilanjutkan Seminar Nasional pada 19 September 2024 di Swissbell Hotel Ambon.
Dilaksanakannya dua event ini adalah revolusi teknologi 5.0 yang dimulai ketika industri 4.0 sudah mencapai puncaknya dan yang sedang berlangsung saat ini telah mengubah pola hidup, cara bekerja dan cara berhubungan satu sama lain.
Kita belum tahu bagaimana dan apa yang akan dikembangkan, akan tetapi tanggapan terhadap perubahan ini harus segera di respon dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan khususnya dunia industri, akademisi dan masyarakat.”Hal ini disampaikan Direktur Politeknik Negeri Ambon, Dady Mairuhu, ST,MM melalui jumpa pers di Kampus Polman Selasa (17/09/2024).
Mairuhu menjelaskan, seluruh Indonesia ada 44 Politeknik dan terapan riset ini akan ditampilkan dosen-dosen yang hadir dan tujuannya untuk memotivasi dosen dan mahasiswa untuk terus melakukan riset terapan Riset di Politeknik yang menjawab kebutuhan -kebutuhan Masyarakat dan memberikan solusi kepada masyarakat.
Artinya bahwa inovasi ini perlu dilakukan karena kita dihadapi dengan Indonesia Emas 2045,ungkap Direktur Polman.
Ia juga menyampaikan, ada kegiatan clovisker, yang hadir ada orang ezper dibidang transportasi yaitu Win Sabandar dan juga Prof Ayub dari Politeknik negeri Surabaya
Untuk UMKM lanjut Mairuhu, kita libatkan 13 Konsorsip dan juga BUMN, Pemerintah Provinsi (Pemrov) Pemerintah kota Pemkot, kenapa kita libatkan disini ya memang pernah Politeknik bersama dengan mereka.
Terkait dengan UMKM mereka mendorong dan mensponsory 20 UMKM Maluku yout kreatif 25 UMKM.”Maluku Yout kreatif ini adalah anak-anak yang mandiri, meraka yang mendorong UMKM untuk memajukan perekonomian di masyarakat termasuk anak-anak muda, beber Mairuhu.
Lewat kegiatan Expo riset ini “Kami juga mendorong animo masyakat agar mereka mau berkuliah di Politeknik Ambon,harap Direktur Polnam.
Tambahnya, tujuan dari kegiatan Expo ini adalah, perekonomian masyarakat dari akan bangkit.
Sementara itu Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian (P3K,3) Dr. Piter Frans juga mengatakan, terkait dengan Sentrinov, kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang dilakukan oleh 44 konsersif di Indonesia yang dibawakan atau dijadikan pos untuk Politeknik .
Jadi sebenarnya ada teknologi terapan dan teknologi kelanjutan itu nanti akan di dukung oleh dua Nara sumber dan merupakan teknologi terapan yang digunakan oleh masyarakat dan oleh politenik yang menjawabnya ke teknologi teprapan ke Teknogi tetap guna.”Selain itu bisa digunakan oleh Usaha kecil, menengah bahkan tingkat masyarakat dan desa, ujarnya.
Katanya,ini program yang ditindak lanjuti oleh kami dari P3M, Terkait dengan arah kebijakan Politeknik terkait dengan visi kepulauan jadi kita melakukan di tingkat Desa .
“Dan tahun ini kita mencoba inovasi -inovasinya ke pulau Nusalaut yaitu dengan melibatkan 7 negeri, bebernya.





























