Cilacap – Upaya pemerintah memperkuat hilirisasi di daerah kembali dipertegas melalui peresmian dua proyek strategis nasional di Kabupaten Maluku Tengah. Peresmian ini dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dari Cilacap, Jawa Tengah, dan terhubung secara daring dengan seluruh daerah penerima manfaat, Rabu (29/4).
Dua proyek yang berada di Maluku Tengah tersebut merupakan bagian dari 13 proyek hilirisasi yang diresmikan secara serentak. Pemerintah menilai langkah ini menjadi tonggak penting dalam mempercepat pembangunan ekonomi di kawasan timur Indonesia serta membuka ruang investasi yang lebih besar.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan bahwa hilirisasi tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Pemerintah berkomitmen menghadirkan pembangunan yang merata dan adil. Setiap proyek harus memberikan manfaat langsung bagi rakyat—mulai dari pembukaan lapangan kerja, penguatan ekonomi lokal, hingga peningkatan pendapatan masyarakat,” tegas Presiden.
Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah menyambut antusias peresmian tersebut. Menurut mereka, hadirnya dua proyek hilirisasi nasional akan menjadi akselerator ekonomi baru bagi daerah. Selain mendorong sektor industri dan perdagangan, proyek ini juga diyakini akan memperkuat rantai pasok serta membuka peluang usaha bagi masyarakat setempat.
Peresmian secara daring yang melibatkan pemerintah pusat dan daerah menunjukkan kuatnya koordinasi dalam memastikan proyek-proyek strategis berjalan tepat sasaran. Sinergi ini diharapkan terus terjaga agar proses pembangunan di daerah dapat berlangsung lebih cepat dan terukur.
Dengan peresmian ini, Maluku Tengah diproyeksikan menjadi salah satu motor penggerak perekonomian di wilayah timur Indonesia, sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Pemerintah berharap keberadaan proyek tersebut dapat menjadi modal penting bagi transformasi ekonomi jangka panjang di daerah.

































