Home / Berita

Kamis, 20 Juni 2024 - 13:07 WIB

Sekitar Membuka Bimtek Pengembangan Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial

GlobalMaluku.ID,Ambon-Sekertaris Kota Ambon Agus Ririmasse membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) pengembangan perpustakaan berbasis inklusi sosial yang diselenggarakan oleh,Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Perpustakaan Kota Ambon Rabu (19/6/2024).

Kegiatan ini berlangsung sejak 19-21 juni 2024 di Grand Avira, di ikuti 50 orang peserta terdiri dari Para pengelola perpustakaan desa/negeri dan kelurahan yang merupakan penerima bantuan program,PERPUSSERU DAN Program PERPUSNAS NASIONAL RI, sebanyak 25 Desa /Negeri dan Kelurahan

Sambutan Penjabat Walikota Ambon yang dibacakan Sekretaris Kota Ambon Agus Ririmasse mengatakan, saat ini bangsa Indonesia sedang gencar-gencarnya membangun dari desa dan membangun dari pinggiran desa, hal ini merupakan ujung tombak masyarakat bangsa dan negara. Oleh karena itu, segala kegiatan yang berhubungan dengan pembangunan dan pengembangan di desa negeri dan kelurahan haruslah mendapat apresiasi.

“Dalam kaitan dengan kegiatan bimtek pengembangan perpustakaan berbasis inklusi sosial maka sebagai penjabat walikota ambon saya ingin menegaskan dua hal penting untuk menjadi perhatian bersama,” ungkapnya.

Dikatakan, perpustakaan desa /negeri dan kelurahan harus dikembangkan secara optimal untuk menjadi pusat belajar dan aktivitas masyarakat.

Ada 50 desa negeri dan kelurahan di kota ambon setiap desa/negeri dan kelurahan punya perpustakaan tetapi apakah perpustakaan tersebut sudah benar-benar dikelola dengan baik sehingga mampu menjawab kebutuhan masyarakat, informasi sekaligus menjadi pusat belajar masyarakat.

Baca Juga  P3M Polnam Fokus Pariwisata di Negeri Rutong.

“Untuk itulah mengapa berbagai kegiatan pembinaan dan peningkatan kapasitas pengelola perpustakaan harus dilakukan secara maksimal dan pada saat yang bersamaan pengelola perpustakaan harus mau mengupgrade diri dalam rangka meningkatkan kapasitas diri.

Sehingga mampu mengelola perpustakaan sesuai dengan standar pengelolaan perpustakaan dengan demikian kegiatan bimtek pengembangan perpustakaan berbasis inklusif sosial adalah bagian integral untuk melakukan proses pembinaan pada satu sisi dan peningkatan kapasitas pada sisi lain,” ujarnya.

Menurutnya, perpustakaan desa negeri dan kelurahan harus bersifat inklusif atau terbuka untuk masyarakat umum. Sudahkah perpustakaan dimanfaatkan penggunaannya oleh petani ,nelayan pedagang ,ibu rumah tangga ,anak sekolah ,mahasiswa, pencari kerja dan semua komponen masyarakat yang ada di desa negeri dan kelurahan dengan kata lain sudahkah perpustakaan bermanfaat bagi seluruh komponen masyarakat tanpa terkecuali?.

“Dua hal yang saya sampaikan di atas adalah esensi dari kegiatan ini dinas perpustakaan dan kearsipan kota ambon sebagai lembaga pembina perpustakaan di kota ambon harus terus melakukan tugas-tugas pembinaan dan pendampingan kepada perpustakaan di desa negeri dan kelurahan sehingga perpustakaan menjadi pusat belajar dan aktivitas bagi masyarakat di kota ambon.

Baca Juga  Gelar Polri Peduli Stunting, Ini Harapan Kapolres KKT

Kepada para pengelola perpustakaan saya berharap dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik sehingga bisa mengembangkan perpustakaan yang ada di desa/ negeri dan kelurahan masing-masing,” Harapanya

Jangan anggap reme perpustakaan karena tanpa perpustakaaan kita tidak bisa apa -apa.Pasalnya Saya belajar di perpustakaan.

Harapan Saya,seluruh peserta Bimtek dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik.Saya yakin dan percaya kegiatan ini akan bermanfaat bagi kita semua,” Harapan Calon Walikota Ambon ini

Sebelumnya,Marsia Mulan, SE, Kabid Perpustakaan, dalam laporan panita menjelaslan,Tujuan kegiatan pelaksanaan bimtek pengembangan literasi berbasis inklusif sosial kota Ambon tahun 2024 ini adalah mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat ,meningkatkan kesejahteraan dan juga mendorong kreativitas serta memangkas berbagai kesenjangan akses informasi pada desa/ negeri dan kelurahan di kota ini
Antrara lain

Pertama,Meningkatkan Pengetahuan peserta tentang konsep Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial

Kedua,Meningkatkan Pengetahuan peserta tentang strategi-strategi pengembangan perpustakaan berbasis inklusi sosial,yaitu strategi peningkatan layanan informasi strategi pelibatan masyarakat dan strategi advokasi

Ketiga,Meningkatkan Pengetahuan pesertatenntang pentingnya Informasi sistem manajemen perpustakaan dan mampu Mengaplikasikan untuk mendokumentadikan seluruh perpustakaan dan pemanfaatannya kegiatan dan Meningkatkan Pengetahuan dan ketrampilan tentang penggunaan teknologi informasi
Dan Meningkatkan etos kerja pengelola perpustakaan untuk dapat memberikan layanan prima di masyarakat .

Share :

Baca Juga

Berita

PFII Dinilai Jadi Kunci Kedaulatan Finansial Indonesia, FGD di Bali Soroti Urgensi Pusat Keuangan Internasional

Berita

Wali Kota Ambon Buka Diklat Pemadam I 2026, Tegaskan SDM Tangguh Jadi Kunci Pelayanan Keselamatan Publik

Berita

Perkuat Sinergitas, Densus 88 AT Polri Maluku Gandeng Pemkot Ambon Cegah Radikalisme dan Awasi Penggunaan Gadget Remaja

Berita

Wawali Ambon Serukan Tokoh Agama Perkuat Deteksi Dini Konflik, Teguhkan Semangat Persaudaraan Demi Ambon yang Damai

Berita

Dinkes SBB Perkuat Transformasi Posyandu, Bimtek 6 SPM Siapkan Layanan Dasar yang Lebih Berkualitas

Berita

Siapkan SDM Lokal untuk Blok Masela, PT Inpex dan Unpatti Bekali Mahasiswa dengan Keahlian Industri LNG

Berita

Ambon Perkuat Reformasi Birokrasi, Gandeng Ombudsman RI Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik

Berita

BNI Perkuat Keamanan Digital, wondr by BNI Kini Otomatis Kunci Aplikasi Saat Ada Panggilan Masuk