PIRU – Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) melalui Dinas Kesehatan terus memperkuat transformasi pelayanan dasar di tingkat desa dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Posyandu berbasis Enam Standar Pelayanan Minimal (6 SPM). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas Tim Pembina Posyandu dalam menghadirkan layanan yang lebih terpadu dan berkualitas bagi masyarakat.
Bimtek yang berlangsung di Hotel Amboina, Piru, Kamis (2/7/2026) diikuti Tim Pembina Posyandu tingkat kabupaten, kecamatan, pemerintah desa, kepala puskesmas, serta kader Posyandu dari berbagai wilayah di Kabupaten Seram Bagian Barat. Kegiatan ini menjadi wadah untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendukung implementasi transformasi layanan primer.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati SBB menegaskan bahwa Posyandu kini tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi telah berkembang menjadi pusat pelayanan masyarakat yang mengintegrasikan enam bidang Standar Pelayanan Minimal, meliputi kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta pelayanan sosial.
Melalui penguatan kapasitas Tim Pembina Posyandu, pemerintah daerah berharap setiap desa mampu menghadirkan pelayanan yang lebih efektif, responsif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Keberhasilan transformasi Posyandu dinilai sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan kader Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan di lapangan.
Bimtek ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat dalam mendukung kebijakan nasional terkait transformasi layanan primer. Selain meningkatkan kompetensi para peserta, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat kelembagaan Posyandu sehingga dapat memberikan pelayanan yang lebih luas, terintegrasi, dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Dengan penguatan implementasi Posyandu 6 SPM, Pemkab SBB optimistis kualitas pelayanan dasar di desa akan terus meningkat sekaligus mendorong terwujudnya masyarakat yang lebih sehat, mandiri, dan sejahtera.






































