Home / Berita

Senin, 7 Juli 2025 - 17:53 WIB

PERAN PENTING GUBERNUR DALAM PEMBANGUNAN NASIONAL MARITIME SURVEILLANCE SYSTEM DI KKT

AMBON-Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa memastikan bahwa kebijakan Pemerintah Pusat terkait National Maritime Surveillance System dapat diimplementasikan dengan baik di wilayah Maluku.

Sistem Pengawasan Maritim Nasional (National Maritime Surveillance System) atau NMSS adalah upaya untuk mengintegrasikan berbagai sistem pemantauan maritim di Indonesia guna meningkatkan keamanan dan keselamatan laut.

Badan Keamanan Laut (Bakamla) menjadi garda terdepan dalam membangun dan mengoperasikan NMSS di berbagai wilayah, termasuk Kabupaten Kepualauan Tanimbar Provinsi Maluku sebagai salah satu kabupaten yang berbatasan laut dengan Australia.

Ketersediaan lahan menjadi persyaratan utama dalam Pembangunan National Maritime Surveillance di Kabupaten Kepulauan Tanimbar Provinsi Maluku.

Baca Juga  Komisi I DPRD Maluku: Tidak Ada Alasan Polisi Menunda Penangkapan Pelaku Pembacokan GR

Berdasarkan hal tersebut, maka pada 4 Juni 2025, Gubernur Maluku yang didampingi Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah Provinsi Maluku Affandy Hasanusi menerima kunjungan Kepala Zona Bakamla Timur Laks. TNI I Putu Darajatn.

Gubernur mengambil peran yang sangat penting dalam mendorong ketersediaan lahan tersebut dengan menyurati Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar terkait hal dimaksud.

Gubernur juga memberikan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan National Maritime Surveillance System, dengan harapan Sistem Pemantauan Maritim Nasional dapat memberikan manfaat, termasuk meningkatkan keselamatan pelayaran, keamanan laut, dan perlindungan lingkungan.

Sistem ini juga membantu dalam deteksi dan pencegahan kegiatan
ilegal seperti pembajakan, penyelundupan, dan penangkapan ikan ilegal, serta memberikan informasi yang akurat untuk operasi pencarian dan penyelamatan.

Baca Juga  Pj Gubernur Maluku Buka Pelatihan Kapasitas Aparatur Pemdes Dan Pengurus Kelembagaan Desa

Dengan adanya sistem pemantauan maritim nasional yang terintegrasi secara real time, Indonesia dapat meningkatkan keamanan, keselamatan, dan efisiensi di wilayah lautnya, serta melindungi sumber daya alam dan lingkungan lautnya sehingga bisa memberikan dampak bagi pembangunan di Provinsi Maluku.

Lebih lanjut, pada Kamis, 3 Juli 2025 Bupati Kepulauan Tanimbar telah melakukan penandatanganan Hibah Lahan untuk Pembangunan National Maritime Surveillance System, bersama Kepala Zona Bakamla Timur yang menandai National Maritime Surveillance akan dibangun di Provinsi Maluku tepatnya di Kabupaten Kepualauan Tanimbar.

Share :

Baca Juga

Berita

Wawali Ambon Buka Manasik Haji 2026, 462 Jamaah Siap Berangkat dengan Pembekalan Intensif

Berita

Buka Rapat TPAKD, Wali Kota Ambon Tekankan Kolaborasi dan Akses Keuangan untuk Dorong Ekonomi

Berita

Pemkab SBB Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Potensi Lokal Melalui Dekranasda dan Pelatihan Sagu-Kelor

Berita

Bupati SBB Hadiri Pisah Sambut Pangdam XV/Pattimura, Perkuat Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah

Berita

Olimpiade Sains Unpatti Jadi Motor Penguatan SDM, Rektor Dorong Transformasi Pendidikan di Maluku

Berita

Tongkat Komando Kodam Pattimura Berganti, Rektor Unpatti Tekankan Pentingnya Sinergi Militer dan Akademisi

Berita

Pengawasan UU Energi di Maluku Menguat, Gubernur, Komite II DPR RI, Bupati dan Walikota se- Maluku Bahas  Proyek Strategi Blok Masela

Berita

Wawali Ambon Ely Toisutta Dedikasikan Penghargaan Puspa Adhikara 2026 untuk Perempuan Ambon