Home / Berita

Jumat, 21 November 2025 - 14:36 WIB

Watimena Harap Desa Negeri Lama Jadi Role Model

oppo_1026

oppo_1026

AMBON–Pemerintah Kota Ambon menegaskan komitmennya mendukung penuh pembentukan desa antikorupsi sebagai bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

Hal tersebut disampaikan Pejabat Sekretaris Kota Ambon saat membacakan sambutan Wali Kota Ambon pada kegiatan Penilaian Desa Antikorupsi 2025 yang digelar di Desa Negeri Lama, Kamis (20/11/2025).

Dalam sambutannya, Sekkot Ambon menyampaikan bahwa program penilaian desa antikorupsi yang digagas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bagian dari gerakan nasional memperkuat integritas mulai dari unit pemerintahan paling dasar, yaitu desa.

“Program ini bukan hanya penilaian administratif, tetapi upaya bersama membangun pemerintahan yang bersih sejak level desa. Desa merupakan garda terdepan dalam pelayanan publik, sehingga tata kelola yang baik sangat penting untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga  Kapolres Seram Bagian Barat Lakukan Monitoring TPS di Sejumlah Wilayah SBB

Ia menjelaskan, kegiatan penilaian di Desa Negeri Lama merupakan kehormatan sekaligus momentum untuk semakin memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta integritas dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.

Menurutnya, Desa Negeri Lama telah menunjukkan langkah progresif melalui pembenahan administrasi, peningkatan transparansi anggaran, pemanfaatan teknologi informasi, hingga penguatan partisipasi masyarakat.

“Upaya-upaya ini menjadi bukti bahwa Desa Negeri Lama terus bergerak menuju desa yang melayani, bertanggung jawab, dan bebas dari praktik korupsi,” tambah Sekkot.

Atas nama Pemerintah Kota Ambon, ia menyampaikan apresiasi kepada pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, dan seluruh warga Desa Negeri Lama yang berkomitmen memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih secara berkelanjutan.

Baca Juga  Bupati Ajak Legislatif Kerja Bersama

Lebih lanjut, Pemerintah Kota Ambon disebut terus memperkuat reformasi birokrasi melalui digitalisasi layanan publik, peningkatan transparansi pengelolaan keuangan, serta pembinaan kepada seluruh desa/negeri di wilayahnya. Kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Maluku, KPK, dan masyarakat juga dinilai menjadi aspek penting dalam mencegah tindak pidana korupsi.

“Pencegahan korupsi tidak hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh unsur masyarakat. Kami berharap Desa Negeri Lama dapat menjadi model desa antikorupsi bagi desa-desa lain di Kota Ambon maupun Provinsi Maluku,” tegasnya.

Ia menutup sambutan dengan harapan agar integritas, keterbukaan informasi, dan akuntabilitas dapat terus dijaga serta dikembangkan melalui kolaborasi lintas pemangku kepentingan. (*)

Share :

Baca Juga

Berita

Wawali Ambon Buka Manasik Haji 2026, 462 Jamaah Siap Berangkat dengan Pembekalan Intensif

Berita

Buka Rapat TPAKD, Wali Kota Ambon Tekankan Kolaborasi dan Akses Keuangan untuk Dorong Ekonomi

Berita

Pemkab SBB Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Potensi Lokal Melalui Dekranasda dan Pelatihan Sagu-Kelor

Berita

Bupati SBB Hadiri Pisah Sambut Pangdam XV/Pattimura, Perkuat Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah

Berita

Olimpiade Sains Unpatti Jadi Motor Penguatan SDM, Rektor Dorong Transformasi Pendidikan di Maluku

Berita

Tongkat Komando Kodam Pattimura Berganti, Rektor Unpatti Tekankan Pentingnya Sinergi Militer dan Akademisi

Berita

Pengawasan UU Energi di Maluku Menguat, Gubernur, Komite II DPR RI, Bupati dan Walikota se- Maluku Bahas  Proyek Strategi Blok Masela

Berita

Wawali Ambon Ely Toisutta Dedikasikan Penghargaan Puspa Adhikara 2026 untuk Perempuan Ambon