Home / Berita

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:17 WIB

BPS Kota Ambon Latih Petugas Sensus Ekonomi 2026, Siapkan Data Berkualitas untuk Ukur Pertumbuhan Ekonomi

AMBON – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Ambon resmi memulai pelatihan petugas Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang berlangsung di Hotel Amaris Ambon, Selasa (2/6/2026). Kegiatan ini menjadi tahapan penting sebelum para petugas diterjunkan ke lapangan untuk melakukan pendataan ekonomi di berbagai wilayah Kota Ambon.

Kepala Badan Pusat Statistik Kota Ambon, Pauline Gaspersz, menjelaskan bahwa pelatihan tersebut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan sensus ekonomi. Menurutnya, seluruh petugas lapangan harus dibekali pemahaman yang sama agar data yang dikumpulkan memiliki standar yang seragam di seluruh Indonesia.

“Hari ini merupakan dimulainya pelatihan petugas Sensus Ekonomi 2026. Setiap sensus maupun survei yang dilaksanakan BPS selalu diawali dengan pelatihan petugas. Karena yang turun langsung mengambil data di lapangan bukan pegawai BPS, melainkan petugas yang telah direkrut dan dilatih,” ujar Pauline usai pembukaan kegiatan.

Baca Juga  Srikandi Perempuan Maluku Berharap Negara Mesti Berpihak Dengan Memberi UU Daerah Kepulauan Pada Maluku

Ia menegaskan, pelatihan menjadi media penting untuk menyamakan persepsi dan pemahaman petugas terkait konsep-konsep sensus yang berlaku secara nasional. Dengan demikian, data yang dihasilkan dapat dibandingkan antarwilayah dan memiliki kualitas yang tinggi.

“Konsep yang digunakan harus seragam se-Indonesia. Harapannya, data yang dihasilkan benar-benar berkualitas dan dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan pembangunan,” jelasnya.

Pauline mengungkapkan, pelatihan petugas akan berlangsung selama tiga hari. Setelah menyelesaikan pelatihan, para petugas akan ditempatkan di lokasi tugas masing-masing yang telah ditentukan berdasarkan wilayah kerja.

“Nantinya setiap petugas akan menangani beberapa wilayah lingkungan setempat dan akan dikoordinasikan oleh seorang pengawas atau PML,” katanya.

Baca Juga  Ini Harapan Gubernur Maluku Pada Kerjasama Pemprov Dan UT Akan Terus Bersinergi

Lebih lanjut, Pauline menekankan pentingnya Sensus Ekonomi 2026 bagi pembangunan nasional. Menurutnya, data yang dihimpun melalui sensus ini menjadi fondasi utama dalam mengukur dan menghitung pertumbuhan ekonomi.

“Data sensus ekonomi sangat penting karena menjadi cikal bakal penghitungan pertumbuhan ekonomi negara. Berbagai indikator ekonomi yang digunakan pemerintah berawal dari data yang dikumpulkan melalui sensus ini,” pungkasnya.

Melalui pelatihan tersebut, BPS Kota Ambon berharap seluruh petugas mampu menjalankan tugas pendataan secara profesional sehingga menghasilkan data ekonomi yang akurat, terpercaya, dan dapat mendukung perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran di masa mendatang.

Share :

Baca Juga

Berita

Pemkot Ambon Siap Bantu Kejati Maluku, Gedung Sementara Disiapkan Saat Kantor Baru Dibangun

Berita

Wali Kota Ambon: Guru Harus Melek Teknologi Agar Generasi Muda Tak Kehilangan Karakter

Berita

DPRD Ambon Tindaklanjuti Opini WTP, Laporan Keuangan BPK Diserahkan ke Komisi-Komisi

Berita

Unpatti Gandeng Dunia Industri, Mahasiswa Dibekali Strategi Tembus Pasar Kerja Profesional

Berita

Wali Kota Ambon Tegas Tolak Praktik Titipan Siswa, PPDB 2026/2027 Dijamin Bersih

Berita

Lansia Ambon Tetap Produktif, Wali Kota Dorong Kemandirian Ekonomi di Hari Lansia Nasional

Berita

Komisi I DPRD Ambon Bahas Percepatan Pemilihan Raja dan Kepala Pemerintahan Negeri Definitif

Berita

Tiga Kandidat Sekkot Ambon Masuk Tahap Akhir, Wali Kota Siapkan Wawancara Terbuka