Home / Berita

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:42 WIB

DPRD Maluku Hadiri Rapat Pansus DPR RI dan Tim Kerja DPD RI, Perjuangkan RUU Daerah Kepulauan

AMBON, GlobalMaluku.id – Pimpinan DPRD Provinsi Maluku menghadiri rapat bersama Panitia Khusus (Pansus) DPR RI dan Tim Kerja DPD RI dalam rangka pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan, yang berlangsung di Lantai VII Kantor Gubernur Maluku, Ambon.

Rapat tersebut dihadiri Ketua DPRD Provinsi Maluku Benhur George Watubun dan Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku Abdul Azis Sangkala. Kehadiran keduanya menjadi bentuk komitmen DPRD Maluku dalam memperjuangkan lahirnya regulasi yang memberikan keadilan bagi daerah-daerah kepulauan, khususnya Maluku.

Dalam forum itu, DPRD Maluku menyampaikan berbagai aspirasi dan rekomendasi guna memperkuat substansi RUU Daerah Kepulauan. Regulasi tersebut dinilai sangat penting untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan yang selama ini dihadapi provinsi-provinsi berciri kepulauan.

Baca Juga  Pengawasan Dishub Lemah, Kami Minta Dishub Kota Tempatkan Personil Di Titik-Titik Rawan

Pembahasan RUU Daerah Kepulauan dipimpin Ketua Pansus DPR RI Mercy Chriesty Barends bersama Tim Kerja DPD RI dan dihadiri Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, para bupati dan wali kota se-Maluku, serta unsur pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya.

Ketua Pansus DPR RI, Mercy Chriesty Barends, menjelaskan bahwa kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari proses penyusunan RUU yang mengedepankan prinsip partisipasi bermakna (meaningful participation) dengan menyerap aspirasi pemerintah daerah, akademisi, dan berbagai elemen masyarakat. Salah satu isu utama yang dibahas adalah mekanisme Dana Khusus Kepulauan sebagai instrumen untuk mengatasi kesenjangan pembangunan di wilayah kepulauan.

Baca Juga  Kapolda Maluku Kerahkan Personel Ke Desa Lokki

DPRD Maluku berharap RUU Daerah Kepulauan dapat segera disahkan menjadi undang-undang, sehingga memberikan kepastian hukum dan keberpihakan anggaran bagi daerah kepulauan yang memiliki karakteristik geografis berbeda dengan daerah daratan.

Melalui regulasi tersebut, diharapkan pembangunan di Maluku dan wilayah kepulauan lainnya dapat berlangsung lebih merata, didukung skema pendanaan yang lebih adil, serta mampu mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat di kawasan kepulauan.

Share :

Baca Juga

Berita

Unpatti Dukung Penguatan Energi Terbarukan Maluku, Prof Dominggus Hadiri Kick Off NZMATES Phase 2

Berita

KUA-PPAS Perubahan APBD 2026 Diserahkan, Pemkot Ambon Tekan Defisit hingga Rp205,4 Miliar

Berita

Ketua DPRD Maluku Minta Patahuwe-Lisabata Akhiri Konflik, Jangan Ada Lagi Aksi Balasan

Berita

Penyerahan STL GSY Jobel Paso dan Pondok Daud Tepa, Kemenag Maluku Tekankan Tertib Administrasi dan Persaudaraan

Berita

Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif

Berita

16.498 Keluarga di Kepulauan Aru Terima Bantuan Beras, Pemerintah Pastikan Tepat Sasaran

Berita

Sambutan Hangat di Semarang, Gubernur Maluku Apresiasi Dedikasi LO Jateng Dampingi Kafilah MTQ

Berita

Energizing Maluku 2026: Maluku Mulai Menatap Masa Depan dengan SDM Unggul, Ekonomi Berkelanjutan dan Teknologi AI