AMBON – Universitas Pattimura (Unpatti) terus mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan perkembangan Artificial Intelligence (AI) secara bijak, produktif, dan bertanggung jawab guna mendukung proses pembelajaran, penelitian, serta pengembangan kompetensi di era digital. Komitmen tersebut ditegaskan melalui pelaksanaan Artificial Intelligence Training yang merupakan kolaborasi Unpatti bersama AI Ignition Indonesia, Kumpul, dan Grasberg Academy di Manise Hotel Ambon.
Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Pattimura, Prof. Dr. Dominggus Malle, mengatakan bahwa perkembangan AI merupakan bagian dari transformasi teknologi yang tidak dapat dihindari. Karena itu, mahasiswa dituntut untuk memahami dan memanfaatkan teknologi tersebut sebagai alat pendukung dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan riset, bukan sebagai pengganti kemampuan berpikir kritis.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Hubungan Masyarakat, dan Alumni Unpatti, Dr. Nur Aida Kubangun, M.Pd, menegaskan bahwa AI telah mengubah berbagai aspek kehidupan, mulai dari cara belajar, bekerja, melakukan penelitian, hingga proses pengambilan keputusan.
Menurutnya, mahasiswa harus mampu memanfaatkan AI secara etis dengan tetap menjunjung tinggi integritas akademik, kreativitas, serta kemampuan berpikir kritis. AI, kata dia, merupakan alat yang dapat mempercepat proses belajar, namun tidak boleh menghilangkan kemampuan analisis maupun orisinalitas dalam menghasilkan karya ilmiah.
Pelatihan tersebut menghadirkan berbagai materi mengenai pemanfaatan AI untuk mendukung aktivitas akademik, penyusunan karya ilmiah, pengembangan riset, hingga peningkatan keterampilan digital yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
Melalui kegiatan ini, Universitas Pattimura berharap mahasiswa semakin siap menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0 dan era transformasi digital dengan memanfaatkan kecerdasan buatan secara positif, inovatif, dan bertanggung jawab.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Unpatti dalam mencetak lulusan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, memiliki daya saing global, serta mampu mengoptimalkan Artificial Intelligence sebagai mitra pembelajaran tanpa mengabaikan nilai-nilai etika, integritas, dan kualitas akademik.













































