Home / Pendidikan

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:38 WIB

Anak Petani Raih Predikat Wisudawan Terbaik Unpatti, Dina Artika Br Sembiring Buktikan Mimpi Bisa Dicapai

AMBON – Kerja keras, ketekunan, dan doa mengantarkan Dina Artika Br Sembiring, S.P. meraih predikat sebagai salah satu wisudawan berprestasi terbaik pada Wisuda Universitas Pattimura (Unpatti) periode Juli 2026. Lulusan Fakultas Pertanian dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,98 itu membuktikan bahwa latar belakang sebagai anak petani bukanlah penghalang untuk meraih prestasi akademik tertinggi.

Dina mengisahkan dirinya diterima di Fakultas Pertanian Unpatti melalui jalur SNMPTN pada tahun 2022. Pada saat yang sama, ia juga berhasil memperoleh beasiswa sehingga dapat menempuh pendidikan tinggi selama tiga tahun tujuh bulan.

“Perjalanan kuliah ini penuh perjuangan, terutama saat penelitian. Saya beberapa kali mengalami kegagalan, baik pada pengujian di laboratorium maupun pada tanaman yang menjadi objek penelitian. Saat itu saya sangat terpukul karena hasilnya tidak sesuai harapan,” ungkap Dina usai mengikuti prosesi wisuda di Auditorium Unpatti, Rabu (29/7/2026).

Meski berkali-kali gagal, Dina memilih untuk tidak menyerah. Dukungan kedua orang tua serta para dosen pembimbing menjadi kekuatan yang membuatnya bangkit hingga akhirnya penelitian tersebut berhasil diselesaikan.

Baca Juga  Mahasiswa Unpatti Sabet Medali Perunggu di National Essay Competition II Lewat Inovasi “Bank Limbah Pangan Pesisir”

“Orang tua selalu memberikan semangat. Dosen pembimbing juga selalu hadir memberikan solusi setiap kali saya mengalami kesulitan. Setelah sekitar empat bulan berjuang, penelitian saya akhirnya berhasil,” katanya.

Penelitian yang mengantarkannya lulus berjudul “Efektivitas Ekstrak Daun Cengkeh dalam Menghambat Pertumbuhan Pectobacterium carotovorum subsp. carotovorum pada Sawi Putih.” Penelitian tersebut menguji potensi daun cengkeh asal Maluku sebagai bahan alami untuk menghambat bakteri penyebab penyakit busuk lunak pada tanaman sawi putih.

Menurutnya, penelitian itu lahir dari keinginannya mencari solusi bagi persoalan yang sering dihadapi petani, khususnya kerusakan hasil panen akibat serangan bakteri.

Dina mengaku memiliki cita-cita melanjutkan pendidikan ke jenjang magister. Namun untuk sementara waktu, ia memilih bekerja terlebih dahulu agar dapat menambah pengalaman sekaligus membantu meringankan beban orang tua yang masih membiayai pendidikan adiknya.

“Saya memang ingin melanjutkan S2, tetapi sekarang saya ingin bekerja dulu untuk menambah pengalaman dan bisa lebih mandiri, sehingga tidak terus membebani orang tua,” ujarnya.

Sebagai anak pasangan petani sayuran asal Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Dina mengatakan keberhasilannya merupakan persembahan bagi kedua orang tuanya yang setiap hari bekerja di ladang membudidayakan berbagai jenis sayuran.

Baca Juga  Perkuat Sinergitas, Densus 88 AT Polri Maluku Gandeng Pemkot Ambon Cegah Radikalisme dan Awasi Penggunaan Gadget Remaja

“Bapak dan mama saya sama-sama petani. Mereka setiap hari bekerja di ladang menanam sayuran seperti kacang panjang dan buncis. Semua perjuangan mereka menjadi motivasi terbesar bagi saya untuk terus belajar dan tidak menyerah,” tuturnya.

Di akhir wawancara, Dina memberikan pesan kepada mahasiswa yang masih berjuang menyelesaikan kuliah dan skripsi agar tetap optimistis menghadapi setiap tantangan.

“Tetap semangat menjalani proses perkuliahan maupun penelitian. Setiap masalah pasti ada jalan keluarnya. Jangan menyerah, karena kerja keras dan doa akan membawa kita pada hasil yang terbaik,” pesannya.

Prestasi yang diraih Dina menjadi bukti bahwa keterbatasan ekonomi maupun latar belakang keluarga tidak menjadi penghalang untuk mengukir prestasi. Dengan tekad, kerja keras, dan dukungan keluarga, anak petani pun mampu berdiri di panggung wisuda sebagai salah satu lulusan terbaik Universitas Pattimura periode Juli 2026.

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Menuju Pesparawi Nasional XVIII di Jakarta, PSM Hotumese Unpatti Dilepas dengan Pesan Jaga Kesehatan dan Harumkan Almamater

Pendidikan

Cegah Karhutla dan Perkuat Data Desa, Mahasiswa KKN Unpatti Turun ke Empat Desa di Kairatu Barat

Pendidikan

REKTOR UNPATTI PERKUAT JEJARING AKADEMIK INTERNASIONAL, BANGUN KERJA SAMA DENGAN GUANGXI CHINA

Pendidikan

67 Tahun, FISIP Unpatti Terus Lahirkan Gagasan Strategis bagi Pembangunan di Maluku

Pendidikan

Dorong Digitalisasi Warisan Musik Maluku, Unpatti Gelar Kuliah Umum Internasional.

Pendidikan

Tutup Kuliah Umum Internasional Diaspora, Rektor Unpatti Gagas ‘Unpatti MusicMetric’ dan Dorong Internasionalisasi.

Pendidikan

Rektor Tekankan Penguatan Tata Kelola Akademik melalui Revisi Peraturan Akademik

Pendidikan

English Talk and Share UGM Buka Jendela Dunia bagi Anak-anak Ohoi Elaar Lamagorang