Home / Berita

Minggu, 13 September 2026 - 21:43 WIB

Ketua DPRD Maluku Minta Patahuwe-Lisabata Akhiri Konflik, Jangan Ada Lagi Aksi Balasan

AMBON – Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur George Watubun, mengajak masyarakat Negeri Patahuwe dan Negeri Lisabata, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), untuk menghentikan segala bentuk pertikaian dan mengedepankan perdamaian pascabentrokan yang terjadi pada Jumat (11/9/2026).

Seruan tersebut disampaikan menyusul insiden yang mengakibatkan sejumlah rumah warga Patahuwe terbakar dan beberapa warga mengalami luka-luka. Aparat keamanan kini terus melakukan langkah pengamanan sekaligus penyelidikan untuk mengungkap rangkaian peristiwa tersebut.

Watubun menilai langkah cepat aparat dalam menangani insiden tersebut patut diapresiasi. Menurutnya, proses hukum harus berjalan secara profesional dan menyeluruh agar pihak-pihak yang bertanggung jawab dapat diproses sesuai ketentuan hukum.

Ia berharap pengungkapan kasus dilakukan secara cepat dengan tetap mengedepankan prinsip objektivitas dan berdasarkan bukti yang diperoleh di lapangan.

“Kalau proses hukum dipercepat akan menjadi efek jera bagi orang lain,” tegas Watubun sebagaimana diberitakan pada Sabtu (12/9/2026).

Baca Juga  Buka Kegiatan Edukasi Keuangan OJK, Ini Yang Dikatakan Ketua TP-PKK Promal

Selain menyerahkan penanganan hukum kepada aparat, Ketua DPRD Maluku juga mengingatkan masyarakat agar tidak terprovokasi dan tidak melakukan tindakan balasan yang justru dapat memperluas persoalan.

Menurutnya, keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat harus menjadi tanggung jawab bersama. Karena itu, warga kedua negeri diminta mampu menjaga wilayahnya masing-masing serta menghindari tindakan yang dapat kembali memicu konflik.

Watubun menekankan pentingnya mengedepankan semangat hidup orang basudara yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Maluku.

“Mari kita menjaga kampung dengan baik dan mencintai damai,” pesannya.

Sementara itu, aparat kepolisian terus memperkuat pengamanan di wilayah Taniwel. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Maluku, Kombes Pol. Dasmin Ginting, bersama tim turun langsung ke wilayah tersebut untuk mendukung Polres SBB dalam proses penyelidikan dan penegakan hukum.

Baca Juga  Terkait Bentrok Antar Pemuda Di Tugu Trikora ,Situasi Sudah Kondisif,Ini Himbauan Kapolres Driyano

Pengamanan dilakukan di sejumlah lokasi yang berkaitan dengan insiden. Polisi juga memasang garis polisi untuk menjaga lokasi agar tetap steril sehingga proses pemeriksaan dan pengumpulan alat bukti dapat berjalan dengan baik.

Di tengah proses hukum tersebut, berbagai pihak terus menyerukan agar masyarakat Patahuwe dan Lisabata menahan diri. Anggota DPRD Maluku Anos Yeremias juga meminta warga tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi serta menghindari penyebaran konten provokatif di media sosial.

Kini, perhatian tidak hanya tertuju pada proses penegakan hukum, tetapi juga bagaimana hubungan sosial kedua masyarakat dapat kembali dipulihkan.

Perdamaian menjadi langkah penting agar konflik tidak berkembang dan meninggalkan luka berkepanjangan bagi masyarakat kedua negeri. (*)

Share :

Baca Juga

Berita

Penyerahan STL GSY Jobel Paso dan Pondok Daud Tepa, Kemenag Maluku Tekankan Tertib Administrasi dan Persaudaraan

Berita

Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif

Berita

16.498 Keluarga di Kepulauan Aru Terima Bantuan Beras, Pemerintah Pastikan Tepat Sasaran

Berita

Sambutan Hangat di Semarang, Gubernur Maluku Apresiasi Dedikasi LO Jateng Dampingi Kafilah MTQ

Berita

Energizing Maluku 2026: Maluku Mulai Menatap Masa Depan dengan SDM Unggul, Ekonomi Berkelanjutan dan Teknologi AI

Berita

PLN Energi Gas Siapkan Infrastruktur Gas di 11 Kabupaten/Kota Maluku, Serap hingga 1.000 Tenaga Kerja per Unit

Berita

Gubernur Lewerissa Suntik Semangat Kafilah Maluku Jelang MTQ Nasional XXXI di Semarang

Berita

27 Rumah Terbakar dalam Ketegangan Lisabata-Patahuwe, Empat Warga Luka