Home / Berita

Jumat, 3 April 2026 - 08:46 WIB

Antrean BBM di Ambon Dipicu Kepanikan, Stok Dipastikan Aman

Ambon – Isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang memicu antrean panjang di sejumlah SPBU di Kota Ambon akhirnya mendapat respons cepat dari berbagai pihak. Polda Maluku bersama pemerintah daerah dan Pertamina menggelar rapat koordinasi lintas sektor pada Kamis (2/4/2026).

Rakor yang berlangsung di Ambon ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, didampingi jajaran Polda Maluku, termasuk Direktorat Pengamanan Objek Vital (Pam Obvit) dan Direktorat Intelkam. Hadir pula perwakilan Pertamina wilayah Maluku-Papua, Dinas ESDM, Disperindag Kota Ambon, serta para pengelola SPBU.

Dalam keterangannya, Bodewin menegaskan bahwa antrean panjang yang terjadi belakangan ini bukan disebabkan oleh kekurangan stok BBM, melainkan akibat kepanikan masyarakat yang dipicu oleh informasi yang tidak utuh, terutama di media sosial.

Baca Juga  Buka Kegiatan Pelatihan Multi Media Dan Pelatihan Guru Pendidikan Agama Islam Dan Kristen, Ini Yang Disampaikan Wagub

“Kondisi ini dipengaruhi informasi yang beredar di masyarakat. Padahal, ketersediaan BBM di Ambon dalam kondisi cukup dan normal,” ujarnya.

Ia juga menyoroti ketidakkonsistenan pelayanan di sejumlah SPBU yang turut memperburuk situasi. Beberapa SPBU dilaporkan tutup saat dibutuhkan atau kehabisan stok di tengah antrean, sehingga memperkuat persepsi kelangkaan di masyarakat.

Sementara itu, pihak Pertamina memastikan bahwa stok BBM, termasuk Pertalite dan Pertamax, dalam kondisi aman dan mencukupi. Distribusi BBM dipusatkan melalui Terminal BBM Wayame yang hingga kini beroperasi normal, dengan pasokan yang terus berjalan, termasuk dari kapal pengangkut yang baru tiba.

Baca Juga  Gelar Presentasi Uji Publik Mata Rumah Parentah Negeri Hative Besar Ini Yang Diharapkan Van Room

Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying) dan tetap membeli BBM sesuai kebutuhan.

Melalui rakor ini, pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan Pertamina sepakat untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan transparansi informasi, serta memperketat pengawasan distribusi BBM.

Langkah tersebut diharapkan mampu meredam keresahan publik sekaligus memastikan distribusi energi tetap lancar, terutama menjelang momentum hari besar keagamaan.

Ke depan, tantangan yang dihadapi tidak hanya terkait ketersediaan stok, tetapi juga konsistensi pelayanan SPBU serta keterbukaan informasi distribusi agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga.

Share :

Baca Juga

Berita

Pemerintah Kota Ambon Salurkan 100 Hewan Kurban untuk Idul Adha 1447 H

Berita

Kejati Maluku Kembali Wujudkan Perdamaian Lewat Mekanisme Keadilan Restoratif

Berita

Walikota Ambon Letakkan Batu Penjuru Pembangunan Pastori 1 Jemaat GPM Nazareth

Berita

Universitas Pattimura Peringati Harkitnas ke-118, Rektor Sampaikan Pesan Penting Soal Kedaulatan Digital

Berita

Universitas Pattimura Resmi Luncurkan Aplikasi E-Procurement, Perkuat Transparansi dan Tata Kelola Modern

Berita

Universitas Pattimura Perkuat Akses Karier Global Lewat Peluncuran Program Vokasi & Tren Industri Bersama YAIJ Foundation

Berita

BRI Masohi & Brigif 27 Nusa/Ina Panaskan Pagi Kota Masohi Lewat Olahraga Bareng: Sinergi Perbankan–Militer Kian Solid

Berita

UNPATTI Raih Empat Penghargaan Bergengsi di Faperta Fair 9, Mahasiswa Fisika Harumkan Nama Kampus di Kancah Nasional