Home / Berita

Jumat, 23 Januari 2026 - 09:35 WIB

DPRD Maluku Tengah Tutup Masa Sidang III 2025, Buka Masa Sidang I 2026

MASOHI–DPRD Maluku Tengah menggelar rapat paripurna dengan agenda penutupan masa konferensi III tahun 2025 serta pembukaan masa sidang I tahun 2026, Senin (19/1).

Rapat paripurna tersebut dirangkaikan dengan penyerahan surat-surat masuk dari masyarakat kepada DPRD untuk selanjutnya dibahas di tingkat komisi-komisi sesuai bidang masing-masing.

Baca Juga  Wali kota Ambon Menjamin Lapak Dagangan Di Gedung Baru Pasar Mardika Tidak Berbayar Alias Gratis

Ketua DPRD Malteng, Herry MC Haurissa, memimpin rapat dan menyampaikan bahwa penutupan masa sidang merupakan bagian dari mekanisme kelembagaan DPRD, sekaligus menjadi evaluasi terhadap kinerja legislatif selama tahun sidang berjalan.

Baca Juga  Walikota Kota Ambon Secara Resmi Melepas 321 Jemaah Haji

Pembukaan masa konferensi baru diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pembahasan berbagai agenda strategis daerah.

“Dengan dibukanya konferensi tahun 2026, kami berharap dapat lebih responsif terhadap berbagai persoalan daerah serta memperkuat fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan demi kepentingan masyarakat,” kata Haurissa.

Share :

Baca Juga

Berita

Bimas Kristen Malteng: Klaim Bergabung dengan Sinode dan PGI Harus Melalui Prosedur Resmi

Berita

Diduga Gunakan Identitas PGI Tanpa Dasar Organisasi yang Jelas, Jemaat Victorius Breaktrough Suli Diminta Diperiksa

Berita

Wali Kota Ambon Dorong Digitalisasi Keuangan Daerah, SP2D Online Jadi Langkah Menuju Smart City

Berita

DPRD Maluku Terima LHP BPK 2025, Benhur Watubun Tekankan Tata Kelola Keuangan Harus Transparan

Berita

DPRD Maluku Mulai Masa Sidang III, APBD hingga Temuan BPK Jadi Sorotan Utama

Berita

DPRD Maluku Kawal Pembangunan Sekolah Rakyat di Malteng, Pastikan Program Pendidikan Nasional Tepat Sasaran

Berita

Rektor Unpatti Tegaskan Blok Masela Harus Sejahterakan Masyarakat Maluku, Bukan Sekadar Proyek Energi

Berita

Mahasiswa Seram Utara-Selatan Desak Pemerintah Tinjau Ulang Tapal Batas Hutan, Ancam Gelar Aksi Lanjutan