Home / Berita

Minggu, 18 Mei 2025 - 15:28 WIB

Benhur, Gagasan Politik Yang Kuat Lahir Dari Kedekatan Dan Dialog Nyata Dengan Masyarakat

AMBON, Ketua DPRD Provinsi Maluku yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku, Benhur Watubun, menyampaikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan diskusi publik yang digelar oleh DPD PDI Perjuangan di Hotel Pacific, Sabtu( 17/5 2025).

Kegiatan ini menjadi momen penting untuk menyerap aspirasi rakyat terkait kebijakan efisiensi anggaran yang tengah menjadi sorotan.

Dikatakan, “PDI Perjuangan menjadi partai pertama yang menginisiasi forum ini. Antusiasme masyarakat luar biasa, dan aspirasi yang disampaikan menjadi bahan penting dalam menyusun langkah politik ke depan,” ujar Benhur.

Benhur menegaskan bahwa partai politik wajib terhubung langsung dengan rakyat, bukan sekadar memainkan opini di ruang publik.

Menurunnya, gagasan politik yang kuat hanya bisa lahir dari kedekatan dan dialog nyata dengan masyarakat.

“Partai bukan menara gading. Ia harus menyatu dengan rakyat, hadir di tengah mereka, dan menyuarakan kegelisahan mereka ke ruang kebijakan.

Baca Juga  Welhelm Kurnala Tekankan Perombakan Besar-Besaran Pada RSUD Haulussy Karena Sistem Dan Manajemen Buruk.

Kebijakan efisiensi yang diberlakukan pemerintah pusat ternyata belum melalui evaluasi menyeluruh, namun sudah dirasakan dampaknya oleh masyarakat.

“Kami ingin memetakan persoalan ini secepat mungkin. Hasilnya akan menjadi referensi penting saat pembahasan APBD pada Juli nanti,” tegasnya.

Diskusi publik ini melibatkan berbagai elemen masyarakat mulai dari akademisi, aktivis, pelaku usaha, tokoh adat, hingga kelompok profesi yang dapat menciptakan narasi perjuangan yang inklusif dan berpihak pada rakyat.

Benhur menegaskan bahwa hasil diskusi tidak akan berhenti di ruang wacana. Fraksi PDI Perjuangan akan memperjuangkannya menjadi rekomendasi kebijakan, baik di tingkat daerah maupun pusat.

“Kami akan bawa hasil diskusi ini ke DPP dan fraksi di DPR RI. Di Maluku, kami akan membangun koalisi politik dengan partai lain agar ini jadi keputusan bersama,” paparnya.

Baca Juga  Kantor Perwakilan BI Menggelar Event Maluku Manggurebe, Ini Harapan Pj Gubernur

Lanjut Benhur, adapun isu-isu Strategis yang Muncul:

1. Ketimpangan Perhitungan Dana Alokasi Umum (DAU)

2. Kebijakan Menteri KKP soal penangkapan terukur yang belum berpihak pada daerah penghasil seperti Maluku

3. Regulasi yang tumpang tindih dan tidak pro-rakyat

4. Pentingnya mendaratkan hasil tangkapan laut di Maluku untuk mendorong PAD

Benhur menutup pernyataannya dengan seruan kepada semua partai dan organisasi masyarakat untuk ikut serta dalam gerakan kolektif membela kepentingan daerah.

Kami hanya pemantik. Perjuangan ini milik semua pihak yang peduli pada nasib rakyat Maluku. Kita harus menyatukan kegelisahan, kepentingan daerah, dan arah kebijakan nasional dalam satu narasi perjuangan bersama.”tandasnya.

Share :

Baca Juga

Berita

βMAPAN Hadir di Wisuda Unpatti, Disnaker Ambon Buka Akses Kerja bagi Fresh Graduate

Berita

HPN Bukan Milik PWI, Petrus Oratmangun dan Hamdi Jempot Desak Kesetaraan Seluruh Insan Pers

Berita

Wagub Maluku Buka Sahari Dilahasuang di Negeri Laha, UMKM dan Kuliner Lokal Didorong Jadi Penggerak Ekonomi

Berita

Ely Toisutta dan Dody Wiranto Ajak Pemuda Maluku Jadi Pelopor Kreativitas dan Pelestarian Budaya di Era Digital

Berita

Solichin Buton Warning Pembebasan Lahan TPU Arbes: Status Tanah Harus Jelas, Hindari Masalah Hukum

Berita

Desakan Pemakzulan Abdullah Vanath Menguat, Watubun Tegaskan DPRD Tak Bisa Bertindak Sepihak

Berita

Wagub Maluku Dorong Perluasan Peluang Kerja bagi Pemuda, Solidaritas Jadi Kunci Datangkan Investasi

Berita

Ombudsman Maluku Soroti Pelayanan Publik SBB, Bupati Diminta Pastikan Perbaikan Nyata