Home / Berita

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:41 WIB

Unpatti Jalin Kontrak Swakelola Penyusunan AMDAL dengan Dua Perusahaan Tambang

Ambon – Universitas Pattimura (Unpatti) resmi menjalin kerja sama melalui kontrak swakelola dengan PT. Global Emas Bupalo dan PT. Leabumi Mineral Bupalo. Penandatanganan berlangsung di Ruang Rapat Rektor Lantai 3 Rektorat Unpatti, Jumat (13/2).

Kerja sama ini berkaitan dengan penyusunan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk kegiatan tambang emas di Pulau Buru serta tambang Sinabar di Desa Iha, Pulau Seram.

Penandatanganan dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Universitas Pattimura, Dr. Ruslan H. S. Tawari, S.Pi., M.Si, bersama Dr. A. Siahaya, S.E., M.Si. Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Laboratorium Terpadu Pendukung Blok Masela Unpatti, yakni Dr. Sutandy Setyawan, S.E., M.A, Zain Syaiful Latukaisupy, S.E., M.Si, Ir. Mohammad Yasir Kaisuku, serta Sub Koordinator Kerja Sama Universitas Pattimura.

Baca Juga  Moritz Tamaela Tergeser Dari Ketua DPD Nasdem Kota Ambon, Hamdani Laturua; Menunggu SK DPP

Dalam sambutannya, Dr. Ruslan Tawari menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk kepercayaan kepada Universitas Pattimura dalam menghadirkan kajian ilmiah yang berkualitas untuk mendukung pengelolaan sumber daya alam di Maluku.

“Merupakan suatu kehormatan bagi Universitas Pattimura karena kembali dipercaya untuk menghadirkan kajian ilmiah serta memberikan rekomendasi yang positif dalam pengelolaan sumber daya, khususnya di Pulau Buru, Desa Iha, dan Pulau Seram,” ujarnya.

Ia menegaskan pentingnya penyusunan dokumen lingkungan dalam setiap aktivitas pembangunan agar tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari.

“Dalam kerja sama ini, dokumen lingkungan menjadi hal yang sangat penting. Penandatanganan ini adalah momentum strategis untuk diimplementasikan sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Dr. Ruslan juga berharap kolaborasi antara Unpatti dan pihak perusahaan dapat terus ditingkatkan guna memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah.

Baca Juga  Wattimena,Kota Ambon Kebagian 2 SPBU Nelayan

Sementara itu, Dr. A. Siahaya menyampaikan bahwa kerja sama ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah konkret dalam mendukung pengembangan sumber daya di Maluku.

“Kami membutuhkan dukungan dari perguruan tinggi, khususnya Universitas Pattimura, yang memiliki peran penting dalam memberikan edukasi serta kajian terkait pengelolaan sumber daya yang baik dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Ia berharap, melalui kerja sama ini, dapat tercipta kontribusi nyata dalam pengembangan wilayah Maluku, khususnya dalam pengelolaan sumber daya alam yang berwawasan lingkungan.

Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memastikan kegiatan pertambangan di Maluku berjalan sesuai prinsip keberlanjutan, serta memberikan manfaat optimal bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

Share :

Baca Juga

Berita

Unpatti Dukung Penguatan Energi Terbarukan Maluku, Prof Dominggus Hadiri Kick Off NZMATES Phase 2

Berita

KUA-PPAS Perubahan APBD 2026 Diserahkan, Pemkot Ambon Tekan Defisit hingga Rp205,4 Miliar

Berita

Ketua DPRD Maluku Minta Patahuwe-Lisabata Akhiri Konflik, Jangan Ada Lagi Aksi Balasan

Berita

Penyerahan STL GSY Jobel Paso dan Pondok Daud Tepa, Kemenag Maluku Tekankan Tertib Administrasi dan Persaudaraan

Berita

Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif

Berita

16.498 Keluarga di Kepulauan Aru Terima Bantuan Beras, Pemerintah Pastikan Tepat Sasaran

Berita

Sambutan Hangat di Semarang, Gubernur Maluku Apresiasi Dedikasi LO Jateng Dampingi Kafilah MTQ

Berita

Energizing Maluku 2026: Maluku Mulai Menatap Masa Depan dengan SDM Unggul, Ekonomi Berkelanjutan dan Teknologi AI