MALUKU TENGAH-Terkait penanganan perkara penyerangan terhadap Negeri Masihulan oleh perusuh dari Negeri Sawai dan penembakan anggota Polsek Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah(Malteng)perlu ada transparan dan diharapkan berjalan seadil-adilnya tanpa pandang bulu.
Semmy Pattisinay.SH, anak negeri masihulan meminta, Penyidik kepolisian Polres Maluku Tengah harus bersikap profesional dan tidak memihak dalam melakukan penanganan perkara penyerangan para perusuh dari Negeri Sawai ke Negeri Masihulan agar kepolisian tidak dinilai tidak netral, apalagi terduga penembakan anggota polisi telah ditahan di Mapolres MalukunTengah serta sketsa wajah/foto terduga sudah viral di medsos, yang diduga kuat foto tersebut beredar dari penyidik Polres, karena foto tersebut ada berlatar ruang serse Polres Malteng.
Semmy menilai ini bagian dari strategi penyidik untuk menetapkan terduga sebagai tersangka, ketika foto terduga disampaikan ke ruang publik maka banyak netizen yang komen seakan-akan terduga adalah pelaku.
Menurut hemat saya (semmy), penyidik polisi perlu bekerja keras untuk bisa membuktikan sangkaannya didepan sidang nanti, karena penyidik bisa saja menggunakan cara-cara yang tidak benar dalam mencari pelaku, kabar yang kami dengar dari kuasa hukum terduga bahwa ancaman, intimidasi bahkan penganiayaan digunakan oleh penyidik Polres Malteng untuk bisa mambuat terduga buka mulut dan mengaku seakan-akan terduga adalah pelakunya.
Kami minta agar penyidik harus punya etika sesuai hukum formil dalam menangani sebuah perkara jangan asal sidik, tapi, tugas polisi untuk mengungkapkan kebenaran materiil harus menjunjung tinggi KUHAP sebagai aturan formil yang menjadi panduan penyidik untuk menangani perkara.
Lanjut semmy, terhadap cara-cara penyidik memeriksa terduga dengan cara intimidasi, ancaman dan penganiayaan kami selaku keluarga korban akan melaporkan Kapolres Malteng dalam hal ini penyidik ke KOMISI HAK ASASI MANUSIA RI PERWAKILAN MALUKU, saya sudah berkoordinasi dengan komnas HAM untuk melaporkan tindakan penyidik Polres Malteng, kami juga meminta kepada Kapolres Maluku Tengah agar adil dan tidak terkesan memihak, sehingga kinerja institusi POLRI dinilai baik di tengah masyarakat , untuk itu, sketsa wajah dari para perusuh yang menyerang dan membumi hanguskan Negeri Masihulan harus di viralkan ke Media sosial juga biar adil.
Sebagai anak Negeri Masihulan, Semmy Pattisinay. SH, sangat mengapresiasi kinerja polres Malteng dalam menangani perkara penyerangan ke Negeri Masihulan namun saya berharap, harus ada transparansi dari pihak penyidik, tutup semmy.

































