Home / Berita

Rabu, 9 Juli 2025 - 19:52 WIB

Laurens Ilela :Pemalangan Kantor Negeri Lafa Bukanlah Cara Yang Tepat Untuk Menyelesaikan Masalah Dan Merupakan Pelanggaran Hukum

MASOHI-Ketua Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Maluku Tengah, Laurens Ilela, menyayangkan aksi pemalangan kantor Negeri Lafa yang dilakukan oleh Ketua dan Sekretaris Saniri Negeri, Drik Tehuayo dan Gustaf Rehena.

Dirinya menilai tindakan tersebut tidak menyelesaikan persoalan, bahkan justru memperkeruh suasana di tengah masyarakat yang ada.

Hal tersebut disampaikan Laurens Ilela kepada awak media, pada Rabu, (9/7/2025).

Adapun pemalangan tersebut terjadi pada Jumat malam, (4/7/2025), di Negeri Lafa, Kecamatan Telutih, Kabupaten Maluku Tengah.

Menurutnya, aksi pemalangan kantor negeri merupakan bentuk pelanggaran hukum yang diatur dalam Pasal 170, Pasal 160, dan Pasal 406 KUHP. Ia memastikan bahwa persoalan ini kini telah ditangani oleh pihak Polsek Telutih, dan palang yang sempat dipasang telah dibuka kembali,ujar Laurens.

Baca Juga  Rektor Unpatti Ambon mengucapkan Selamat atas dilantiknya Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku

Dikatakan”pemalangan kantor negeri bukanlah cara yang tepat untuk menyelesaikan masalah.

Laurens berharap ,semua pihak dapat menempuh jalur komunikasi dan mencari solusi yang damai,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam menjaga stabilitas dan memajukan Negeri Lafa. PABPDSI, ungkapLaurens dan dirinya siap menjadi jembatan komunikasi agar permasalahan serupa tidak kembali terjadi, pungkasnya.

Laurens juga turut menyampaikan permohonan maaf kepada Kepala Pemerintahan Negeri Lafa, Bapak Nothje Ilela, serta kepada seluruh masyarakat Negeri Lafa.

Baca Juga  Usai Hadiri Upacara HUT ke-81 RI, Anggota DPRD Maluku Tegaskan Komitmen Perjuangkan Kepentingan Rakyat

Laurens menambahkan, insiden ini dapat menjadi pelajaran penting bagi semua pihak agar lebih mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan,harapnya.

“Lanjutnya, kami juga berkomitmen membantu menyelesaikan masalah ini, serta mempererat hubungan antara masyarakat dan pemerintah negeri. Semua dapat diselesaikan dengan baik jika ada dialog dan kerja sama.

Sebagai Ketua PABPDSI Malteng, dirinya juga memberikan apresiasi kepada jajaran kepolisian, khususnya Kapolres Maluku Tengah, Kasat Intel, dan Kapolsek Telutih atas respons cepat mereka dalam menangani situasi ini hingga kondusif kembali, tutupnya.

Share :

Baca Juga

Berita

SK Kenaikan Pangkat Diduga Bodong, Pemprov Maluku Siapkan Langkah Hukum!

Berita

Buka Mubes IV Latupati Maluku, Lewerissa Tekankan Kerukunan Adat dan Penyelesaian Konflik Petuanan

Berita

Buka ICAST 2026, Lewerissa Dorong Sains dan Teknologi Jadi Penggerak Pembangunan Maluku

Berita

Wali Kota Ambon Perintahkan Inspektorat Usut Dugaan SK Bodong Kenaikan Pangkat ASN

Berita

Bodewin Wattimena: Pembangunan Ambon Tak Cukup dengan Teknologi Canggih, Manfaatnya Harus Dirasakan Semua Warga

Berita

DPRD Maluku Soroti Keberlanjutan Irpom, 324 Unit Efektif dan Dua Lokasi Terkendala

Berita

Unpatti Tekankan Integritas dan Tanggung Jawab Sosial bagi Penerima Beasiswa Cahaya Pintar YBM PLN

Berita

Unpatti Kirim 17 Mahasiswa Hukum ke Bali, Siap Pertahankan Prestasi Emas di Kompetisi Peradilan Semu