Home / Berita

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:59 WIB

Wali Kota Ambon Gandeng FST Unpatti Tingkatkan Kualitas Guru dan Dorong Uji Emisi Kendaraan

AMBON, GlobalMaluku.id – Pemerintah Kota Ambon terus memperkuat kolaborasi dengan kalangan akademisi untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia dan lingkungan yang berkelanjutan. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menegaskan bahwa transformasi pendidikan harus dimulai dari peningkatan kapasitas guru sebagai fondasi utama dalam menciptakan generasi unggul di masa depan.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota saat menerima audiensi pimpinan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Pattimura di Balai Kota Ambon, Rabu (3/6/2026).

Menurut Wattimena, peningkatan mutu pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik semata, tetapi juga harus menyentuh aspek kompetensi tenaga pendidik secara menyeluruh, mencakup kompetensi profesional, pedagogik, sosial, dan kepribadian sesuai standar pendidikan nasional.

“Guru yang berkualitas akan menghasilkan proses pembelajaran yang lebih efektif dalam membentuk karakter, kemampuan berpikir kritis, serta daya saing generasi muda di era digital ini,” ujarnya.

Dorong Inovasi Pembelajaran Berbasis Teknologi

Selain peningkatan kualitas guru, Pemkot Ambon juga berkomitmen mempercepat pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan. Menurut Wali Kota, sistem pembelajaran di sekolah harus mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus berkembang.

Baca Juga  Kapolres SBB Sampaikan pesan ini Pada Personilnya

Ia menekankan bahwa pendidikan tidak boleh hanya berorientasi pada prestasi perlombaan atau pencapaian jangka pendek, tetapi harus mampu membangun pemahaman yang mendalam dan berkelanjutan bagi peserta didik terhadap ilmu yang dipelajari.

Dalam konteks tersebut, peran Fakultas Sains dan Teknologi Unpatti dinilai sangat strategis untuk mendukung pengembangan model pembelajaran inovatif berbasis sains, teknologi, dan literasi digital yang sesuai dengan kebutuhan siswa di Kota Ambon.

“Kolaborasi ini diharapkan dapat melahirkan berbagai inovasi pendidikan yang mampu meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di sekolah-sekolah,” katanya.

Siapkan Program Uji Emisi untuk Kendalikan Polusi Udara

Tak hanya fokus pada sektor pendidikan, Pemkot Ambon juga mulai menyiapkan langkah konkret dalam pengendalian pencemaran udara melalui penerapan program uji emisi kendaraan bermotor.

Menurut Wattimena, kebijakan tersebut menjadi bagian dari strategi pembangunan lingkungan perkotaan yang berkelanjutan dan membutuhkan dukungan ilmiah dari kalangan akademisi.

Untuk itu, kerja sama antara FST Unpatti dengan perangkat daerah terkait, khususnya Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon, akan segera diperkuat.

“Saya meminta Kepala Dinas Perhubungan dan Kepala DLHP untuk segera menindaklanjuti kolaborasi ini. Pendekatan ilmiah dan dukungan akademik sangat diperlukan dalam pengukuran kualitas udara, pemetaan data pencemaran, hingga perumusan kebijakan pengendalian polusi udara yang tepat sasaran di Kota Ambon,” tegasnya.

Baca Juga  Polda Maluku Gelar Sertijab Bagi Tiga Pejabat Utama Dan Kapolres Buru

Bangun Kemitraan Jangka Panjang

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota didampingi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Ambon, Ronald Lekransy, pejabat Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Ambon, Rini M. Salampessy, serta perwakilan Dinas Pendidikan Kota Ambon.

Wattimena berharap pertemuan tersebut menjadi titik awal terbentuknya kemitraan jangka panjang antara Pemerintah Kota Ambon dan FST Unpatti dalam mendukung pembangunan daerah berbasis ilmu pengetahuan dan inovasi.

“Pemerintah daerah membutuhkan dukungan akademik yang kuat agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar berbasis data, hasil riset, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata, baik untuk saat ini maupun masa depan,” tandasnya.

Kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi ini diharapkan menjadi motor penggerak lahirnya berbagai inovasi di bidang pendidikan dan lingkungan hidup, sekaligus memperkuat posisi Kota Ambon sebagai kota yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Share :

Baca Juga

Berita

Jusuf Kalla kepada Wisudawan Unpatti: Jangan Hanya Jadi Pencari Kerja, Generasi Muda Harus Mampu Ciptakan Lapangan Kerja

Berita

Wisuda 1.713 Lulusan Unpatti, Pemprov Maluku Tantang Sarjana Hadirkan Inovasi dan Perubahan

Berita

Vanath Ungkap Tantangan Ekonomi Maluku di Hadapan Jusuf Kalla, Investasi dan Lapangan Kerja Jadi Sorotan

Berita

βMAPAN Hadir di Wisuda Unpatti, Disnaker Ambon Buka Akses Kerja bagi Fresh Graduate

Berita

HPN Bukan Milik PWI, Petrus Oratmangun dan Hamdi Jempot Desak Kesetaraan Seluruh Insan Pers

Berita

Wagub Maluku Buka Sahari Dilahasuang di Negeri Laha, UMKM dan Kuliner Lokal Didorong Jadi Penggerak Ekonomi

Berita

Ely Toisutta dan Dody Wiranto Ajak Pemuda Maluku Jadi Pelopor Kreativitas dan Pelestarian Budaya di Era Digital

Berita

Solichin Buton Warning Pembebasan Lahan TPU Arbes: Status Tanah Harus Jelas, Hindari Masalah Hukum