AMBON, GlobalMaluku.ID | Mengantongi ijazah perguruan tinggi belum menjadi jaminan seseorang mudah memperoleh pekerjaan. Keterbatasan informasi lowongan, kesiapan kompetensi, hingga minimnya pengalaman profesional masih menjadi tantangan bagi para lulusan baru atau fresh graduate saat memasuki dunia kerja.
Menjawab tantangan tersebut, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Ambon menghadirkan inovasi βMAPAN (Pos Pelayanan Informasi Ketenagakerjaan Bergerak), sebuah terobosan pelayanan publik yang dirancang untuk mendekatkan akses informasi dan layanan ketenagakerjaan kepada masyarakat, khususnya mahasiswa dan lulusan perguruan tinggi.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Ambon, Vedya Kuncoro, dalam keterangannya, Minggu (1/11/2026), mengatakan βMAPAN merupakan upaya mengubah pola pelayanan ketenagakerjaan agar lebih mudah dijangkau, informatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, melalui inovasi ini, masyarakat tidak hanya memperoleh informasi lowongan pekerjaan, tetapi juga mendapatkan pendampingan untuk mempersiapkan diri menghadapi persaingan pasar kerja.
Berbagai layanan disiapkan melalui βMAPAN, mulai dari klinik informasi ketenagakerjaan, penerbitan Kartu AK-I atau Kartu Kuning, informasi pasar kerja, konseling dan bimbingan karier, bengkel kesiapan kerja, hingga rujukan pelatihan dan kewirausahaan.
Tidak hanya itu, βMAPAN juga menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk memanfaatkan ekosistem digital SIAPkerja milik Kementerian Ketenagakerjaan. Melalui platform tersebut, pencari kerja dapat mengakses informasi lowongan pekerjaan, pelatihan, sertifikasi kompetensi, hingga pengembangan kewirausahaan.
Salah satu peluang yang menjadi perhatian Disnaker Ambon adalah Program Magang Nasional melalui platform MagangHub. Program ini dinilai dapat menjadi jembatan bagi lulusan baru untuk memperoleh pengalaman profesional sekaligus meningkatkan kompetensi sebelum memasuki dunia kerja.
Vedya menyampaikan, pendaftaran Program Magang Nasional masih dibuka hingga 4 November 2026. Kesempatan tersebut diperuntukkan bagi lulusan perguruan tinggi dengan masa kelulusan maksimal satu tahun, termasuk para wisudawan Universitas Pattimura (Unpatti) yang mengikuti prosesi wisuda pada 2 November 2026.
Karena itu, para lulusan baru diimbau segera membuat akun SIAPkerja, melengkapi profil, serta menyiapkan dokumen persyaratan melalui fitur MagangHub sebelum batas waktu pendaftaran berakhir.
Sebagai langkah konkret, Disnaker Kota Ambon bekerja sama dengan Ikatan Keluarga Alumni Universitas Pattimura (IKAPATTI) akan membuka pos pelayanan βMAPAN pada kegiatan wisuda Unpatti, Senin (2/11/2026).
Pos pelayanan tersebut ditempatkan di depan Fakultas Teknik. Bahkan, pelayanan pencetakan Kartu AK-I yang biasanya dilakukan di Kantor Disnaker Kota Ambon untuk hari tersebut dipindahkan langsung ke lokasi wisuda.
Dengan demikian, para wisudawan, keluarga, maupun civitas akademika yang membutuhkan informasi dan layanan ketenagakerjaan dapat mengaksesnya secara langsung tanpa harus mendatangi kantor Disnaker.
Ke depan, layanan bergerak βMAPAN direncanakan menjangkau kegiatan wisuda di perguruan tinggi lainnya, termasuk lulusan SMA dan SMK, dengan mempertimbangkan ketersediaan sumber daya serta program kerja Disnaker.
Vedya berharap inovasi βMAPAN dapat memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan dunia kerja sekaligus memperluas kesempatan generasi muda Kota Ambon untuk memperoleh pekerjaan.
Melalui terobosan ini, Disnaker Ambon ingin memastikan bahwa momentum kelulusan bukan sekadar seremoni penerimaan ijazah, tetapi juga menjadi titik awal bagi generasi muda untuk memasuki dunia kerja dengan bekal informasi, kompetensi, dan peluang yang lebih terbuka.
βMAPAN pun diharapkan menjadi jembatan antara lulusan pendidikan dan kebutuhan pasar kerja, sehingga generasi muda Ambon tidak hanya siap menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha dan lapangan pekerjaan. (***)



































