Home / Pendidikan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:56 WIB

Cegah Karhutla dan Perkuat Data Desa, Mahasiswa KKN Unpatti Turun ke Empat Desa di Kairatu Barat

SERAM BAGIAN BARAT, GlobalMaluku.id — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pattimura (Unpatti) Angkatan LIII Gelombang I Tahun Akademik 2026/2027 mulai mengimplementasikan program pengabdian masyarakat di Kecamatan Kairatu Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), dengan fokus pada penguatan data desa dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sebanyak empat desa menjadi lokasi pelaksanaan program tersebut, yakni Desa Waesamu, Nuruwe, Kamal, dan Waisarisa. Penempatan mahasiswa berlangsung pada Kamis (15/10/2026) dan disambut langsung oleh pemerintah desa masing-masing.

Mengusung tema “Membangun Desa melalui KKN Berdampak”, program ini diarahkan untuk membantu meningkatkan kapasitas pemerintah desa, memperkuat partisipasi masyarakat, serta menghadirkan kegiatan pengabdian yang sesuai dengan kebutuhan nyata di lapangan.

Pelaksanaan KKN berada di bawah koordinasi Ketua Pengelola KKN Unpatti, Prof. Dr. Ir. Jusuf Leiwakabessy, M.S. Sementara itu, Dosen Pendamping Lapangan (DPL), Dr. Meigy Nelce Mailoa, S.Pi., M.Si., menjelaskan bahwa mahasiswa akan menjalankan program prioritas, program utama, dan program pendamping yang disesuaikan dengan potensi serta persoalan di setiap desa.

Desa Data Week Jadi Langkah Awal Pemetaan Kebutuhan

Salah satu program prioritas yang akan dilaksanakan adalah Desa Data Week, yakni kegiatan intensif selama tujuh hari untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menyajikan informasi mengenai kondisi serta kebutuhan masyarakat desa.

Baca Juga  Anak Petani Raih Predikat Wisudawan Terbaik Unpatti, Dina Artika Br Sembiring Buktikan Mimpi Bisa Dicapai

Menurut Meigy Nelce Mailoa, program tersebut menjadi tahap awal yang penting sebelum mahasiswa menjalankan berbagai kegiatan pengabdian lainnya. Ketersediaan data yang akurat diharapkan membantu pemerintah desa menetapkan prioritas pembangunan secara lebih terarah dan tepat sasaran.

Pelaksanaannya menggunakan pendekatan sistematis Data, Design, Action, Impact, Publication. Siklus kegiatan meliputi pengenalan kondisi desa, mendengarkan aspirasi masyarakat, mendiskusikan persoalan prioritas, menganalisis data, merancang program, menulis artikel, hingga mempresentasikan hasil temuan.

Melalui proses tersebut, mahasiswa diharapkan tidak sekadar menjalankan kegiatan rutin KKN, tetapi juga menghasilkan informasi yang dapat dimanfaatkan pemerintah desa sebagai bahan pertimbangan dalam perencanaan pembangunan.

Desa Bebas Bakar untuk Tingkatkan Kesadaran Lingkungan

Selain penguatan data, mahasiswa KKN Unpatti juga mengusung program Desa Bebas Bakar sebagai respons terhadap persoalan kebakaran hutan dan lahan.

Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai risiko pembakaran terbuka serta pentingnya pengelolaan lingkungan tanpa membakar lahan.

Pelaksanaannya melibatkan pemerintah desa, tokoh masyarakat, pemuda, dan berbagai unsur warga agar pesan pencegahan karhutla dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Baca Juga  Unpatti Buka Jalur Mandiri II, Masih Tersedia Lebih dari 1.100 Kursi untuk Calon Mahasiswa Baru

Pendekatan kolaboratif tersebut diharapkan mendorong tumbuhnya kebiasaan pengelolaan lingkungan yang lebih aman dan bertanggung jawab. Dengan demikian, pencegahan kebakaran tidak hanya bergantung pada penanganan ketika api muncul, tetapi juga pada kesadaran masyarakat untuk mengurangi risiko sejak awal.

KKN Berdampak Ditargetkan Beri Manfaat Berkelanjutan

Melalui pelaksanaan dua program prioritas tersebut, mahasiswa KKN Unpatti diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi empat desa di Kecamatan Kairatu Barat.

Penguatan basis data desa diharapkan membantu memperbaiki tata kelola pemerintahan dan penentuan prioritas pembangunan. Sementara itu, program Desa Bebas Bakar diharapkan memperkuat partisipasi warga dalam menjaga lingkungan.

Keberhasilan program akan sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat, dukungan pemerintah desa, serta keberlanjutan kegiatan setelah masa pengabdian mahasiswa berakhir.

Dengan pendekatan KKN Berdampak, Universitas Pattimura mendorong mahasiswa menjadikan ilmu pengetahuan sebagai sarana pemecahan masalah sekaligus membangun kemitraan dengan masyarakat. Program ini diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas lokal dan mendorong pembangunan desa yang lebih terarah serta berkelanjutan.

Share :

Baca Juga

Pendidikan

REKTOR UNPATTI PERKUAT JEJARING AKADEMIK INTERNASIONAL, BANGUN KERJA SAMA DENGAN GUANGXI CHINA

Pendidikan

67 Tahun, FISIP Unpatti Terus Lahirkan Gagasan Strategis bagi Pembangunan di Maluku

Pendidikan

Dorong Digitalisasi Warisan Musik Maluku, Unpatti Gelar Kuliah Umum Internasional.

Pendidikan

Tutup Kuliah Umum Internasional Diaspora, Rektor Unpatti Gagas ‘Unpatti MusicMetric’ dan Dorong Internasionalisasi.

Pendidikan

Rektor Tekankan Penguatan Tata Kelola Akademik melalui Revisi Peraturan Akademik

Pendidikan

English Talk and Share UGM Buka Jendela Dunia bagi Anak-anak Ohoi Elaar Lamagorang

Pendidikan

Anak Petani Raih Predikat Wisudawan Terbaik Unpatti, Dina Artika Br Sembiring Buktikan Mimpi Bisa Dicapai

Pendidikan

715 Guru dari 31 Provinsi dan Luar Negeri Ikuti Orientasi Akademik PPG Unpatti, Rektor Targetkan Seluruh Peserta Lulus