Home / Pendidikan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:55 WIB

REKTOR UNPATTI PERKUAT JEJARING AKADEMIK INTERNASIONAL, BANGUN KERJA SAMA DENGAN GUANGXI CHINA

GLOBALMALUKU.ID, AMBON | Rektor Universitas Pattimura (Unpatti), Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd., menghadiri kegiatan Discussion and Exchange with Guangxi Academy of Social Sciences and Guangxi Minzu University pada 12 Oktober 2026. Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat hubungan akademik internasional sekaligus memperluas peluang kerja sama pendidikan tinggi antara Indonesia dan China.

Kegiatan tersebut mempertemukan Universitas Pattimura dengan Guangxi Academy of Social Sciences dan Guangxi Minzu University dalam upaya mendorong pertukaran pengetahuan, pengalaman, serta pengembangan kualitas pendidikan tinggi di tingkat global.

Dalam sambutannya, Rektor Unpatti menyampaikan apresiasi atas kesempatan untuk hadir dan membangun dialog akademik bersama kedua institusi tersebut.

“Suatu kehormatan bagi saya untuk hadir di Guangxi Academy of Social Sciences dan Guangxi Minzu University sebagai Rektor Universitas Pattimura,” ungkap Fredy.

Ia menjelaskan, Universitas Pattimura yang berada di Provinsi Maluku memiliki latar belakang wilayah dengan kekayaan budaya, bahasa, komunitas, dan tradisi yang beragam. Menurutnya, keberagaman tersebut bukan sekadar identitas masyarakat, melainkan juga sumber pengetahuan dan pembelajaran yang penting bagi pengembangan dunia akademik.

Baca Juga  Wakil Gubernur Hadiri Safari Ramadhan Di Kabupaten SBB

“Bagi kami, keberagaman bukan hanya bagian dari identitas masyarakat, tetapi juga merupakan sumber pengetahuan dan pembelajaran,” ujarnya.

Fredy menegaskan, kerja sama dengan Guangxi Academy of Social Sciences dan Guangxi Minzu University membuka peluang untuk memperkuat kolaborasi akademik, dialog antarbudaya, serta mobilitas mahasiswa dan dosen.

Kerja sama tersebut juga dinilai penting untuk membangun pemahaman bersama antara Indonesia, China, dan kawasan ASEAN, terutama di tengah kebutuhan perguruan tinggi untuk memperluas perspektif serta meningkatkan kualitas pendidikan melalui hubungan internasional.

Lebih lanjut, Rektor Unpatti menekankan bahwa perguruan tinggi memiliki peran yang lebih luas daripada sekadar menjalankan kerja sama antarlembaga. Universitas juga menjadi ruang untuk membangun hubungan antarmanusia, mempererat saling pengertian, dan menciptakan kemitraan yang berkelanjutan.

Baca Juga  Dorong Digitalisasi Warisan Musik Maluku, Unpatti Gelar Kuliah Umum Internasional.

“Atas nama Universitas Pattimura, saya menyampaikan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada kami,” tutupnya.

Pertemuan pada 12 Oktober 2026 ini menjadi bagian penting dari upaya memperluas jejaring internasional Universitas Pattimura. Melalui dialog dan pertukaran gagasan dengan institusi akademik di China, Unpatti diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi yang semakin luas dalam pengembangan pendidikan tinggi, pertukaran pengetahuan, serta penguatan hubungan antarbudaya.

Bagi Maluku, perluasan jejaring akademik internasional tersebut menjadi peluang untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi daerah ke tingkat global, sekaligus memperluas wawasan akademik melalui interaksi dengan institusi pendidikan dan penelitian di luar negeri.

Share :

Baca Juga

Pendidikan

67 Tahun, FISIP Unpatti Terus Lahirkan Gagasan Strategis bagi Pembangunan di Maluku

Pendidikan

Dorong Digitalisasi Warisan Musik Maluku, Unpatti Gelar Kuliah Umum Internasional.

Pendidikan

Tutup Kuliah Umum Internasional Diaspora, Rektor Unpatti Gagas ‘Unpatti MusicMetric’ dan Dorong Internasionalisasi.

Pendidikan

Rektor Tekankan Penguatan Tata Kelola Akademik melalui Revisi Peraturan Akademik

Pendidikan

Lahirkan 15 Dokter Baru, Unpatti Teguhkan Komitmen Mencetak “Dokter Pulau”

Pendidikan

English Talk and Share UGM Buka Jendela Dunia bagi Anak-anak Ohoi Elaar Lamagorang

Pendidikan

Anak Petani Raih Predikat Wisudawan Terbaik Unpatti, Dina Artika Br Sembiring Buktikan Mimpi Bisa Dicapai

Pendidikan

Rektor Unpatti Dorong Mahasiswa Jadi Wirausahawan Inovatif, 220 Mahasiswa Ikuti PMW 2026