AMBON, GLOBALMALUKU.ID | Universitas Pattimura (Unpatti) melepas Kontingen Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Hotumese untuk mengikuti Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Mahasiswa Tingkat Nasional XVIII Tahun 2026 yang berlangsung di Universitas Tarumanagara, Jakarta, pada 21–23 Oktober 2026.
Pelepasan kontingen berlangsung di Lantai 2 Aula Rektorat Universitas Pattimura, Jumat (16/10/2026), sebagai bentuk dukungan institusi terhadap pengembangan bakat mahasiswa di bidang seni musik dan paduan suara gerejawi, sekaligus upaya membawa nama baik almamater di tingkat nasional.
Ketua Kontingen PSM Universitas Pattimura yang juga Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Hubungan Masyarakat dan Alumni, Dr. Nur Aida Kubangun, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menegaskan pentingnya kesiapan fisik dan mental seluruh peserta menjelang kompetisi.
Ia menjelaskan, kontingen yang diberangkatkan terdiri atas penyanyi, dirigen, pemain musik, dosen pendamping yang juga bertindak sebagai pembina PSM Hotumese, serta ofisial yang akan mendukung kelancaran keikutsertaan tim dalam ajang nasional tersebut.
Nur Aida mengingatkan para peserta agar memanfaatkan waktu persiapan dengan baik melalui latihan yang konsisten, tanpa mengabaikan kondisi kesehatan, terutama kesehatan suara sebagai modal utama dalam penampilan paduan suara.
“Harapan Ibu, adik-adik semua dapat menjaga kesehatan dengan baik. Tetap berlatih, tetapi jangan sampai mengabaikan kondisi tubuh, terutama suara, sehingga ketika tiba di Jakarta dan memasuki perlombaan, semuanya berada dalam kondisi yang fit,” pesannya.
Menurutnya, persiapan yang matang tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis dalam bernyanyi, tetapi juga oleh kondisi tubuh yang prima. Karena itu, setiap anggota kontingen diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara latihan, istirahat, dan kesiapan menghadapi kompetisi.
Selain kesiapan individu, Nur Aida juga menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi selama mengikuti kegiatan. Berbagai kendala yang berpotensi muncul, kata dia, perlu disikapi secara bijaksana melalui kerja sama antara mahasiswa, dosen pendamping, dan ofisial.
Kebersamaan dan koordinasi tersebut dinilai menjadi faktor penting agar seluruh anggota kontingen dapat berkonsentrasi pada persiapan serta menampilkan kemampuan terbaik ketika tampil di hadapan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Dalam rangkaian pelepasan, Nur Aida menyerahkan bendera kontingen PSM Hotumese kepada dosen pendamping, Francis Y. Rumlawang, S.Si., M.Si. Penyerahan bendera itu menjadi simbol kepercayaan dan dukungan Universitas Pattimura kepada kontingen yang akan mewakili kampus dalam Pesparawi Mahasiswa Nasional XVIII Tahun 2026.
Suasana pelepasan turut diisi dengan persembahan lagu oleh anggota PSM Hotumese. Penampilan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus memperlihatkan kesiapan kontingen menjelang keberangkatan ke Jakarta.
Keikutsertaan PSM Hotumese dalam ajang nasional ini diharapkan tidak hanya menjadi kesempatan untuk mengembangkan kemampuan musikal mahasiswa, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat persaudaraan, kedisiplinan, kebersamaan, dan sportivitas melalui seni paduan suara gerejawi.
Universitas Pattimura berharap PSM Hotumese mampu memberikan penampilan terbaik, membawa semangat kebersamaan, serta mengharumkan nama almamater melalui prestasi dalam Pesparawi Mahasiswa Tingkat Nasional XVIII Tahun 2026 di Jakarta.
Dengan persiapan yang matang dan dukungan universitas, kontingen PSM Hotumese diharapkan dapat menjalani kompetisi dengan penuh percaya diri serta menjadikan ajang tersebut sebagai pengalaman berharga dalam pengembangan bakat dan prestasi mahasiswa.



































