Home / Pendidikan

Senin, 2 November 2026 - 14:47 WIB

Wisuda 1.713 Lulusan, Rektor Unpatti Tegaskan Transformasi Kampus Menuju Universitas Kelas Dunia

AMBON, GlobalMaluku.ID |Universitas Pattimura (Unpatti) terus memperkuat transformasi kelembagaan melalui peningkatan mutu akademik, penguatan riset, pencapaian indikator kinerja utama, serta pengembangan jejaring internasional. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Unpatti untuk meningkatkan daya saing lulusan sekaligus mewujudkan perguruan tinggi berkelas dunia (World Class University).

Komitmen tersebut ditegaskan Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd., dalam sambutannya pada Rapat Terbuka Luar Biasa Senat Universitas Pattimura dalam rangka Wisuda Periode Oktober Tahun Akademik 2026, di Auditorium Unpatti, Ambon, Senin (2/11/2026).

Dalam momentum akademik tersebut, Unpatti mewisudakan sebanyak 1.713 lulusan dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari program sarjana, magister, doktor, profesi guru hingga profesi dokter.

Rinciannya, sebanyak 1.621 lulusan program sarjana, 70 magister, enam doktor, satu lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG), serta 15 lulusan Pendidikan Profesi Dokter. Dari jumlah tersebut, terdapat 56 lulusan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Kabupaten Kepulauan Aru dan 51 lulusan PSDKU Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).

Rektor mengungkapkan, berdasarkan data akademik, rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) lulusan mencapai 3,44 dengan rata-rata masa studi 4 tahun.

Menurutnya, keberhasilan perguruan tinggi saat ini tidak lagi semata-mata diukur dari jumlah mahasiswa yang berhasil menyelesaikan pendidikan, tetapi juga dari dampak nyata yang dihasilkan lulusan bagi masyarakat, bangsa, dan dunia global.

“Perguruan tinggi hari ini tidak lagi hanya sekadar mengukur dari seberapa besar mahasiswanya yang lulus, tetapi dari seberapa besar dampak nyata yang dihasilkan bagi masyarakat, bangsa, dan dunia global,” tegasnya.

Rektor juga menekankan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni pelepasan akademik, melainkan momentum akuntabilitas publik bagi institusi pendidikan tinggi untuk menunjukkan tanggung jawab dan kontribusinya terhadap pembangunan.

Baca Juga  SMPTK Yafila Penamatan perdana lukusannya

Dalam beberapa tahun terakhir, Unpatti secara konsisten memfokuskan transformasi kelembagaan pada tiga pilar utama.

Pertama, akselerasi capaian Indikator Kinerja Utama (IKU), terutama peningkatan kualitas lulusan agar memperoleh pekerjaan layak, pengalaman mahasiswa di luar kampus, keterlibatan dosen dalam aktivitas profesional di luar perguruan tinggi, serta pemanfaatan hasil kerja dan penelitian dosen oleh masyarakat maupun dunia industri.

Kedua, penguatan dan pengembangan mutu akademik melalui pemutakhiran kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), penguatan ekosistem riset kolaboratif antara dosen dan mahasiswa, serta integrasi teknologi digital dalam proses pembelajaran.

Melalui langkah tersebut, Unpatti berupaya menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki kemampuan analisis, etika profesional, dan daya adaptasi tinggi dalam menghadapi perubahan zaman.

Ketiga, transformasi menuju World Class University. Upaya ini dilakukan melalui penguatan kerja sama internasional, peningkatan publikasi ilmiah bereputasi global, mobilitas internasional mahasiswa dan dosen, serta penerapan tata kelola universitas yang transparan dan akuntabel.

Dalam pengembangan mutu kelembagaan, Rektor menyampaikan bahwa Unpatti saat ini telah memiliki 19 program studi dengan akreditasi unggul. Selain itu, sebanyak 18 program studi sedang diusulkan untuk mengikuti proses akreditasi internasional dengan agenda visitasi lapangan yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.

Dari sisi sumber daya manusia, Unpatti memiliki 1.343 aparatur sipil negara (ASN), termasuk 127 guru besar dengan 95 orang tercatat aktif. Selain itu, terdapat 423 dosen bergelar doktor dan 756 dosen bergelar magister.

Unpatti juga didukung tenaga dosen dan kependidikan dengan berbagai status kepegawaian, termasuk dosen PPPK, dosen BLU, tenaga kependidikan PNS, PPPK paruh waktu, dan tenaga kependidikan BLU.

Baca Juga  Dinas Perikanan Kota Ambon Tuntaskan Tiga Program Prioritas

Sementara itu, jumlah mahasiswa aktif Universitas Pattimura pada Tahun Akademik 2026/2027 mencapai 32.842 orang.

Pada kesempatan tersebut, Rektor turut memberikan apresiasi kepada para dosen yang berhasil menyelesaikan pendidikan doktor. Ia menyebut sejumlah nama dosen yang meraih gelar doktor, di antaranya Dr. Lamba D. Saleh, Dr. Maria A. Hativey, Dr. Astri D. Taguella, Dr. Amsalom Luther Mas, Dr. Stanny R. Siahaya, Dr. Dominikus Tahya, dan Dr. Restia Kristianti.

Secara khusus, Rektor menyampaikan penghargaan kepada Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Dr. (H.C.) Muhammad Jusuf Kalla, atas kehadirannya dalam momentum wisuda tersebut.

Menurutnya, kehadiran Jusuf Kalla memberikan makna tersendiri bagi keluarga besar Unpatti, terutama melalui nilai-nilai kepemimpinan, semangat kebangsaan, perdamaian, kedisiplinan, kewirausahaan, serta orientasi pada kerja nyata dan penyelesaian masalah.

Nilai-nilai pengabdian Jusuf Kalla kepada bangsa dan negara dinilai relevan untuk menjadi teladan bagi para lulusan dalam menghadapi dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.

Kepada 1.713 wisudawan dan wisudawati, Rektor mengingatkan bahwa gelar akademik yang diperoleh merupakan hasil perjuangan, ketekunan, dan pengorbanan panjang, termasuk dukungan dosen, orang tua, serta keluarga.

Ia berharap para lulusan mampu membawa nama baik almamater, menjaga integritas, dan mengimplementasikan ilmu pengetahuan dalam kehidupan nyata.

Wisuda Periode Oktober 2026 ini sekaligus menjadi penegasan arah pengembangan Universitas Pattimura. Dengan jumlah mahasiswa aktif mencapai lebih dari 32 ribu orang, dukungan sumber daya akademik, serta penguatan akreditasi dan jejaring internasional, Unpatti dituntut terus membuktikan kualitasnya melalui pendidikan yang bermutu, penelitian yang berdampak, dan kontribusi nyata bagi pembangunan Maluku maupun Indonesia.

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Raih IPK 3,84 Lewat Beasiswa KIP, Kristina Patinama Ingin Anak Maluku dari Pelosok Mendapat Kesempatan Pendidikan yang Sama

Pendidikan

Menuju Pesparawi Nasional XVIII di Jakarta, PSM Hotumese Unpatti Dilepas dengan Pesan Jaga Kesehatan dan Harumkan Almamater

Pendidikan

Cegah Karhutla dan Perkuat Data Desa, Mahasiswa KKN Unpatti Turun ke Empat Desa di Kairatu Barat

Pendidikan

REKTOR UNPATTI PERKUAT JEJARING AKADEMIK INTERNASIONAL, BANGUN KERJA SAMA DENGAN GUANGXI CHINA

Pendidikan

67 Tahun, FISIP Unpatti Terus Lahirkan Gagasan Strategis bagi Pembangunan di Maluku

Pendidikan

Dorong Digitalisasi Warisan Musik Maluku, Unpatti Gelar Kuliah Umum Internasional.

Pendidikan

Tutup Kuliah Umum Internasional Diaspora, Rektor Unpatti Gagas ‘Unpatti MusicMetric’ dan Dorong Internasionalisasi.

Pendidikan

Rektor Tekankan Penguatan Tata Kelola Akademik melalui Revisi Peraturan Akademik