FOKUS GM

Home / Berita

Jumat, 17 November 2023 - 23:08 WIB

Menggunakan Topeng Organisasi, Andi Nur Akbar Dan Pj Bupati SBB, Kompak Kepung OPD

GlobalMaluku.ID,Piru-Pj Bupati Kabupaten Seram Bagian barat propinsi Maluku, Jendral TNI Andi Chandra As’adudin merupakan pimpimpinan yang unik, dan cukup sadis

Pasalnya selama masa tugasnya Pj Bupati cuma mengelola anggaran daerah sendiri demi kepentingan pribadi,.”Cara Pj Bupati agar mendapat dukungan ,Pj Bupati Andi Chandra mencari se-seorang agar bisa di jadikan sebagai alat untuk monitor semua kebijakannya.

Terutama untuk mengatur semua pekerjaan proyek yang berada di semua OPD di kabupaten SBB, selain itu orang yang di pakai oleh Pj Bupati juga harus bisa berbicara ke publik bila ada sorotan media nanti.

Pantauan media ini, Jumat(17/11/2023)(Andi Nur Akbar salah satu pengurus organisasi yang di beritakan memiliki jabatan di salah satu organisasi, sebagai Fungsionaris HIPMI Maluku , adalah salah seorang yang sedang di pakai oleh Pj Bupati untuk mengatur semua ini.

Sekarang peranan Akbar sebagai alat untuk Pj Bupati sedang berjalan sesuai rencana sang Jendral itu, Pembentukan kelompok masyarakat (POKMAS) telah terbentuk, namun kelompok ini sebagai pelengkap saja, dan Pepres nomor 15 di jadikan sebagai senjata untuk mengelabui public bila ada masalah nantinya.

Baca Juga  Salah Satu Kepedulian Polri Terhadap Masyarakat, Polsek Manipa Bagikan Puluhan Takjil

Strategi yang di pasang oleh Pj Bupati, berdasarkan hasil yang telah di rampung media ini, dengan jabatan sebagai Pj Bupati, Jendral TNI Andi Chandra berperang untuk menekan OPD.

Sementara Fungsionaris HIPMI Andi Nur Akbar bertugas sebagai alat untuk mengatur semua, termasuk mengatur mereka para kelompok POKMAS, dengan dasar kepercayaan yang di berikan oleh Pj Bupati kepada Andi Nur Akbar sehingga Akbar berkesempatan untuk melakukan apa saja termasuk, meminta panjar duluan dari beberapa kontraktor lokal yang telah di beritakan media ini pada edisi minggu kemarin.

Sekarang yang di kuatirkan jangan sampai semua rekening kelompok masyarakat pokmas di duga di pegang oleh Akbar, bila ada pencairan barulah ketua dan bendahara kelompok di panggil oleh Akbar guna melakukan pencairan dana, setelah itu dana tersebut di ambil oleh Akbar untuk di serahkan kepada Pj Bupati sesuai kesepakatan.

Baca Juga  Kajati luncurkan Logo Bertemakan HUT Ke - 80 Kemerdekaan RI melalui Presiden Prabowo Subianto

Bila hal ini terjadi, maka, kelompok masyarakat (Pokmas) tidak ada gunanya sama sekali, yang lebih fatal lagi, bila ada masalah dengan pekerjaan tersebut, yang berpotensi merugikan keuangan negara maka pokmas yang akan menjadi korban, karena Pj Bupati dan Andi Nur Akbar pasti bela diri, karena mereka tidak terdaftar secara resmi seperti struktur kepengurusan Pokmas,

Yang paling lucu dari semua ini, Akbar selaku Fungsionaris HIPMI Maluku, bisa bersuara di public melangkahi kepala dinas Pendidikan, tetapi Menutup Mulut dengan hangusnya uang daerah senilai Rp 44 Miliar akibat ulah Pj Bupati.

Ternyata Akbar memakai topeng organisasi ini, untuk kepentingan pribadi dan melindungi pejabat, lalu mengabaikan kepentingan Rakyat.

Share :

Baca Juga

Berita

Api Berhasil Dipadamkan, Damkar Pastikan Kebakaran di Kelurahan Uritetu Dipicu Arus Pendek

Berita

Rumah di Kelurahan Uritetu Terbakar, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Berita

Gubernur Maluku Buka LK III HMI Nasional, Tegaskan Kader HMI Harus Jadi Solusi Krisis dan Penggerak Pembangunan

Berita

PLTS Puskesmas Ambon Disorot, Dinkes Buka Fakta: Anggaran Bukan Rp7 Miliar, Kerusakan Murni Persoalan Teknis

Berita

Wali Kota Ambon: LK III HMI Harus Cetak Pemimpin Bangsa yang Visioner dan Berkualitas

Berita

Saiful Chaniago: LK III HMI Harus Lahirkan Pemimpin Visioner untuk Kemajuan Maluku

Berita

Komisi III DPRD Maluku Soroti Utang Subsidi Perumda Panca Karya, Minta Evaluasi Menyeluruh Kinerja Perusahaan

Berita

Unpatti Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba, Dukung Gerakan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045