Home / Berita

Minggu, 31 Desember 2023 - 21:37 WIB

Ombudsman Minta Mendagri Copot Andi Chandra As’addudin dari Pj Bupati SBB

GlobalMaluku.ID,Ambon-Ketidak mampuan penjabat Bupati SBB, Brigjen TNI Andi Chandra as’adudin,dalam mengelola kabupaten SBB sehingga menimbulkan polemik dimana – mana, bahkan kabar ini cukup meresahkan masyarakat, dan sampai ke telinga Perwakilan Ombudsman Rl jakarta di Ambon.

“Memang benar adanya.
persoalan di SBB, dan ini menarik perhatian dari perwakilan lembaga Negara yang berada di ibu kota Provinsi Maluku, ucap Hasan Slamet via telepon selulernya.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Maluku, Hasan Slamet SH MH lewat telepon selulernya, kepada Media ini,pada (Jumat, 29/12/2023)mengaku, sangat prihatin dengan berbagai kondisi dan gejolak di Kabupaten SBB dibawah pimpinan Andi Chandra As’Aduddin.

Menurut Hasan Slamet, berbagai laporan mal administrasi yang dilaporkan ke Ombudsman, yaitu menyangkut tentang kisruh dan ketidak becusan administrasi yang berkaitan dengan pelayanan terhadap rumah sakit daerah di Piru.

Selain itu juga, pembayaran terhadap tenaga Nakes mau pun tenaga Honorer yang tidak tertib

Menurut Slamet, berbagai macam polemik yang terjadi di Kabupaten SBB bermuara dari ketidak profesional Andi Chandra mengelola Kabupaten SBB.

Karena persoalan ini juga, Hasan Slamet meminta,Menteri Dalam Negeri- RI Tito Karnavian untuk kembali meninjau dan mengevaluasi kepemimpinan Andi Chandra As’ Aduddin karena tidak bisa menyelesaikan program pembangunan dan berbagai persoalan di Masyarakat sehingga muncul kekisruhan.

Baca Juga  Hadiri Penyembelihan Hewan Kurban di Mesjid Sultan Hairun Djamil Negeri Laha, Ini Kata Sekot

Dari Persoalan- Persoalan ini, Nampak sekali bahwa Penjabat Bupati SBB itu tidak memiliki kemampuan Leadership dalam hal mengelola Pemerintahan secara baik, makanya Ombudsman menyarankan supaya pihak yang berkompeten, dalam hal ini Mendagri untuk mengevaluasi dan memberhentikan Penjabat Bupati SBB Andi Candra as’adudin.

Slamet juga menyarankan kepada Mendagri, untuk mencari figur – figur yang berkompeten dan memiliki kemampuan untuk mengelola persoalan – persoalan di Masyarakat dan Pembangunan di Bumi Saka Mese Nusa.

Untuk di ketahui, sebelumnya, berbagai organisasi di Tanah air seperti Kontras, ICW dan Perludem juga melaporkan Mendagri RI , Tito Karnavian ke Ombudsman -RI , karena Mereka mensinyalir Tito telah melakukan mal administrasi berkaitan dengan penentuan Penjabat Kepala Daerah dengan menabrak berbagai aturan perundangan dan prinsip demokrasi yang merupakan perbuatan melanggar hukum.

Atas dasar pengaduan tersebut maka, Mereka meminta Ombudsman RI , sesuai tugas dan wewenangnya untuk menerima, memeriksa laporan, dan/atau pengaduan secara transparan dan akuntabel, serta menyatakan mal administrasi tindakan Mendagri dalam menentukan Penjabat Kepala Daerah.
Mereka juga menilai, ada potensi konflik kepentingan dan pelanggaran asas profesionalitas,

Baca Juga  Situasi Dan Kondisi Wilayah Aman, Kapolres SBB Minta Warga Hualoy dan Latu Jangan Mudah Terprovokasi

Soalnya, mereka menduduki dua jabatan sekaligus secara aktif, padahal konflik kepentingan dan pelanggaran asas profesionalitas tidak sesuai dengan Asas-asas Umum Pemerintahan yang Baik (AUPB). Tito juga dinilai menabrak sederet UNDANG-UNDANG dan putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Ternyata apa yang disinyalir oleh sejumlah organisasi tersebut di Kabupaten Seram Bagian Barat, dimana nanti nya terjadi konflik kepentingan kini benar adanya.

Karena dalam jabatan Brigjen Andi Chandra sebagai Penjabat Bupati SBB dan sebagai petinggi TNI aktif, dimana ia ragu- ragu dalam mengambil keputusan terkait nasib Masyarakat SBB sehingga dampaknya adalah APBD SBB mengalami penurunan yang drastis tanpa ada pembangunan di Kabupaten ini.

Andi Chandra yang memiliki pengalaman nihil birokrasi justru membuat rakyat SBB semakin menderita dengan tidak berputarnya roda ekonomi Masyarakat, sehingga Kabupaten SBB ibarat kabupaten mati.

Demi kemajuan dan keselamatan terhadap kebutuhan hidup masyarakat SBB, untuk itu, Hasan Slamet selaku perwakilan Ombudsman Rl jakarta di Ambon, meminta kepada Mendagri, agar Andi Candra harus di evaluasi dari Pj Bupati di kabupaten SBB.

Share :

Baca Juga

Berita

Pemkot Ambon Cetak Sejarah, Raih Opini WTP dari BPK Setelah Bertahun-tahun Disclaimer

Berita

Wali Kota Ambon Gandeng FST Unpatti Tingkatkan Kualitas Guru dan Dorong Uji Emisi Kendaraan

Berita

Wali Kota Ambon Dorong Kolaborasi dengan Unpatti, Perkuat Pendidikan dan Siapkan Uji Emisi Kendaraan

Berita

BNI Serahkan 10 Unit TPS Sampah untuk Ambon, Perkuat Gerakan Kota Bersih dan Sehat

Berita

Wawali Ambon Dorong Pendataan Pelaku Ekonomi Digital dalam Sensus Ekonomi 2026

Berita

BPS Kota Ambon Latih Petugas Sensus Ekonomi 2026, Siapkan Data Berkualitas untuk Ukur Pertumbuhan Ekonomi

Berita

Hari Lahir Pancasila 2026, Wali Kota Ambon: Pancasila Jangkar Moral Bangsa Hadapi Tantangan Global

Berita

Universitas Pattimura Rayakan Iduladha 1447 H: Rektor Ajak Sivitas Akademika Perkuat Nilai Ketaatan, Pengorbanan, dan Kepedulian Sosial