Home / Berita

Jumat, 25 Juli 2025 - 04:30 WIB

Penjaringan CPNS Akan Dihentikan Sementara Oleh Pemkot Ambon

AMBON-Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon akan menghentikan sementara penjaringan calon pegawai negeri sipil (CPNS), karena jumlah pegawai sudah hampir 8.000 orang.

“Saya sudah bilang kepada sekda dan kepala BKD untuk menyurati Pemerintah Pusat untuk kita menghentikan dulu pengangkatan CPNS,” kata Wali Kota Ambon Bodewin M Wattimena di kantor DPRD setempat, Kamis (23/7/2025).

Menurut Bodewin, langkah untuk menghentikan penerimaan pegawai baru harus dilakukan, karena jumlah aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemkot Ambon sudah terlalu banyak dari yang dibutuhkan.

Baca Juga  Kaya Ajak Warga Kota Ambon Jaga Keamanan dan ketertiban di Wilayah Masing-Masing

Pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang hampir 2.000 lebih, ditambah dengan 941 PNS yang baru pada tahun ini, membuat jumlah ASN sudah hampir mencapai 8.0000 orang.

Seleksi CPNS, kata dia, akan kembali dilakukan setelah ada pengurangan pegawai melalui proses pensiun karena masa bakti mereka telah selesai.

“Kita sudah over pegawai di Kota Ambon. Pengangkatan PPPK dua ribu lebih, ditambah dengan 941 PNS, pegawai kita sampai hari ini hampir 8.000, terlalu banyak,” ucapnya.

Selain menghentikan sementara seleksi CPNS, Pemkot Ambon juga tidak akan menerima permintaan mutasi pegawai dari wilayah lainnya, kecuali untuk alasan penyatuan keluarga.

Baca Juga  Barends Mengungkapkan Keprihatinan Yang Mendalam Atas Kebijkan Efisiensi Anggaran Yang Dilakukan Pempus

Hal itu dibuktikan dengan penandatangan moratorium pemindahan ASN dari kabupaten/kota atau daerah lain oleh Wali Kota Bodewin.

“Kecuali bagi mereka yang pindah karena penyatuan keluarga, itu saya izinkan, tapi kalau pindah hanya untuk menambah pengalaman, orang tua sudah berusia lanjut, itu tidak lagi kita terima, kecuali penyatuan keluarga, ikut suami atau istrinya bertugas di sini,” imbuh Bodewin.

Share :

Baca Juga

Berita

Mahasiswa Seram Utara-Selatan Desak Pemerintah Tinjau Ulang Tapal Batas Hutan, Ancam Gelar Aksi Lanjutan

Berita

Kuba Boinauw: Jangan Hakimi Proyek dari Asumsi, Evaluasi Harus Berbasis Data dan Fakta

Berita

Amboina Colour Fun Walk 2026 Meriah, Wali Kota Ambon Ajak Warga Rawat Persatuan dan Dongkrak Ekonomi Lokal

Berita

Fans Orange Kuasai Amboina Colour Fun Walk 2026, Belanda Jadi Warna Dominan di Lapangan Merdeka

Berita

Pemkot Ambon Siap Bantu Kejati Maluku, Gedung Sementara Disiapkan Saat Kantor Baru Dibangun

Berita

Wali Kota Ambon: Guru Harus Melek Teknologi Agar Generasi Muda Tak Kehilangan Karakter

Berita

DPRD Ambon Tindaklanjuti Opini WTP, Laporan Keuangan BPK Diserahkan ke Komisi-Komisi

Berita

Unpatti Gandeng Dunia Industri, Mahasiswa Dibekali Strategi Tembus Pasar Kerja Profesional