AMBON-Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD)Kabupaten Seram Bagian Barat(SBB)Recyson Fredy Pentury,S.Sos,usai mengikuti diskusi Publik yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan daerah PDI-Perjuangan Provinsi Maluku, Di Pasific Hotel Ambon, pada media ini, Sabtu (17/5/2025), menyampaikan,
kami menyambut baik dan mengapresiasi Proyek strategis Nasional, yaitu Pembangunan Pelabuhan Terpadu atau Maluku Integrared Port.
“Salah satu program nasional dari 27 program ini ,yang sudah di tanda tangani oleh Presiden Prabowo, jadi kami menyatakan sikap dan telah siap mendukung Proyek Strategis Nasional ini, ujar ketua Fraksi PDI-Perjuangan dari Kabupaten SBB tersebut.
Menurut Pentury,disetiap kunjungan Gubernur Maluku. Hendrik Lewerissa di berbagai kesempatan di Kabupaten SBB, menyampaikan bahwa Maluku Integrared Port atau Pembangunan pelabuhan terpadu, itu berlokasi di perusahan Jayanti Grup Desa Waisarisa, kenapa memilih Jayanti Grup karena dari sisi infrasuktur sudah layak, untuk melakukan Pelabuhan Peti kemas.
Pemerintah daerah juga sudah memberikan edukasi pada masyarakat yang disana untuk menyambut proyek strategis tersebut. Masyarakat, tokoh masyarakat ,tokoh pemuda , dan tokoh perempuan ,telah siap mendukung pembangunan pelabuhan terpadu di SBB,ungkapnya.
Lanjut Pentury, disatu sisi, Maluku Integrated Port ini akan memberikan dampak yang sangat postif untuk pertumbuhan ekonomi Maluku dan terlebih khusus di Kabupaten SBB, karena akan ada penyerapan tenaga kerja untuk peningkatan ekonomi. “Yang kedua :pembangunan Maluku Intergrated di Jayanti Grup ini juga tidak menggangu eksistensi para nelayan. Nantikan ada analisa lingkungan, yang dilakukan secara Akademis, jelasnya.
Jadi masyarakat SBB sangat antusias dan menyambut baik pembangunan strategis tersebut.
Kami DPRD SBB dan Pemerintah Daerah ,serta seluruh kompeten masyarakat menyambut baik Maluku Integrated.
Ia juga menambahkan untuk permasalahan terkait dengan lahan itu tidak ada masalah, karena lokasi itu milik Tomi Winata, yang nantinya MoU itu dilakukan oleh Pemerintah Pusat yang nantinya di fasilitasi oleh Gubernur Maluku sebagai perwakilan,”urai Ketua Komisi I DPRD SBB.
Dirinya berharap, masyarakat SBB harus satukan hati untuk membangun daerah ini, karena daerah kami ini kaya akan tambang dan juga memiliki Pelabuhan Terintegrasi yang akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi,”pintanya.





































