AMBON–Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, membuka Festival Ramadan 1447 Hijriah yang berlangsung di depan Masjid Raya Al-Fatah, Jumaat (20/02/2026).
Hadir dalam acara tersebut, Wakil Wali Kota Ely Toisutta, Sekkot Robby Sapulette, Ketua TP-PKK Kota Lisa Wattimena, Ketua DPRD Kota Morits Tamaela, dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh masyarakat untuk bersyukur atas kebaikan Allah Subhanahu Wa Ta’ala sehingga dapat berkumpul dalam kegiatan Festival Ramadan yang digelar dalam suasana sederhana namun penuh makna.
“Ini kegiatan yang luar biasa walaupun dalam kesederhanaan. Festival Ramadan 1447 Hijriah menjadi momentum penting bagi kita semua,” ujar Wattimena.
Wali Kota menyampaikan bahwa dirinya bersama Wakil Wali Kota memiliki mimpi besar untuk Ambon, yakni menghadirkan perubahan positif selama lima tahun masa kepemimpinan. Perubahan tersebut, bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga meletakkan dasar pembangunan karakter dan spiritualitas masyarakat.
“Yang terpenting adalah membangun karakter dan spiritualitas masyarakat Kota Ambon supaya menjadi kekuatan bersama, memastikan kehidupan toleransi antarumat beragama, dan menjamin semua umat dapat melaksanakan kegiatan keagamaannya dengan baik,” tandasnya.
Lebih lanjut Wattimena mengatakan bahwa Pemerintah Kota Ambon secara konsisten memfasilitasi berbagai festival keagamaan sebagai bentuk dukungan kepada seluruh umat beragama. Tahun ini, selain Festival Ramadan, Pemkot Ambon juga telah menggelar Festival Imlek, festival berbasis kearifan lokal seperti Festival Teluk Ambon, dan akan memfasilitasi pawai ogoh-ogoh bagi umat Hindu, perayaan Waisak, serta kegiatan keagamaan umat Katolik.
“Semua ini bukti bahwa Pemerintah Kota Ambon hadir untuk seluruh umat beragama tanpa membeda-bedakan,” ujarnya.
Wali Kota juga mengajak seluruh warga menjaga semangat persatuan, toleransi, dan inklusivitas agar Kota Ambon terus maju dan berkembang. Festival Ramadan 1447 Hijriah menjadi momentum bagi umat Islam untuk meningkatkan ketakwaan dan keimanan, sekaligus memperkuat semangat berbagi dan hidup orang bersaudara dengan seluruh umat beragama lainnya di Ambon.


























