Home / Berita

Jumat, 19 Desember 2025 - 06:18 WIB

Wali Kota Ambon Tekankan RTP Wainitu sebagai Ruang Inklusi dan Toleransi

AMBON–Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menegaskan bahwa Ruang Terbuka Publik (RTP) Wainitu tidak hanya berfungsi sebagai pusat ekonomi kreatif, tetapi juga harus menjadi ruang perjumpaan yang membangun inklusi dan toleransi antarwarga. Hal itu disampaikan dalam sambutannya pada kegiatan Workshop Konten Digital yang digelar di RTP Wainitu, Jumat (25/9/2025).

“Saya ingin RTP Wainitu ini menjadi ruang perjumpaan semua warga Kota Ambon. Karena itu, UMKM yang hadir di sini harus berasal dari komunitas Muslim maupun Kristen, sehingga kita bisa membangun inklusi dan toleransi bersama,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa RTP Wainitu harus mengakomodasi berbagai sub-sektor industri kreatif, mulai dari kuliner, musik, seni, hingga kerajinan lokal.

Baca Juga  Terima Organisasi Islam, Gubernur HL : Wagub Akui Khilaf dan Sampaikan Maaf Tulus

“Pengunjung harus bisa menikmati makanan dan minuman di sini, bisa menonton stand-up comedy, mendengarkan musik ukulele, membeli batik Ambon, bahkan dilukis wajahnya. Semua sub-sektor harus terlibat supaya ruang ini hidup dan dinikmati bersama,” jelas Wali Kota.

Lebih jauh, Wali Kota menekankan bahwa keberadaan RTP Wainitu tidak boleh hanya dipandang dari sisi ekonomi, tetapi juga sebagai sarana mempererat ikatan sosial masyarakat.

“RTP Wainitu adalah ruang kebersamaan. Di sinilah kita belajar bahwa keberagaman adalah kekuatan Kota Ambon. Kita ingin setiap orang yang datang merasa nyaman dan tidak ada yang merasa terganggu,” tegasnya.

Baca Juga  Lantik Panitia Sidang Sinode Yang Ke-39 Tahun 2025,Ini Harapan Maspaitella

Wattimena juga mengajak seluruh warga untuk menjaga keberadaan RTP Wainitu sebagai ruang publik bersama.

“Mari kita jaga RTP Wainitu ini sama-sama. Kalau dia mau menjadi ruang inklusi, maka jaminkan bahwa semua orang yang masuk di sini merasa nyaman,” pintanya.

Mengakhiri sambutannya, Wali Kota menyampaikan harapannya agar RTP Wainitu dapat menjadi contoh ruang publik inklusif yang menginspirasi pembangunan ruang serupa di berbagai titik lain di Kota Ambon.

“Kalau ditata dengan baik, RTP Wainitu bisa jadi model ruang publik yang bukan saja menggerakkan ekonomi, tapi juga memperkuat toleransi dan persaudaraan di kota ini,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Berita

ANOS YEREMIAS INGATKAN BAHAYA KABUT ASAP: JANGAN TUNGGU MASKER DARI PEMERINTAH, LINDUNGI DIRI DAN KELUARGA!

Berita

DANA DESA MENYUSUT, BODEWIN TANTANG KADES DAN BPD: JANGAN BERKONFLIK, BANGUN SINERGI UNTUK RAKYAT!

Berita

KABUT ASAP ANCAM KESEHATAN, GUBERNUR MALUKU TURUN KE JALAN BAGIKAN 1.500 MASKER KN95

Berita

WALIKOTA AMBON TEKANKAN DISIPLIN DAN INTEGRITAS, CPNS DIMINTA BUKTIKAN KINERJA DAN UTAMAKAN PELAYANAN PUBLIK

Berita

SEKDA MALUKU: ASN HARUS MELAYANI, BUKAN DILAYANI! LATSAR CPNS JADI FONDASI INTEGRITAS DAN PROFESIONALISME

Berita

Apel Pagi Pemkot Ambon Diwarnai Penyerahan CSR CIMB Niaga, 735 Siswa SMP Negeri 7 Jadi Penerima Manfaat

Berita

Kadis Kesehatan Ambon Instruksikan Puskesmas dan Rumah Sakit Siaga Hadapi Dampak Kualitas Udara

Berita

Blok Masela Jangan Cuma Keruk Kekayaan Maluku! Pemprov Desak Lapangan Kerja dan Kesejahteraan Rakyat Jadi Prioritas