GlobalMaluku.ID,Ambon-Kendati beberapa bulan terakhir tepatnya di Bulan Apri 2024, Kota Ambon dilanda sejumlah bencana seperti longsor dan banjir akibat cuaca ekstrim dan hujan deras berkepanjangan, sehingga sejumlah warga menjadi korban. Hal itu mengharuskan pemerintah Kota Ambon bergerak cepat dalam melakukan penanganan, seperti dengan menyediakan tarpal.
Dengan demikian kata Dominggus, stok tarpal yang dimiliki oleh pemerintah Kota Ambon saat ini tidak mencukupi untuk dibagikan kepada para korban longsor, sehingga lewat BPBD, Pemkot melakukan pengadaan.
“Dan posisi stok terpal itu habis, jadi kami sementara berproses dengan BPBD Kota Ambon untuk melakukan pengadaan,”kata Kaya kepada wartawan di Balai Kota Ambon, Jumat (25/10/2024).
Dominggus mengaku, di tahun 2024 ini, bencana longsor lebih banyak dibandingkan dengan banjir yang melanda kota Ambon, sehingga pemerintah Kota lebih fokus untuk bantuan tarpal ke para korban.
“Di bulan April ini bencana yang melanda Kota Ambon lebih banyak longsor ketimbang banjir sehingga kami fokus juga ke pengadaan tarpal.

































