Home / Berita

Rabu, 25 Juni 2025 - 15:42 WIB

Gunawan: Tantang Walikota Ambon Tertibkan Lapak Liar Di Batumerah

AMBON-Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Ambon, Gunawan Mochtar menantang Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena untuk segera menertibkan bangunan lapak liar di sepanjang ruko Batumerah.

“Ketegasan hanya di pasar Mardika, sementara di Batumerah pak Wali tidak punya nyali,” kata Gunawan di Ambon, Selasa (24/06/2025).
dibalai Rakyat Dprd Kota Ambon

Menurutnya, di Batumerah tidak ada pasar, tapi ruko. Pasar Batumerah baru ada pasca konflik sosial di Ambon tahun 1999 silam.

“Itu dibuat usai kerusuhan. Nah, karena sekarang Ambon sudah aman dan damai, maka kembalikan wajah Batumerah yang dulu. Kan aneh di depan ruko malah dibangun lapak,” sebutnya

Baca Juga  Wali Kota Ambon: Pelayanan Terpadu Perkawinan Hadir Berikan Kepastian Status Hukum bagi Masyarakat

Selain bukan pasar, aturan juga jelas melarang adanya pembangunan lapak di atas bahu jalan maupun trotoar.

“Perda nomor 10 tahun 2013 menyatakan ruang yang tidak layak harus di sterilkan .

Lalu kita bicara PP 18 tahun 2021 tentang pemanfaatan badan jalan dan ruang. Dan yang ada di Batumerah itu, sangat bertentangan dengan aturan,” ucap Gunawan

Politisi PKB itu menyatakan bahwa ini bukan soal suka tidak suka dengan Walikota, tapi menyuarakan yang memang keliru untuk dibenarkan.

“Saya tidak ada tendensi apa-apa dengan pak Wali, namun jika kebijakan menabrak aturan pasti saya lawan,” tegasnya

Wakil rakyat Kota Ambon dua periode itu mengaku, penertiban lapak di Batumerah ini juga merupakan janji Wali Kota yang tertuang dalam 17 program prioritas Bodewin Wattimena-Ely Toisuta.

Baca Juga  Demi Memastikan Venue Kejuaraan Bola Voli Kapolri Cup 2023,Kapolda Tinjau Sport Hall

“Salah satunya kan soal penataan pasar. Dan jelas kita komisi III DPRD Ambon mendukung kebijakan prioritas itu. Lalu, salah kita dimana?,” tanya Gunawan

Baginya, jika lapak di kawasan Batumerah yang dibangun di bahu jalan, trotoar dan jembatan tidak dibongkar, maka jangan harap Ambon akan terlihat indah dan rapi.

“Kalau dibongkar maka selain kemacetan perlahan terurai, Ambon juga akan terlihat lebih indah. Tapi kalau tidak, maka hasil akhir dari Perda hanya omong-kosong,” tandasnya.

Share :

Baca Juga

Berita

Wali Kota Ambon Tekankan Tiga Pilar Kepemimpinan Saat Buka PKJL AMGPM Dakota

Berita

Sekot Ambon Dorong Percepatan Penetapan Raja Definitif di 7 Negeri

Berita

Sekot Ambon: Nilai-Nilai Pancasila Harus Menjadi Ruh Pelayanan Aparatur Negara

Berita

Wali Kota Ambon Apresiasi Kehadiran Point Coffee Gedhe, Dorong Investasi dan Lapangan Kerja

Berita

Rp38 Miliar Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan Maluku Disorot, DPRD Minta Data Segera Disinkronkan

Berita

Desy Hallauw: Damkar Hadir di Garis Depan, Warga Harus Dapat Rasa Aman

Berita

Noaf Rumauw Sentil Pelayanan BPJS: “Urus Nyawa Orang, Bukan Sekadar Administrasi”

Berita

Wali Kota Ambon Ajak ASN Teladani Akhlak Rasulullah dalam Pelayanan Publik