Home / Berita

Senin, 9 Maret 2026 - 22:06 WIB

Bank Indonesia dan Bank Tabungan Negara Ambon Luncurkan Sosilisasi Sistem Pembayaran Digital dan Perlindungan Konsumen bagi Pelaku UMKM

AMBON–Bank Indonesia bersama Bank Tabungan Negara (BTN) Cabang Ambon melaksanakan sosilisasi sistem pembayaran digital dan perlindungan konsumen serta akuisi merchant QRIS bagi pelaku UMKM di Kota Ambon, Senin (9/3). Acara ini dibuka oleh Wakil Walikota Ambon, Ely Tosutta, yang mewakili Pemerintah Kota Ambon.

Dalam sambutannya, Tosutta menekankan pentingnya peran UMKM dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“UMKM merupakan salah satu tulang punggung perekonomian nasional dan merupakan penyedia lapangan kerja terbesar di sektor jasa,” ujarnya.

Tosutta juga menyoroti transformasi digital yang sedang terjadi di Indonesia, khususnya dalam sistem pembayaran berbasis teknologi melalui Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS).

Baca Juga  Cooling System Menuju Pilkada Damai 2024, Kapolres SBB Gencar Safari Kamtibmas Di 3 Kecamatan

“QRIS yang diinisiasi oleh Bank Indonesia telah mengubah metode transaksi tunai menjadi nontunai yang efisien, cepat, mudah, murah, dan aman,” katanya.

QRIS sebagai alat pembayaran digital dapat menghubungkan pedagang tradisional dengan ekosistem ekonomi digital. Selain itu, QRIS juga memudahkan pelaku usaha dalam mengelola arus kas karena setiap transaksi akan tercatat secara digital.

Tosutta juga menyebutkan bahwa Pemerintah Kota Ambon telah memasukkan program pengembangan UMKM dalam 17 program prioritas Walikota dan Wakil Walikota Ambon periode 2025-2029. Program ini meliputi penyediaan lapangan kerja melalui kemudahan investasi, pembangunan UMKM, bantuan modal usaha, serta kemudahan akses lapangan kerja bagi penyandang disabilitas.

Baca Juga  KOMISI II DPRD Promal dan Bappenas Gelar Rapat Terbatas

Pemerintah Kota Ambon juga aktif membangun UMKM melalui penyediaan ruang usaha dan penyaluran bantuan sarana food kontainer bagi pelaku UMKM. Pemanfaatan ruang terbuka publik (RTP) sebagai pengembangan ekonomi kreatif di Kota Ambon difokuskan pada RTP lain dan RTP amal khusus, di mana UMKM diintegrasikan dengan sektor lain seperti musik, seni, dan budaya di ruang publik untuk menciptakan pusat ekonomi baru.

Diharapkan, sosilisasi ini dapat memberikan manfaat bagi pelaku UMKM dalam menggunakan transaksi sistem digital melalui QRIS. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan perekonomian Kota Ambon.

Share :

Baca Juga

Berita

Pemerintah Kota Ambon Salurkan 100 Hewan Kurban untuk Idul Adha 1447 H

Berita

Kejati Maluku Kembali Wujudkan Perdamaian Lewat Mekanisme Keadilan Restoratif

Berita

Walikota Ambon Letakkan Batu Penjuru Pembangunan Pastori 1 Jemaat GPM Nazareth

Berita

Universitas Pattimura Peringati Harkitnas ke-118, Rektor Sampaikan Pesan Penting Soal Kedaulatan Digital

Berita

Universitas Pattimura Resmi Luncurkan Aplikasi E-Procurement, Perkuat Transparansi dan Tata Kelola Modern

Berita

Universitas Pattimura Perkuat Akses Karier Global Lewat Peluncuran Program Vokasi & Tren Industri Bersama YAIJ Foundation

Berita

BRI Masohi & Brigif 27 Nusa/Ina Panaskan Pagi Kota Masohi Lewat Olahraga Bareng: Sinergi Perbankan–Militer Kian Solid

Berita

UNPATTI Raih Empat Penghargaan Bergengsi di Faperta Fair 9, Mahasiswa Fisika Harumkan Nama Kampus di Kancah Nasional