Home / Berita

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:37 WIB

Unpatti Perkuat Jejaring Global, Duta Besar Prancis Jajaki Kerja Sama Pendidikan dan Riset di Maluku

AMBON – Universitas Pattimura (Unpatti) terus memperluas jejaring internasionalnya. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN, Fabien Penone, beserta rombongan ke kampus Unpatti, Jumat (12/6).

Kunjungan yang berlangsung di Ruang Kerja Rektor Universitas Pattimura itu merupakan tindak lanjut dari agenda Joint Working Group Prancis–Indonesia yang akan digelar pada 1–3 Juli mendatang di Angers, Prancis. Pertemuan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi akademik, penelitian, serta pengembangan sumber daya manusia antara kedua negara.

Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Pattimura, Prof. Dr. Dominggus Malle, S.Pt., M.Sc., didampingi Kepala International Office Unpatti, Dr. Jhon Latuny, S.T., M.Eng., Ph.D., menjelaskan bahwa kunjungan Dubes Prancis bertujuan mempererat hubungan yang telah terjalin sekaligus membuka peluang kerja sama baru dengan berbagai perguruan tinggi di Prancis.

Menurut Prof. Malle, Unpatti saat ini telah menjalin sejumlah program kolaborasi, terutama di sektor perikanan, dengan beberapa universitas di Prancis. Kerja sama tersebut dinilai memiliki prospek besar untuk terus dikembangkan ke berbagai bidang strategis lainnya.

“Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan akademik antara Universitas Pattimura dan berbagai institusi pendidikan di Prancis. Kami berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi pengembangan pendidikan, penelitian, serta peningkatan kapasitas sivitas akademika Universitas Pattimura,” ujarnya.

Baca Juga  New Car Technology May Take The Wheel out of Human Hands

Ia menambahkan, pihak Kedutaan Besar Prancis juga memberikan apresiasi terhadap keterlibatan mahasiswa Prancis yang sebelumnya mengikuti program studi singkat di Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Pattimura.

Sementara itu, Kepala International Office Unpatti, Dr. Jhon Latuny, mengungkapkan bahwa dalam pertemuan tersebut pihak universitas menyampaikan komitmen untuk terus memperluas kemitraan internasional sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing perguruan tinggi di tingkat global.

Dalam waktu dekat, delegasi Universitas Pattimura juga dijadwalkan menghadiri pertemuan lanjutan di Prancis guna membahas peluang kerja sama yang lebih konkret, khususnya di bidang pendidikan, riset, dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia.

“Kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dalam memperkuat kolaborasi akademik internasional sebagai tindak lanjut hubungan kerja sama Indonesia dan Prancis,” kata Latuny.

Di hadapan pimpinan universitas, Fabien Penone menegaskan bahwa kunjungannya bertujuan melihat secara langsung potensi kerja sama yang dapat dikembangkan bersama Universitas Pattimura. Selain kerja sama perikanan yang telah berjalan, ia juga menyoroti keberhasilan program short course yang melibatkan mahasiswa Prancis di lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi.

Baca Juga  Terjunkan 29 Personel Yang Tergabung Dalam Tim Cyber, Polresta Dan Kejari Ambon Dukung Kebijakan Pemerintah Kota Ambon

Tak hanya membahas bidang akademik, diskusi juga mencakup penguatan promosi bahasa Prancis, pengembangan kegiatan kebudayaan, serta perluasan akses informasi mengenai peluang studi lanjut di Prancis melalui berbagai program yang difasilitasi Warung Prancis Unpatti.

Sebagai bagian dari kunjungan, Duta Besar Prancis meninjau Warung Prancis (French Corner) yang berada di lantai satu Gedung Perpustakaan Universitas Pattimura. Fasilitas tersebut menjadi pusat pembelajaran bahasa Prancis sekaligus ruang pertukaran budaya bagi mahasiswa.

Suasana kunjungan semakin semarak ketika sejumlah mahasiswa Unpatti menampilkan pertunjukan berbahasa Prancis, mulai dari percakapan, pembacaan puisi, hingga menyanyikan lagu-lagu Prancis. Penampilan tersebut menunjukkan kemampuan bahasa yang telah mereka pelajari sekaligus memperlihatkan peran Warung Prancis sebagai wadah pengembangan kompetensi global mahasiswa.

Melalui kunjungan ini, diharapkan sinergi antara Universitas Pattimura, Institut Français d’Indonésie, dan Kedutaan Besar Prancis di Indonesia semakin kuat melalui berbagai program pendidikan, kebudayaan, serta pertukaran internasional yang memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa dan masyarakat Maluku.

Share :

Baca Juga

Berita

Kejati Maluku Ingatkan Kepala Sekolah: Kelola Dana BOSP, Jangan Campur Kepentingan Pribadi

Berita

Halidah Rahawarin Resmi Jabat Wakil Dekan FK Unpatti, Rektor Bidik Akreditasi Unggul

Berita

Tenaga Kerja Blok Migas Masela Jangan Dipolitisir, Pemerintah Diminta Bela Anak Maluku

Berita

Lewerissa: ASN Sehat, Solid, dan Profesional untuk Perkuat Pelayanan Publik

Berita

Perubahan KUA-PPAS 2026, Maluku Tengah Dapat Tambahan Fiskal Rp68,76 Miliar

Berita

Polresta Ambon, Dukung Penataan Tambang Batuan yang Legal

Berita

Izin Tambang Ditertibkan, Nasib Sopir Truk Dipertanyakan

Berita

RDP Tambang Batuan di Ambon: Akademisi Tegaskan Aktivitas Usaha Tak Serta-Merta Dihentikan