GLOBALMALUKU.ID, AMBON | Dinas Kesehatan Kota Ambon meminta seluruh pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) dan rumah sakit tetap meningkatkan kewaspadaan menyikapi kondisi kualitas udara yang dinilai perlu mendapat perhatian. Kesiapan pelayanan kesehatan, pemantauan kondisi masyarakat, hingga ketersediaan oksigen menjadi perhatian utama.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, dr. Johan Stefanus Norimarna, M.K.M dalam wawancara dengan awak media, Senin (12/10/2026), usai apel pagi di halaman Kantor Pemerintah Kota Ambon.
Kadis Kesehatan menjelaskan, seluruh Puskesmas diminta tetap mempersiapkan diri untuk mengantisipasi kemungkinan dampak kesehatan akibat kondisi udara yang tidak baik-baik saja. Dinas Kesehatan juga menekankan pentingnya koordinasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk rumah sakit, agar perkembangan situasi dapat dipantau secara baik.
“Semua Puskesmas tetap siaga. Kita harus mengeluarkan surat edaran kepada Puskesmas maupun rumah sakit untuk memantau kesiapan dan mengawasi peningkatan kondisi yang terjadi,” ujarnya.
Menurutnya, kewaspadaan menjadi langkah penting untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan dan masyarakat dapat memperoleh penanganan apabila mengalami gangguan kesehatan yang berkaitan dengan kondisi lingkungan.
Puskesmas Diminta Pastikan Ketersediaan Oksigen
Selain meningkatkan kesiapsiagaan tenaga dan pelayanan kesehatan, Dinas Kesehatan Kota Ambon turut memastikan ketersediaan oksigen di Puskesmas tetap menjadi perhatian.
Kadis Kesehatan menyatakan, oksigen harus tersedia dan terus dipantau sehingga dapat digunakan apabila terdapat kebutuhan penanganan pasien.
“Yang pasti, setiap Puskesmas, oksigen siap. Oksigen tetap siap dan terus dipantau sehingga apabila ada kebutuhan, bisa digunakan,” jelasnya.
Kesiapan tersebut menjadi bagian penting dari upaya fasilitas kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di tengah kondisi yang membutuhkan kewaspadaan.
Ia juga menegaskan bahwa Puskesmas sebagai unit pelayanan kesehatan terdekat dengan masyarakat harus tetap menjalankan fungsi pelayanan dan mengantisipasi kemungkinan peningkatan kebutuhan penanganan pasien.
Pemerintah Kota Salurkan Bantuan Secara Simbolis
Dalam kesempatan yang sama, turut disampaikan mengenai penyerahan bantuan secara simbolis kepada SMP Negeri 7 Ambon. Bantuan tersebut direncanakan akan dilanjutkan ke sekolah-sekolah lainnya dalam rentang enam hingga dua belas hari.
Penyaluran itu disebut sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kota Ambon terhadap kondisi yang sedang dihadapi.
Namun, berdasarkan materi wawancara yang tersedia, jenis bantuan tersebut serta kaitannya secara langsung dengan persoalan kualitas udara belum dijelaskan secara terperinci.
Masyarakat Diminta Tetap Waspada
Kesiapsiagaan fasilitas kesehatan menjadi salah satu langkah penting dalam menghadapi kemungkinan dampak kondisi lingkungan terhadap kesehatan masyarakat. Karena itu, pemantauan situasi, kesiapan pelayanan, dan ketersediaan sarana penanganan pasien perlu dilakukan secara berkelanjutan.
Dinas Kesehatan Kota Ambon menegaskan pentingnya kewaspadaan seluruh fasilitas kesehatan agar mampu merespons kebutuhan masyarakat apabila situasi berkembang.
Meski demikian, dalam wawancara tersebut belum disampaikan secara terperinci mengenai penetapan status siaga resmi Kota Ambon, hasil pengukuran indeks kualitas udara, maupun jumlah kasus gangguan kesehatan yang diduga berkaitan dengan kondisi udara. (Kang Ojie)



































