Home / Berita

Minggu, 14 Januari 2024 - 11:05 WIB

Andi Nur Akbar, Dan Sejumlah Saksi Di Jadwalkan Di Periksa krimsus Senin Besok

GlobalMaluku.ID,Ambon-Krimsus polda Maluku, sedang giat mengungkap sejumlah kasus dugaan korupsi di kabupaten Seram Bagian Barat(SBB) Provinsi Maluku, kasus yang berpotensi merugikan keuangan daerah, melibatkan sejumlah nama, baik itu pegawai negeri sipil PNS, sampai dengan pihak ke 3, (kontraktor).

Sebelumnya, Rabu( 10/1/2024) krimsus Polda Maluku, melalui kasubdit lll Tipikor Kompol Rian Suhendra S Pti, S I K, kepada GlobalMaluku, di ruang kerjanya di Ambon, menyampaikan, dalam waktu dekat ada sejumlah saksi yang akan di panggil untuk di mintahi keterangan.

Dan kini beredar kabar, kalau Akbar telah di panggil oleh krimsus untuk menghadap Senin besok (15/1/2024)konon kabar Akbar di panggil terkait Rehablitas gedung PKK, info ini beredar, setelah ada teman dekat Akbar yang menjelaskan langsung kepada GlobalMaluku, Sabtu(13/1/2024), dalam percakapannya via telepon selulernya, bang teman saya Akbar telah mendapat surat panggilan dari krimsus Polda Maluku, dan Akbar di minta menghadap pada Senin,(15/1/2024), ucap sumber.

Baca Juga  Pj Gubernur Lantik Hasanusi Menjadi Pj Walikota Tual

Sempat saya dengar dari Akbar, kalau dia Akbar di panggil, terkait dengan Proyek Rehabilitas gedung PKK, beber sumber, lewat ponselnya.

Untuk di ketahui, Gedung yang di Rehab sebagai gedung PKK, adalah gedung ketahanan pangan yang belum di serahkan oleh pemerintah Provinsi kepada Pemda SBB, namun, untuk melancarkan aksi Pj Bupati SBB, Andi Chandra as’adudin, terhadap caranya untuk merampok uang daerah, harus ada pembangunan, dari itulah sehingga gedung tersebut di jadikan sebagai lahan garapan.

Baca Juga  Janji Segera Tuntaskan Perizinan, Dewan Apresiasi PT Miranti

Aksi mereka di susun rapih melalui, konsultan perencanaan, agar tidak bisa ditemukan oleh pihak penyidik, maupun fungsi kontrol yang ada di SBB, yang perlu di teliti benar oleh pihak penyidik ialah, luas ruangan yang di rehab, dan sejumlah bagian gedung yang di rehab berdasarkan kontrak, juga nilai bahan yang di beli, agar bisa di ketahui berapa besar anggaran yang di duga Mark UP.

Share :

Baca Juga

Berita

ANOS YEREMIAS INGATKAN BAHAYA KABUT ASAP: JANGAN TUNGGU MASKER DARI PEMERINTAH, LINDUNGI DIRI DAN KELUARGA!

Berita

DANA DESA MENYUSUT, BODEWIN TANTANG KADES DAN BPD: JANGAN BERKONFLIK, BANGUN SINERGI UNTUK RAKYAT!

Berita

KABUT ASAP ANCAM KESEHATAN, GUBERNUR MALUKU TURUN KE JALAN BAGIKAN 1.500 MASKER KN95

Berita

WALIKOTA AMBON TEKANKAN DISIPLIN DAN INTEGRITAS, CPNS DIMINTA BUKTIKAN KINERJA DAN UTAMAKAN PELAYANAN PUBLIK

Berita

SEKDA MALUKU: ASN HARUS MELAYANI, BUKAN DILAYANI! LATSAR CPNS JADI FONDASI INTEGRITAS DAN PROFESIONALISME

Berita

Apel Pagi Pemkot Ambon Diwarnai Penyerahan CSR CIMB Niaga, 735 Siswa SMP Negeri 7 Jadi Penerima Manfaat

Berita

Kadis Kesehatan Ambon Instruksikan Puskesmas dan Rumah Sakit Siaga Hadapi Dampak Kualitas Udara

Berita

Blok Masela Jangan Cuma Keruk Kekayaan Maluku! Pemprov Desak Lapangan Kerja dan Kesejahteraan Rakyat Jadi Prioritas