Home / Berita

Rabu, 22 November 2023 - 07:16 WIB

Di Duga Ada PDIP Di Belakang Pj Bupati SBB, Rakyat Di Himbau Jeli

GlobalMaluku.ID,Piru-Ambisi besar untuk menjadi unsur pimpinan DPRD oleh PDI-perjuangan di kabupaten Seram Bagian Barat(SBB) provinsi Maluku, sudah bukan isu biasa lagi, melainkan ini telah di atur secara terstruktur oleh petugas partai yang berlambang kepala banteng itu.

Di mana demi mencapai target tersebut, orang- orang PDI-perjuangan terlihat melakukan bermacam -macam cara, tetapi mereka membagikan tugas yang ber beda- beda.

Ada yang mendatangi rakyat dari kampung ke kampung, bahkan ada yang mengatur struktur kekuatan lewat kekuasaan para pemimpin di daerah ini.

Hal ini terpantau jelas, saat anggota DPRD SBB dari partai PDI-perjuangan Melki Sedek.Tuhehay ,dengan lantang bersuara ke publik lewat salah satu media Online.

Di mana Melki Sedek, dengan tegas mengecam aksi pengepungan kantor Bupati SBB dengan puluhan ribu jenis sampah, aksi yang di lakukan oleh 15 orang petugas kebersihan, mendapat teguran keras oleh Melki Sedek Tuhehay.

Melki mengecam keras perbuatan mereka, Melki juga menduga kalau aksi ke 15 tenaga lepas ini, seakan telah di rencanakan, di ibaratkan ada yang sedang menunggangi merekamereka.

Melki juga secara sadar, meminta kepada Pj Bupati agar para OPD yang ikut main dalam aksi itu, harus di berikan sangsi tegas, ucapan Melki itu seakan melakukan pembelaan terhadap Pj Bupati SBB, Brigjen TNI Andi Chandra as’adudin, patut di curigai PDIP di belakang Pj Bupati.

Baca Juga  Mempunyai Rasa Tanggung Jawab, Kapolres Pimpin Pengamanan Saka Mese Nusa Road Race 2023

Untuk di ketahui, kabupaten Seram Bagian Barat, semenjak di pimpin oleh Pj Bupati Andi Chandra, terdapat beragam masalah yang sedang terjadi.

Mulai dari penundaan pembayaran gaji tenaga nakes, hanor pegawai Damkar, pol PP, Cleaning service, sampai petugas kebersihan, tetapi itu semua telah di bayar, namun proses pembayaran harus dengan cara paksa.

Untuk pegawai honor POL PP, dan Damkar, mereka memakai cara memalang pintu kantor dengan balok, lalu berunjuk rasa, untuk tenaga nakes, mereka ribut di depan kantor bupati, Cleaning service, menghamburkan sampah medis, dan sampah pasien di pintu masuk Rumah sakit umum Daerah piru, sedangkan petugas kebersihan, mereka mengepung kantor bupati dengan puluhan ribu jenis sampah.

Mereka semua harus berjuang dengan keras, baru Pj Bupati membayar gaji mereka jadi aksi mereka ini, dapat kita pastikan murni bukan di tunggangi, aksi ini, dikarenakan tekanan hidup yang sedang melanda mereka.

Baca Juga  BRI Branch Office Masohi Turut Partisipasi Dalam rangkaian kegiatan jelang HUT Bhayangkara ke-77

Mulai dari tunggakan uang kos yang belum di bayar, uang makan minum keluarga di setiap hari, sampai dengan uang sekolah anak, akibat dari inilah, yang membuat mereka bangkit untuk menyuarakan hak mereka di Pemda.

Sekarang Masi ada lagi hak-hak yang lain yang belum di bayar oleh Pj Bupati, seperti tunjangan nonserifikasi 900 guru, tunjangan TPP bagi pegawai, gaji P3K, dan juga utang pihak ke 3 tahun 2021, lantas apakah mereka mereka ini harus ribut lagi baru di bayar.

Pj Bupati juga telah menghanguskan uang rakyat yang berjumlah Rp 44 Milyar, kenapa Melki Sedek dan partainya diam saja ? Kenapa Melki Sedek tidak mengecam keras ketidak mampuan Pj Bupati Andi Chandra as’adudin.

Ataukah jangan sampai Andi Candra jilid ll adalah sebuah sekenario yang telah di Pasang oleh PDIP SBB, dengan tujuan untuk meraih unsur pimpinan di DPRD SBB.

Ternyata Melki Sedek dan partainya di SBB, takut kepada Pj Bupati, tetapi berani untuk Rakyatnya sendiri.

Share :

Baca Juga

Berita

Penutupan Peksimika Universitas Pattimura 2026

Berita

Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Dokter Baru Lulusan Ke-38 Mei 2026

Berita

Rapat Kerja Senat Universitas Pattimura Periode 2026-2030

Berita

Ir. Bob Rachmat Tegaskan Amdal dan Dokumen Lainnya Bukan Formalitas: Pemrakarsa Wajib Bertanggung Jawab Hingga Akhir Operasi

Berita

BerikutUnpatti Tutup Peksimika 2026, Rektor Dorong Pengembangan Bakat Mahasiswa ke Level Nasional

Berita

Ambon Perketat Akurasi Data Bansos: 650 Agen Dikerahkan, Sistem Digital Terintegrasi NIK Segera Diterapkan

Berita

Perkuat Identitas Budaya dan SDM, Wagub Maluku Tekankan Urgensi Perlindungan Kekayaan Intelektual Daerah

Berita

Magister Ilmu Kelautan Unpatti Pertahankan Akreditasi Unggul, Jadi Role Model Mutu Pascasarjana di Maluku