FOKUS GM

Home / Berita

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:48 WIB

Wali Kota Ambon: ASN Harus Siap Melayani, Bukan Sekadar Mencari Pekerjaan

AMBON – Sebanyak 930 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Kota Ambon resmi mengikuti Pelatihan Dasar (Latsar) Tahun 2026. Di hadapan ratusan peserta, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menegaskan bahwa menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) bukan sekadar memperoleh pekerjaan tetap, tetapi merupakan panggilan untuk mengabdi dan melayani masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan saat membuka secara resmi Latsar CPNS Lingkup Pemerintah Kota Ambon Tahun 2026 yang turut dihadiri Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Maluku Hadi Suleiman, Penjabat Sekretaris Kota Ambon, para pimpinan OPD, widyaiswara, serta seluruh peserta pelatihan.

Menurut Wattimena, pelatihan dasar merupakan tahapan penting dalam membentuk karakter ASN yang profesional, berintegritas, disiplin, serta memiliki orientasi pelayanan publik yang kuat.

“Menjadi pegawai negeri sipil bukan hanya soal mendapatkan pekerjaan dan jaminan masa depan. Yang lebih penting adalah bagaimana saudara memiliki komitmen untuk mengabdi kepada masyarakat melalui tugas dan tanggung jawab yang diberikan negara,” tegasnya.

Wali Kota menjelaskan, seorang ASN dituntut memiliki kompetensi, etika kerja, dan kemampuan memahami tugas secara menyeluruh. Karena itu, setiap CPNS wajib menjalani proses pembentukan karakter melalui Latsar sebelum resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil.

Baca Juga  Manuhutu: Mengedepankan ETIKA dalam Pemberitaan yang Akurat dan Elegan

Melalui pelatihan tersebut, peserta akan dibekali nilai-nilai ASN BerAKHLAK, pemahaman terhadap tugas pemerintahan, serta etika pelayanan yang menjadi fondasi utama dalam menjalankan fungsi birokrasi.

Di tengah kondisi keuangan daerah yang masih menghadapi berbagai keterbatasan, Pemerintah Kota Ambon tetap berkomitmen menyelenggarakan Latsar bagi seluruh CPNS. Menurut Wattimena, langkah tersebut merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam memenuhi hak dan kewajiban para calon aparatur negara.

“Meski kondisi fiskal daerah cukup berat, pemerintah kota tetap mengalokasikan anggaran untuk pelaksanaan Latsar karena ini merupakan kewajiban yang harus dipenuhi sebelum CPNS diangkat menjadi PNS,” ujarnya.

Untuk menjangkau seluruh peserta, pelaksanaan pelatihan dibagi ke dalam 12 gelombang dengan dukungan penuh BPSDM Provinsi Maluku sebagai lembaga penyelenggara.

Lebih jauh, Wattimena menekankan bahwa tujuan utama Latsar bukan hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga mendorong perubahan pola pikir dan perilaku peserta. Para CPNS diharapkan mampu bertransformasi dari masyarakat biasa menjadi aparatur negara yang mengutamakan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi.

Baca Juga  Wali Kota, Minta OPD Tindaklanjuti Temuan BPK

“Harus ada perubahan perilaku. ASN harus disiplin, bertanggung jawab, loyal, dan mampu menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama dalam setiap tugas yang dijalankan,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa profesi ASN identik dengan pelayanan. Karena itu, setiap aparatur harus memiliki mental yang kuat untuk menerima kritik, masukan, bahkan keluhan masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Menjadi pelayan masyarakat tidak mudah. ASN harus mampu mengendalikan diri, terbuka terhadap kritik, dan terus melakukan perbaikan agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” tambahnya.

Selain itu, Wattimena menegaskan pentingnya loyalitas dalam birokrasi pemerintahan. Loyalitas dinilai menjadi modal utama dalam membangun kerja sama tim yang solid guna mendukung efektivitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui pelaksanaan Latsar ini, Pemerintah Kota Ambon berharap lahir generasi ASN yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas, etos kerja tinggi, serta komitmen kuat untuk melayani dan membangun Kota Ambon secara profesional.

Share :

Baca Juga

Berita

Komisi IV DPRD Maluku Tengah Temui Gubernur, Desak Penyelesaian Sengketa Tanjung Sial Berdasarkan Putusan MK

Berita

PWI Ambil Langkah Hukum, Hotman Paris Dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Hina Wartawan

Berita

Robert Sapulette Resmi Dilantik Jadi Sekretaris Kota Ambon Definitif, Wali Kota: Tidak Ada Lagi Alasan Abaikan Arahan Sekda

Berita

FPIK Unpatti Canangkan Dies Natalis ke-44, Perkuat Inovasi dan Kolaborasi Menuju Daya Saing Global

Berita

Lomba Bertutur Jadi Momentum Bangun Budaya Literasi, Wawali Kota Ambon Ajak Sekolah Wajibkan Siswa Baca Satu Buku Setiap Pekan

Berita

Perjuangan Bupati Zulkarnain Berbuah Hasil, APBN Kucurkan Rp225 Miliar Bangun Jalan Strategis di Maluku Tengah

Berita

Pemkot Ambon Pastikan Warga PBI BPJS Kesehatan yang Dinonaktifkan Tetap Terlindungi, Dibiayai Melalui APBD

Berita

Wali Kota Ambon Dorong Seluruh OPD Terapkan Prinsip HAM dalam Pelayanan Publik