Home / Berita

Senin, 22 Juni 2026 - 17:22 WIB

FEB Unpatti Bedah Ironi Pengangguran Nasional: Kampus Dorong Solusi dari Dunia Pendidikan ke Dunia Kerja

AMBON – Di tengah pertumbuhan jumlah lulusan perguruan tinggi yang terus meningkat setiap tahun, persoalan pengangguran justru masih menjadi tantangan besar di Indonesia. Fenomena inilah yang menjadi sorotan utama dalam Seminar Nasional yang digelar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Pattimura (Unpatti), Senin (22/6/2026).

Forum ilmiah tersebut menghadirkan akademisi, mahasiswa, peneliti, serta berbagai pemangku kepentingan untuk membedah apa yang disebut sebagai “paradoks pengangguran”, yakni kondisi ketika tingkat pendidikan masyarakat meningkat, namun belum sepenuhnya berbanding lurus dengan tersedianya lapangan kerja yang sesuai. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam menjawab berbagai persoalan sosial-ekonomi yang berkembang di Indonesia.

Dalam seminar tersebut, para peserta diajak melihat lebih jauh akar persoalan pengangguran yang tidak hanya berkaitan dengan minimnya kesempatan kerja, tetapi juga ketidaksesuaian antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

Baca Juga  Cuaca Ekstrim, Pemerintah Kota Ambon Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Alam

Berbagai pembicara menyoroti pentingnya transformasi pendidikan tinggi agar lebih responsif terhadap perkembangan teknologi, digitalisasi ekonomi, dan perubahan kebutuhan pasar kerja yang berlangsung sangat cepat. Perguruan tinggi dinilai tidak lagi cukup hanya menghasilkan lulusan berijazah, tetapi juga harus mampu mencetak sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, dan siap bersaing.

Dekan FEB Unpatti menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab strategis dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan ekonomi masa depan. Karena itu, kolaborasi antara kampus, pemerintah, dan sektor swasta menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih sehat dan berkelanjutan. Sejalan dengan berbagai forum akademik yang sebelumnya digelar Unpatti, kampus terus mendorong lahirnya solusi berbasis riset untuk menjawab persoalan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Selain membahas tantangan pengangguran, seminar juga menjadi ruang diskusi untuk merumuskan berbagai strategi peningkatan kualitas tenaga kerja, penguatan kewirausahaan, serta pengembangan ekonomi kreatif yang dapat membuka peluang kerja baru bagi generasi muda.

Baca Juga  Benhur : Fraksi Gabungan Menyatakan Penolakan PT. Batu Licin. #Save Kei Besar

Para peserta menilai Indonesia membutuhkan pendekatan yang lebih inovatif dalam menghubungkan dunia pendidikan dengan kebutuhan industri. Penguatan program magang, peningkatan keterampilan digital, serta pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan pasar dinilai menjadi langkah penting untuk mengurangi kesenjangan antara lulusan dan dunia kerja.

Melalui seminar nasional ini, FEB Unpatti berharap dapat menghadirkan gagasan-gagasan konstruktif yang tidak hanya berhenti pada diskusi akademik, tetapi juga dapat menjadi rekomendasi bagi pemerintah dan pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan ketenagakerjaan yang lebih efektif.

Seminar tersebut sekaligus menegaskan peran Universitas Pattimura sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan yang aktif memberikan kontribusi terhadap penyelesaian berbagai persoalan strategis bangsa, termasuk tantangan pengangguran yang hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah besar Indonesia.

Share :

Baca Juga

Berita

Kunjungi Kejari SBT, Kajati Maluku: Jaga Integritas, Itu Mahkota Seorang Jaksa!

Berita

Soal Penataan Pasar Mardika, DPRD Maluku Minta Pemprov Tegas Tapi Humanis

Berita

Disambut Cakalele di Negeri Mosso, Benhur Watubun Kobarkan Semangat Konsolidasi dan Pelestarian Budaya Maluku

Berita

Sekkot Ambon Buka Suara: Konflik Raja Negeri Soya Tak Kunjung Usai, Pemkot Siap Ambil Langkah Tegas

Berita

Sekkot Ambon Tegaskan Lapak Batu Merah Tak Boleh Ganggu Arus Lalu Lintas

Berita

Wali Kota Ambon Tekankan Pentingnya Evaluasi Kinerja untuk Tingkatkan Pelayanan Sosial

Berita

Pemkot Ambon Apresiasi Peraih Kalpataru Lestari, Wawali Kota Ajak Warga Ubah Sampah Jadi Bernilai

Berita

Pemkot Ambon dan Dubes Belanda Gelar Nobar Meriah, Ribuan Fans Oranje Padati Lapangan Merdeka