AMBON, GlobalMaluku.id – Kunjungan Cinta Alquran Foundation ke Pesantren Miftahul Khairat Ambon, Jumat (14/8/2026), menjadi momentum untuk memperkuat gerakan literasi Alquran sekaligus mendorong upaya bersama dalam mengatasi persoalan buta aksara di Indonesia.
Dalam sambutannya, Ustad Pepen Suherman dari Cinta Alquran Foundation menyampaikan rasa syukur atas kesempatan untuk hadir dan memperkenalkan gerakan yang diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam kemampuan membaca Alquran.
“Alhamdulillah, hari ini kita bisa memperkenalkan salah satu gerakan yang diharapkan dapat membantu Indonesia bisa baca kembali,” ujar Ustad Pepen dalam sambutannya.
Ia mengatakan, kehadiran Cinta Alquran Foundation di Ambon diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat dilanjutkan dengan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, masih adanya persoalan buta aksara menjadi perhatian penting yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Karena itu, gerakan literasi harus terus diperkenalkan dan diperluas agar semakin banyak masyarakat mendapatkan kesempatan untuk belajar membaca Alquran.
Ustad Pepen juga menyampaikan bahwa kegiatan yang dimulai di Ambon ini diharapkan dapat menjadi bagian dari usaha bersama untuk menjawab persoalan tersebut.
“Teman-teman semua, bahwa Indonesia masih krisis buta aksara 73 persen. Alhamdulillah kita akan berusaha, dan apabila kita selesai dengan pekerjaan nanti, mudah-mudahan…” tuturnya.
Lebih lanjut, ia berharap dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga pendidikan, pesantren, serta masyarakat, dapat memperkuat keberlanjutan program-program literasi yang dikembangkan Cinta Alquran Foundation.
Dalam kesempatan tersebut, Ustad Pepen turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan menyambut kehadiran Cinta Alquran Foundation di Ambon.
“Dan mudah-mudahan permohonan dan usaha yang hari ini juga diberikan. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua yang pernah menyambung kami. Mudah-mudahan selama kegiatan kita…” ujarnya.
Kunjungan ke Pesantren Miftahul Khairat Ambon tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun kolaborasi yang lebih luas dalam penguatan literasi Alquran di Maluku.
Melalui semangat kebersamaan, gerakan ini diharapkan mampu membuka lebih banyak ruang belajar bagi masyarakat serta ikut berkontribusi dalam mewujudkan generasi yang memiliki kemampuan membaca Alquran dengan baik.





































