Home / Berita

Senin, 23 Oktober 2023 - 01:42 WIB

Di Duga Akasi Bentrok Yang Terjadi Adalah Biang Kerok Orang Dekat Pj Bupati SBB

GlobalMaluku.ID,Piru-Di Duga orang dekatnya Penjabat Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat(SBB) yang memainkan peran sehingga terjadinya bentrok pada,Jumat (21/10/23) sekitar pukul 16.00 Wit. di daerah Mumul. Lokasi Perkebunan Pisang Abaka milik PT. Spice Island Maluku (PT.SIM) Kabupaten SBB.

Pantauan media ini dilapangan dengan hasil investigasi yang dilakukan, ada dua oknum yang memainkan peran ini, hingga akhirnya terjadi bentrok antara warga masyarakat dan pihak Perusahan.

Adapun dua oknum tersebut, merupakan salah satu orang percaya, Andi Chandra As’addudin Pj Bupati SBB, yang berinisial AKR dan MF.

Pada pukul 16.00.WIT.,sejumlah warga datang ke Lokasi kerja, akan tetapi para pekerja pada PT. SIM sementara bekerja,namun Sekelompok penyerangan yang berjumlah sekitar 50 orang dengan membawa senjata tajam, batu dan kayu hendak menghadang areal perkebunan serta para karyawan tersebut.

Baca Juga  Pemkot Ambon Peringati Hari Kesaktian Pancasila

Sejumalah masyarakat mulai mengancam dan berteriak dengan dialeg mereka,kamari ose biar beta potong (mari biar saya potong kamu).

Sementara teriakan yang di lakukan warga,Humas .PT.SIM bapak La Saendo menjawab,mari katong bicara bae-bae.Tetapi mereka dari pihak masa mengancam dengan kata kamari lah beta potong ose . Dan Ada satu warga yang menggunakan celana putih switer hitam, memerintahkan masa untuk menyerang team pekerja yang akan pulang. alat yang mereka pergunakan adalah, parang, kayu dan Batu.

“Sedangkan penyerangan yang dilakukan warga terhadap karyawan PT SIM yang sementara melakukan aktifitas , maka terjadilah insiden antara pihak karyawan dan kelompok masyarakat itu. Dengan merasa tidak puas sekelompok masyarakat mulai melakukan tindakan yang anarkis dengan saling menyerang.

Para Karyawan tersebut merasa teracam, secara spontan operator Ekcapator melakukan aksi pembelaan diri, dengan menggerakan Swing Bukcet alat berat tersebut kearah penyerang dengan maksud agar mereka tidak melakukan tindakan fisik terhadap dirinya dan masa tidak akan mendekat. Akan tetapi penyerangan dilakukan terus menerus ke arah excapator yang bergerak, kemudian mereka memanjat excapator tersebut sambil mengayunkan parang kepada operator dan melempari terus menerus.

Baca Juga  Walikota Ambon Teken Pakta Integritas PSMB 2025

Merekam menyerang secara brutal, sehingga massa yang naik ke excapator terjatuh, karena excapator yang sementara bergerak demi menghindar dari serangan.”Tapi orang yang jatuh tersebut langsung terkena excapator. Masa mengejar para Karyawan sampai ke tepi jalan Aspal, dengan menggunakan parang kayu dan batu sampai ada yang kena lemparan batu.

Dari aksi bentrok tersebut, di duga orang dekat Pj Bupati SBB dalang dari kericuhan yang terjadi di Lokasi Perkebunan Pisang Abaka milik PT. SIM.

Share :

Baca Juga

Berita

Kejati Maluju Kebut Pengusutan Korupsi Jalan Aru, Tiga Saksi Kunci Digarap Hampir 9 Jam

Berita

Perkuat Kolaborasi Pembangunan Berkelanjutan, Unpatti dan PT Hatfield Indonesia Bahas Pembentukan Center of Excellence Maluku

Berita

Dirjen Gakkum ESDM RI Sambangi Unpatti, Soroti Penegakan Hukum Tambang dan Masa Depan Gunung Botak

Berita

DPRD Maluku Soroti Kisruh SPMB, Minta Pemerintah Benahi Sistem dan Perkuat Sosialisasi

Berita

Kasus Dana Desa Booi Naik Penyidikan, Kejaksaan Bidik Dugaan Korupsi Rp1,4 Miliar

Berita

Mangkir Dua Kali dari Panggilan DPRD, Komisi I Ancam Laporkan Oknum TNI ke Mabes

Berita

Wali Kota Ambon Lantik 59 Kepala Sekolah, Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelanggar Aturan

Berita

Benhur Watubun Konsolidasikan Kader PDIP di Seram Selatan, Tekankan Militansi dan Kedekatan dengan Rakyat