Home / Berita

Jumat, 3 November 2023 - 11:42 WIB

Dialog Kebangsaan Jelang Pemilu 2024 di Ambon, Warga Diajak Jaga Kerukunan Beragama

GlobalMaluku.ID,Ambon-Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024, masyarakat diajak agar terus dapat menjaga kerukunan beragama dan keutuhan bangsa dan negara, khususnya di Maluku.

Ajakan tersebut disampaikan tiga narasumber dalam kegiatan dialog kebangsaan yang dilaksanakan di gedung Plaza Presisi Manise Polda Maluku, Kota Ambon, Jumat (3/11/2023).

Narasumber yang dihadirkan dalam dialog dengan tema “Mengukuhkan ideologi Pancasila, merawat kebhinekaan dalam bingkai basudara manise, guna mewujudkan Pemilu damai 2024” diantaranya Dr. Abidin Wakano, M.Ag., Gus Islah Bahrawi, dan Pdt. Juliana A. Tuasela, Ph.D.

Kegiatan dialog kebangsaan sendiri dilaksanakan oleh Densus 88 Anti Teror Polri, Polda Maluku, dan Alumni SMA Negeri 3 Ambon angkatan tahun 1987.

Dr. Abidin Wakano, pada kesempatan itu juga mengajak seluruh elemen masyarakat khususnya para generasi muda sebagai penerus bangsa agar dapat terus menjaga kurukunan beragama. Apalagi, saat ini masyarakat Indonesia telah memasuki tahun-tahun politik.

Baca Juga  Mewakili Polda Maluku Ikuti Lomba Paparan Bahasa Inggris Tingkat Mabes Polri, Polwan Mairuhu Dapat Juara I

“Dalam Pemilu 2024 mari kita menjaga kerukunan beragama dalam kebinekaan di Tanah Raja-raja Maluku yang kita cintai bersama,” ajaknya.

Masyarakat diharapkan tidak terpengaruh dengan politik indentitas. Karena hal itu dapat merusak kebinekaan berbangsa dalam bingkai basudara manise.

Hal yang sama juga disampaikan Pdt Juliana A. Tuasela. Ia mengajak masyarakat khususnya generasi muda agar bijak dalam bermedia sosial. Banyak hate speech atau ujaran kebencian yang mulai marak beredar di media sosial.

“Salah satu untuk mengatasi penyebaran hate speech yaitu mari kita menciptakan narasi-narasi kasih, itu merupakan suatu kekuatan yang sangat ampuh untuk menangani hate speech,” sebutnya.

Sementara itu, Gus Islah Bahawi juga mengajak warga khususnya para pemuda agar tidak saling membenci karena berbeda keimanan.

Baca Juga  GUBERNUR IKUTI ENTRY MEETING PEMERIKSAAN LKPD TA 2023

“Kalau takdir kita yang menentukan keimanan, kenapa kita harus membenci keimanan orang lain. Tidak ada agama yang Tuhan ciptakan untuk kita saling membenci,” katanya.

Menjelang Pemilu 2024, Bahawi berharap masyarakat tidak terjajah oleh politik. Perbedaan itu anugerah dan jangan karena politik masyarakat terpolarisasi.

“Ketika politik menjajah otak manusia maka kebencian akan muncul di dalam diri manusia,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam dialog tersebut turut hadir Kepala Densus 88 Anti Teror Polri, Irjen Pol Marthinus Hukom, Wakapolda Maluku Brigjen Pol Stephen M. Napiun, Forkopimda Maluku, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan ratusan mahasiswa maupun pelajar SMA di kota Ambon. Turut hadir Rektor Unpatti Ambon, Rektor IAKN Ambon, Rektor IAIN Ambon, Rektor UKIM, dan Rektor Darusalam Ambon.

Share :

Baca Juga

Berita

KPK Ingatkan Pentingnya Perencanaan dan Tata Kelola Keuangan

Berita

Awaiya Jadi Simpul Ekonomi Baru: Industri Kelapa dan Pala Resmi Dibangun di Liang

Berita

Ketua DPRD Ambon Tegaskan Komitmen Cegah Korupsi, Dukung Penguatan Reformasi Birokrasi

Berita

Wakil Rektor Unpatti Tegaskan Pentingnya Pendekatan Berbasis Data untuk Atasi Kemiskinan di Maluku

Berita

Wali Kota Ambon Tekankan Pentingnya Pendampingan KPK untuk Wujudkan Pemerintahan Bersih

Berita

Wali Kota Ambon Instruksikan Penanganan Terintegrasi Pasca Insiden Pohon Tumbang

Berita

Wawali Kota Ambon Tinjau Longsor di Beberapa Titik dan Korban Pohon Tumbang Pasca Hujan dan Angin Deras 

Berita

Wali Kota Ambon Resmi Luncurkan Sekolah Lansia BKL Elim Seri, Wujudkan Kota Inklusif bagi Lansia